Apa itu Obat Alganax? Yuk Disimak Penjelasannya!

ALGANAX merupakan suatu obat bermerek yang memiliki kandungan alprazolam yang digunakan untuk obat penenang. Obat tersebut pada umumnya diresepkan oleh dokter untuk mengobati gangguan panik, kecemasan menyeluruh dan juga kecemasan yang memiliki kaitan dengan depresi. Selain itu, obat ini berguna juga dalam pengobatan sindrom pramenstruasi atau PMS dan depresi.

Apa itu Obat Alganax

obat alganax
dwiganaputri95.blogspot.com

Sama halnya dengan Xanax, Alganax pun termasuk ke dalam golongan obat benzodiazepin. Obat tersebut tersedia dalam bentuk tablet yang terdiri dari tiga kekuatan dosis, antara lain:

  • Alganax-1 mg tablet, memiliki kandungan alprazolam 1 mg di dalam setiap tabletnya
  • Alganax-0.5 mg tablet, memiliki kandungan alprazolam 0.5 mg di dalam setiap tabletnya.
  • Alganax-0.25 mg tablet, memiliki kandungan alprazolam 0.25 mg di dalam setiap tabletnya.

Alprazolam merupakan sebuah obat golongan benzodiazepin yang mempunya beberapa mekanisme kerja yang terkait dengan reseptor GABA atau Gamma-aminobutyric acid. Gaba tersebut adalah neutransmiter dan hormon yang secara alam berada dalam otak yang memiliki fungsi sebagai penghambat reaksi-reaksi dan respon neurologis yang tidak menguntungkan.

Maka dari itu, Alprazolam mempunyai beberapa efek:

  • Anti kejang (antikonvulasan)
  • Melemaskan otot rangka (muscle relaxant)
  • Pembuat orang lupa akan sesuatu (amnestik)
  • Pembuat rasa kantuk (Hipnotik)
  • Memberikan efek anti cemas (antiansietas)

Indikasi atau Kegunaan dari Obat Alganax

kegunaan obat alganax
pixabay.com

Sesuai dengan mekanisme obat Alganax, dengan demikian obat ini biasa dipergunakan untuk:

  • Gangguan kesulitan untuk tidur (insomnia)
  • Depresi, digunakan untuk terapi kombinasi
  • Mengatasi rasa mual untuk pasien yang menjalani kemoterapi
  • Gangguan panik yang digunakan sebagai pengobatan dalam jangka pendek
  • Pengobatan gangguan cemas, cemas sosial atau social anxiety disorder (SAD), cemas menyeluruh atau generalized anxiety disorder (GAD)

Kontradiksi

Kontradiksi obat alganax
pixabay.com

Tidak semua orang yang diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat Alganax. Berikut ini kondisi orang yang tidak dibolehkan untuk menggunakan obat ini:

  • Anak-anak
  • Ibu menyusui
  • Ibu hamil, khususnya trimester pertama
  • Orang yang sedang menggunakan obat jamur, misalnya itraconazole dan ketoconazole.
  • Mempunyai penyakit tertentu contohnya psikosis kronik, kondisi obsesi dan fobia, mengalami gangguan ginjal berat dan fungsi hati, sindrom sleep apnea, gangguan atas pernafasannya, myasthenia gravis dan Glaukoma yang sudah tertutup.

Cara pemakaian dan Dosis Alganax

dosis alganax
pixabay.com

Dosis biasanya ditentukan oleh seorang dokter berdasarkan pertimbangan dari segala aspek umur, keluhan atau gejala yang dialami, dan kondisi kesehatan secara umum. Maka dari itu dalam mengkonsumsi obat ini harus sesuai dengan pengarahan dokter yang ahli.

Panduan umum untuk penggunaan dosis obat Alganax yiatu:

  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Tidak boleh berhenti dalam mengkonsumsi obat ini secara tiba-tiba karena dokter akan melakukan penurunan dosis secara
  • perlahan sebelum menghentikan pemakaian obat tersebut.
    Apabila menggunakan obat ini merupakan pengalaman pertama Anda, maka dokter akan memberikan dosis rendah dan selanjutnya secara perlahan-lahan dosis tersebut akan ditingkat seusai kebutuhan. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk menghindari efek samping obat.

Pada umumnya obat ini diresepkan oleh dokter untuk dipergunakan sebanyak 2 hingga 4 kali dalam sehari. Dokter akan memberikan arahan dalam pemakaian sediaan obat dengan dosis 0,25 mg (miligram, 0,5 mg, 1 mg, ataupun 2 mg.

Efek Samping Obat Alganax

efek samping alganax
pixabay.com

Jika Anda mengalami pertanda reaksi alergi seperti pembengkakan pada ternggorokan, lidah, bibir dan waja, kesulitan bernapas, ruam kemarahan pada kulit dan terasa gata. Beberapa efek samping Alganax yang paling umum, yaitu: Gairah seks semakin meningkat, sulit untuk berbicara, mengalami gangguan kordinasi, tekanan darah rendah, merasa pusing dan kantuk.
Reaksi Jika Berhenti Mengkonsumsi Alganax

Ketagihan atau kecanduan merupakan hal yang sangat berpotensi timbul akibat penghentian daam mengkonsumsi Alganax secara tiba-tiba tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Mengentikan penggunaan obat secara tiba-tiba akan membuat keadaan Anda akan semakin memburuk atau parah. Beberapa hal yang khas terjadi sekian banyak obat golongan benzodiazepin jika putus dalam mengonsumsi obat Alganax

Beberapa gejala putus obat Alganax diantaranya:

  • Mengeluarkan keringat
  • Mengalami kejang
  • Gangguan terhadap penglihatannya
  • Kesulitan tidur atau insomnia
  • Mengalami depresi
  • Mengalami agresi
  • Serta timbulnya rasa gelisah

Apabila gejala-gejala tersebut timbul, dokter akan memberikan arahan yaitu dengan menurunan dosis secara perlahan-lahan hingga pada akhirnya menghentikan penggunaannya sama sekali

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

larangan obat alganax
pixabay.com

Berhati-hatilah dalam mengonsumsi Alganax karena dapat menimbulkan rasa kantu, sehingga bisa mengurangi kemampuan dalam mengoperasikan mesin ataupun mengemudi secara aman. Rasa kantuk akan semakin meningkat pada saat dikonsumsi bersama dengan obat lain dapat menimbulkan rasa kantuk, contohnya obat CTM.

Obat Alganax memiliki potensi ketagihan atau kecanduan. Sehingga perhatikan penggunaan obat tersebut harus sesuai dengan petunjuk dokter, janganlah memakai dosis yang berlebih atau dalam jangka waktu yang panjang yang tidak sesuai dengan arahan dokter.

Apabila Anda memiliki riwayat hidup di bawah ini, ada baiknya informasikanlah kepada dokter.

  • Mengalami gangguan ginjal dan fungsi hati
  • Gangguan kepribadian
  • Perokok aktif
  • Mengonsumsi alkohol dan juga penyalahgunaan obat
  • Mengalami gangguan pernapasan
  • Gangguan depresi sehingga menimbulkan keinginan untuk bunuh diri

Apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang lain pun, sebaiknya beritahu dokter. Hal tersebut bertujuan agar dapat menghindari interaksi dengan obat Alganax. Dan juga lakukan konsultasi jika muncul keluhan disela-sela pada saat tidak mengonsumsi obat. Dan janganlah mencoba untuk meningkatkan dosis tanpa memberitahu dokter terlebih dahulu, bahkan apabila Anda merasakan obat Alganax tidak berfungsi lagi.