Penanganan Penyakit Abses

Abses adalah Penyakit Mematikan, Kenali & Ketahui Penanganannya!

ABSES – Abses adalah kumpulan pus pada suatu tempat, yang biasanya dikelilingi oleh suatu reaksi inflamasi hebat. Manifestasi klinisnya serupa dengan pneumonitis, yaitu demam, batuk, menggigil, pembentukan septum, dan nyeri pleural.

Pada saat tekanan darah di dalam rongga meningkat, maka nanah mengambil jalur pada daya tahan terendah dan dapat keluar melalui kulit atau ke dalam rongga atau visera tubuh bagian dalam.

Abses dapat dikelompokkan menurut tempat jaringan yang terlibat. Abses pada peritoneum, paru, hepar, tulang, rongga mulut, dan otak, namun penatalaksanaannya tidak kami bahas pada artikel ini.

Penanganan Penyakit Abses

Penanganan Penyakit Abses
gamatqnctasik.com

Furunkel atau bisul pada umumnya sembuh secara spontan begitu nanah telah keluar dan jaringan nekrotiknya dikeluarkan. Abses yang letaknya lebih dalam, contohnya abses perianal dan abses iskiorektal, seringkali perlu untuk dibuka secara bedah dan dialirkan. Bila memungkinkan, abses harus di drainase selama abses tersebut masih terlokalisasi.

Biasanya abses terkontaminasi sangat berat oleh mikroorganisme sehingga harus ditutup secara bedah, karena tingginya resiko infeksi berulang, dan biasnaya tetap dibiarkan terbuka sehingga dapat sembuh dengan intensi sekunder.

Secara tradisional, abses yang telah didrainase dibalut dengan kasa berbentuk pita yang seringkali juga dicelupkan ke dalam larutan antiseptik, seperti Eusol. Disamping keuntungan dan kerugian dari berbagai larutan antiseptik, telah banyak digunakan secara umum termasuk hipoklorit.

Ada sejumlah pilihan yang tersedia saat ini. Apabila terdapat risiko tinggi terhadap infeksi berulang, maka suatu bead dressing seperti misalnya Iodosorb yang mengandung povidon-iodin, dapat dipertimbangkan untuk penatalaksanaan luka jangka pendek. Formulasi salep secara khusus sangat mudah untuk digunakan. Setelah 2-3 hari, saat luka sudah sembuh dan mulai bergranulasi, maka antiseptik tidak diperlukan lagi.

Suatu ringkasan tentang pilihan balutan yang sesuai dengan kebutuhan luka di berbagai penyembuhan adalah sebagai berikut.

Daerah/Tipe Umum Pembentukan Abses dan Pilihan Pengobatannya

Daerah Umum Pembentukan Abses dan Pilihan Pengobatannya
hellosehat.com

Tipe Kulit (Umum) Furungkel (Bisul)

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Abses yang bermula dari folikel rambut atau kelenjar sebasea, biasanya disebabkan oleh Staphilococcus aureus. Berkembang menjadi suatu pembengkakan dengan indurasi nyeri. Bagian tengahnya dapat menjadi lunak setelah 2-3 hari, dengan rabas berupa nanah yang kental dna mirip susu, atau bisa juga mereda tanpa supurasi. Biasanya terjadi di belakang leher dan daerah yang berambut, seperti bagian belakang tubuh dan ekstremitas bawah.

Frekuensi aksiler terjadi jauh lebih banyak pada wanita usia pertengahan dan cenderung untuk kambuh lagi. Suatu infeksi pada folikel bulu mata dapat berkembang menjadi timbil (hordeolum).

Pilihan pengobatan yang aman:

Seringkali mengeluarkan nanah secara spontan. Drainase mungkin didorong dengan tapal kaolin atau pasta magnesium sulfat (tidak untuk digunakan di dekat mata).

Tipe Karbunkel

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Adanya massa seperti sarang lebah dari abses stafilekokus di jaringan subkutan. Jaringan dapat berubah menjadi eritmasosus, lunak dan indurasi. Bahan purulem dikeluarkan menuju ke permukaan kulit melalui sinus multipel. Biasanya terjadi di tengkuk leher, khususnya pada laki-laki yang menderita diabetes.

Pilihan pengobatan yang utama:

Terapi antibiotik dini dapat mengurangi pembentukan nanah, mencegah nekrosis, dan juga hilangnya jaringan. Begitu nanah dibentuk, maka diperlukan pembuangan jaringan nekrotik serta drainase abses secara menyeluruh

Abses disebabkan oleh infeksi akut di glandula anus, yang terletak di antara sfingter ani interna dan eksterna. Infeksi kemudian menyebar ke arah laternal melalui sfingter eksterna masuk ke jaringan di bawah kulit  perianal. Pasien mengeluh nyeri daerah perianal, eritema, dan bengkak.

Tipe Hidradentitas

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Abses berkembang di dalam kelenjar keringat apokrin yang terletak sangat dalam pada aksila, regia anogenital, dan di bawah payudara pada wanita yang menyebabkan inflamasi kronis pada jaringan. Rabasnya kental dan purulen serta mungkin bercampur darah. Dapat berkurang dalam waktu singkat, hanya bisa kambuh kembali.

Pilihan pengobatan yang utama:

Pengobatan dini dengan antibiotik mungkin efektif. Sekali infeksi terbentuk sangat parah, maka antibiotik jarsnag efektif karena jaringan fibrosis telah membentengi organisme ke dalam gulungan kelenjar apokrin yang letaknya dalam dan tidak dapat dimasuki keseluruhan massa jaringan yang mengalami inflamasi itu kemudian perlu untuk dieksisi secara bedah

Tipe Perianal

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Abses disebabkan oleh infeksi akut glandula anus yang terletak di antara sfingter ani interna dan esterna. Infeksi kemudian menyebar ke arah lateral melalui spingkter eksterma masuk ke jaringan di bawah kulit perianal. Pasien mengeluh nyeri daerah perianal, eritema dan bengkak.

Pilihan pengobatan yang utama:

Apabila terdiagnosa sejak dini, maka terapi antibiotik oral dapat mengontrol infeksi. Abses yang telah menetap memerlukan eksis dan drainase

Tipe Iskiorektal

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Biasanya berkembang di dalam jaringan lemak fibrosa yang longgar pada fosa iskiorektal akibat drainase abses perianal yang terabaikan atau tidak adekuat. Pasien mengalami nyeri perinal yang sangat berat dan menetap serta ada pembengkakan.

Pilihan pengobatan yang utama:

Eksis bedah serta drainase, dengan perlindungan antibiotik.

Tipe Pilonidal

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Sebuah sinus atau serangkaian atau sinus yang bercabang, berkembang sebagai akibat dari lambatnya pembentukan rambut yang berjalan ke ujung atas dari celah lahir (natal cleft) di antara bokong. Reaksi inflamasi kronis yang dihasilkan dapat mengakibatkan terjadinya abses bilamana rongganya menjadi terkena infeksi sekunder.

Daerah yang terkena dapat terasa sangat nyeri dan bengkak dengan rabas purulen kronis atau intermitten. Pada umumnya terjadi pada laki-laki dengan hirsutisme yang biasanya duduk dalam waktu lama sambil mengemudi. Biasanya dapat kambuh lagi.

Pilihan pengobatan yang utama:

Kadangkala dapat terjadi drainase spontan tetapi jarnag sembuh secara sempurna tanpa pengobatan. Pilihan pengobatan untuk eksaserbasi akut meliputi eksisi radikal terhadap jaringan yang mengalami inflamasi, apabila kerusakan jaringan sangat luas, mengeruk dengan melakukan kuretase terhadap jaringan granulasi atau terhadap jaringan sinus; dan pengobatan dengan fenol yang telah dicairkan untuk mendorong fibrosis.

Tipe Spasium pulpa distal

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Infeksi biasanya terjadi akibat cedera tusukan jarum ringan. Pasien mengeluh nyeri yang berdenyut kulit yang berada di atasnya menjadi eritematosa dan bengkak.

Pilihan pengobatan yang utama:

Insisi bedah di atas regio yang paling lunak, dapat membiarkan drainase dari bahan yang terinfeksi.

Tipe Paronikia

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Infeksi lipatan kulit sekeliling dorsum kuku yang mengakibatkan terkumpulya nanah

Pilihan pengobatan yang utama:

Mengeruk jaringan subkutan yang melepuh karena nanah dan eksplorasi terhadap dasar kuku untuk memastikan bahwa semua nanah telah dikeluarkan. Bagian peroksimal dari kuku mungkin perlu dipotong.

Tipe Web Space

Sifat dan daerah kerusakan jaringan:

Infeksi biasanya terjadi akibat cedera tusuk dan seringkali mengakibatkan abses tipe dumbbel dengan nyeri tekan dan pembengkakan, yang dapat mendorong jari tangan yang berdekatan terpisah.

Pilihan pengobatan yang utama:

Insisi bedah dan drainase.

Tahukan Anda, Kesedihan Dapat Menyebabkan Abses

Kesedihan Dapat Menyebabkan Abses
ummi-online.com

Ini adalah pernyataan Dr. Joseph F. Montagno, penulis buku The Problem of Nervousness. Dalam buku tersebut, Montagno mengatakan; “Penyebab abses yang Anda derita bukan berasal dari makanan yang Anda konsumsi, tapi karena sesuatu yang memakan dirimu.”

Sesuai dengan yang ditulis oleh majalah Life, bahwa abses ini menempati urutan kesepuluh dalam daftar penyakit yang mematikan.

Resep Tradisional untuk Mengobati Penyakit Abses

Resep Tradisional untuk Mengobati Penyakit Abses
tukangtamanrumput.com

Abses adalah peradangan jaringan tubuh yang bisa menimbulkan rongga dan menjadi tempat nanah.

Bahan:

  • Daun iler segar 10 lembar
  • Air secukupnya

Pemakaian: Daun iler dicuci hingga bersih, kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan sedikit air bersih. Aduk secara merata hingga menjadi adonan. Adonan digunakan untuk menutup abses lalu dibalut. Ganti balutan 2-3 kali sehari.

Bahan:

  • Bunga kembang telang berwarna biru ½ genggam
  • Gula jawa secukupnya

Pemakaian: Tumbuk bunga kembang telang berwarna biru hingga halus, kemudian tambahkan gula jawa secukupnya. Gunakan untuk mengoles abses.

Bahan:

  • Akar kembang telang putih  0,3 gram
  • Air 4 gelas

Pemakaian: Rebus akar kembang telang dalam 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin, airnya diminum 2 kali sehari masing-masing satu gelas.

Abses adalah penyakit yang berbahaya jika dibiarkan. Tangani sedari dini sebelum menjadi permasalahan bagi tubuh Anda. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment