12 Saraf Kranial

Fungsi 12 Saraf Kranial Beserta Cara Kerjanya dalam Tubuh Manusia

12 SARAF KRANIAL – Dalam artikel ini akan dibahas mengenai sistem saraf kranial pada manuisa. Sistem saraf atau sistem koordinasi dibutuhkan oleh manusia untuk mengatur semua gerakan organ-organ tubuh yang dimilikinya.

Tergannggunya kerja sistem saraf dapat mengakibatkan gangguan motorik pada manusia. Bahkan bisa menyebabkan salah satu angggota tubuh tidak bisa bergerak atau mengalami kelumpuhan.

Jika diibaratkan robot maka sistem saraf adalah kabel yang berguna untuk mengalirkan sinyal listrik ke bagian badan robot. Dalam tubuh manusia terdapat 2 sistem saraf yaitu sistem saraf pusat  (SPP) dan sistem saraf tepi (SST). Sedangkan saraf karnial termasuk sistem saraf tepi.

Pengertian 12 Saraf Kranial

12 Saraf Kranial
nusantaranews.co

Saraf kranial adalah sistem saraf pusat yang berada di dalam kepala atau otak. Nama kranial digunakan karena saraf ini posisinya terletak di dalam tulang tenggkorak yang juga disebut kranium.

Nervus Craniales atau Saraf Kranial terdiri dari 12 buah saraf yang keluar langsung dari dalam otak manusia. Hal ini tidak sama dengan saraf spinal yang berasal dari tulang belakang manusia. Urutan saraf kranial disusun menurut letatknya mulai dari paling atas hingga paling bawah.

Komposisi 12 saraf kranial ini terdiri dari 3 buah saraf sensoris (berkaitan dengan pancaindera), 5 buah saraf motorik (berhubungan dengan gerakan), dan 4 buah saraf gabungan (sensoris dan motorik).

Karena letaknya yang beerada di otak dan berdekatan dengan saraf otak maka ia sering salah dianggap sebagai sistem saraf pusat. Namun sebenarnya 12 saraf kranial ini termasuk sistem sraf tepi. Setiap saraf kranila memiliki fungsinya masing-masing, berikut penjelasannya.

12 Saraf Kranial Beserta Fungsinya

12 Saraf Kranial
wikimedia.org

Jika dilihat pada gambaar diatas saraf kranial terletak dibagian bawah permukaan otak dan ada juga yang keluar dari batang otak. Terdapat 2 saraf yang langsung berasaa dari otak besar, yaitu nervus I dan nervus II.

Sedangkan sisanya keluar dari batang otak serat bagai-bagian terkait yang lainnya. Bagian-bagian tersebut seperti pons dan medulla. Adapun fungsi 12 saraf kranial sanagat bervariasi tergantung jenis saraf dan letak sraf tersebut.

Oleh karena itu penting untuk mengetahui fungsi dan posisi saraf-saraf tersebut. Jika terjadi masalah pada saraf kranial maka akan memperburuk kondisi kesehatan tubuh kita. Disebabkan organ dalam seperti paru-paru dan jantung tidak bisa berfungsi dengan baik.

Nervus I – Saraf Olfaktori

Saraf Olfaktori
huffingtonpost.ca

Saraf ini berasal dari epithelium olfaktori mukosa nasal. Berkas sarafnya menjalar ke bulbus olfaktorius dan melalui traktus olfaktori sampai ke ujung lobus temporal (girus olfaktori). Nervus Olfaktorius adalah jenis saraf sensoris.

Fungsi saraf olfaktori adalah untuk menerima rangsang dari hidung dan meneruskannya menuju otak agar diolah menjadi rangsangan bau.

Nervus II – Saraf Optikus

Saraf Optikus
weknowyourdreams.com

Saraf ini berguna membawa sinyal implus dari sel kerucut dan sel batang pada retina mata untuk dibawa ke badan sel akson yang menyusun saraf optik di bola mata. Kemudian, setiap saraf optik muncul dari bola mata pada bintik buta dan masuk ke dalam rongga kranial melalui foramen optik. Nervus Optikus termasuk ke dalam jenis saraf sensoris.

Fungsi saraf optikus adalah untuk menerima rangsang dari mata lalu meneruskannya ke otak untuk diolah menjadi pandangan visual (penglihatan).

Nervus III – Saraf Okulomotorius

1zoom.me

Saraf okulomtorius termasuk saraf gabungan, yaitu kombinasi antara saraf sensoris dan motoris. Akan tetapi sebagian besar tersusun dari saraf motorik. Neuron motorik mencuat dari otak tengah dan membawa sinyal ke seluruh otot bola mata kecuali otot oblik superior dan rektus lateral.

Fungsi saraf okulomotorius adalah untuk mengangkat kelopak mata superior, menggerakakan bola mata superior, kontruksi pupil saat terkena paparan cahaya dan mengoperasikan beberapa bagain otot polos pada mata.

Nervus IV – Saraf Troklear

pixabay.com

Termasuk saraf gabungan, tetapi sebagian besar terdiri dari saraf motorik. Sarah ini termasuk saraf paling kecil dalam kumpulan 12 saraf kranial. Neuron motorik muncul dari langit-langit otak tengah dan membawa sinyal ke otot oblik superior bola mata.

Fungsi saraf troklear adalah untuk menggerakkan beberapa bagian otot bola mata dan mengatur putaran bola mata.

Nervus V – Saraf Trigeminus

pixabay.com

Saraf Trigeminus merupaakn saraf kranial terbesar dan termasuk saraf gabungan tetapi sebagian besar terdiri dari saraf sensorik. Saraf ini membentuk saraf sensorik utama pada wajah dan rongga nasal serta rongga oral. Saraf trigeminus memiliki 3 cabang, yaitu:

  1. Cabang optalmik memeneruskan informasi dari kelopak mata, bola mata, kelenjar air mata, sisi hidung, rongga nasal dan kulit dahi serta kepala.
  2. Cabang maksilar meneruskan informasi dari kulit wajah, rongga oral (gigi atas, gusi dan bibir) dan palatum.
  3. Cabang mandibular meneruskan informasi dari gigi bawah, gusi, bibir, kulit rahang dan area temporal kulit kepala.

Fungsi saraf trigeminus adalah:

  • Sebaagi saraf sensoris berfungsi untuk menerima rangsangan dari wajah lalu diproses di otak sebagai rangsang sentuhan.
  • Sebagai saraf motoris berfungsi untuk menggerakkan rahang.

Nervus VI – Saraf Abdusen

12 saraf kranial
meded.ucsd.edu

Termasuk saraf gabungan, tetapi sebagian besar tersusun dari saraf motorik. Neuron motorik muncul dari sebuah nukleus pada pons (bagain batang otak) yang menginervasi otot rektus lateral mata. Serabut sensorik meneruksan sinyal proprioseptif dari otot rektus lateral ke pons.

Fungsi saraf abdusen adalah untuk melakukan gerakan abduksi pada mata. Gerakan abduksi adalah gerakan bola mata ke arah samping kiri dan kanan.

Nervus VII – Saraf Fasial

pixabay.com

Saraf fasial termasuk saraf gabungan. Neuron motorik terletak di dalam inti pons. Neuron ini tersebar dalam otot ekspresi wajah, termasuk kelenjar air mata dan kelenjar saliva. Neuron sensoris meneruskan sinyal dari reseptor pengecap pada dua pertiga bagian anterior lidah.

Fungsi saraf fasial adalah :

  • Sebagai saraf sensoris berfungsi untuk menerima rangsang dari bagian anterior lidah untuk diproses di otak sebagai persepsi rasa.
  • Sebagai saraf motoris berfungsi untuk mengendalikan otot wajah untuk menciptakan ekspresi wajah.

Nervus VIII – Saraf Vestibulokoklearis

12 saraf kranial
pixabay.com

Saarf vestibulokoklaris termasuk ke dalam jenis saraf sensorik dan memiliki dua cabang. Cabag tersebut ialah cabag koklear dan cabang vestibulat. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai 2 cabang tesebut.

  1. Cabang koklear atau auditori mengirimkan sinyal dari reseptor pada indera pendengaran dalam organ korti telinga ke nuclei koklear pada medulla.
  2. Cabang vestibular mengirmikan sinyal yang berhubungan dengan dengan sistem keseimbangan dan orientasi kepala terhadap ruang yang didapat dari reseptor sensorik pada telinga bagian dalam.

Fungsi saraf vestibulokoklaris  adalah :

  • Sebagai saraf sensoris sistem vestibular berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh
  • Sebagai saraf sensoris koklea berfungsi untuk menerima rangsang dari telinga untuk diproses di otak sebagai suara

Nervus IX – Saraf Glasofarangius

12 saraf kranial
alertplusesi.com

Saraf glasofarangius merupakan saraf gabungan. Neuron motorik berasal dari medulla dan menginervasi otot untuk bicara dan menelan serta kelenjar saliva parotid.

Neuron sensorik mengirim sinyal yang berhubungan dengan rasa dari sepertiga bagian posterior lidah dan sensasi umum dari faring dan laring. Neuron ini juga mengirimkan sinyal mengenai tekanan darah dari reseptor sensorik dalam pembuluh darah tertentu.

Fungsi saraf glasofarangius adalah :

  • Sebagai saraf sensoris berfungsi untuk merima rangsang dari bagian posterior lidah untuk diproses di otak sebagai sensasi rasa.
  • Sebagai saraf motoris berfungsi untuk mengendalikan organ-organ dalam.

Nervus X – Saraf Vagus

organ dalam
youtube.com

Saraf vagus merupakan saraf gabungan. Neuron motorik berawal dari dalam medulla dan menginervasi hampir semua organ toraks dan abdomen. Neuron sensorik mengirim sinyal dari faring, laring, trakea, esophagus, jantung dan visera abdomen ke medulla dan pons.

Fungsi saraf vagus adalah :

  • Sebagai saraf sensoris berfungsi untuk menerima rangsang dari organ-organ dalam.
  • Sebagai saraf motoris berfungsi untuk mengendalikan organ-organ dalam.

Nervus XI – Saraf Assesorius

12 saraf kranial
curata.com

Saraf assesorius merupakan saraf gabungan, tetapi sebagian besar tersusun dari serabut motorik. Neuron motorik berawal dari 2 bagian: bagian kranial berasal dari medulla dan menginervasi otot volunteer faring dan laring.

Sedangkan bagian spinal berasal dari medulla spinalis serviks dan menginervasi otot trapezius dan sternokleidomastoideus. Neuron sensorik membawa informasi dari otot yang sama yang terinervasi oleh saraf motorik. Contohnya otot laring, faring, trapezius dan sternokleidomastoid.

Fungsi saraf assesorius adalah untuk mengontrol pergerakan kepala. Selain itu saraf ini juga berfungsi untuk mengendalikan gerakan otot bahu dan leher.

Nervus XII – Saraf Hipoglosus

Lidah
pixabay.com

Saraf hipoglosus merupakan saraf gabungan, tetapi sebagian besar tersusun atas saraf motorik. Neuron motorik berawal dari medulla dan menngendalikan otot lidah. Neuron sensorik membawa informasi dari spindel otot pada lidah. Fungsi saraf hipoglosus adalah untuk mengendalikan pergerakan lidah.

Demikian pembahasan menegnai 12 saraf kranial beserta fungsinya. Semoga bisa bermanfaat dan berguna bagi pembaca sekalian. Akhir kata kami ucapkan terima kasih dan salam.

Leave a Comment