Mengupas Tuntas Amitriptilin Mengenai Fungsi dan Efek Sampingnya

AMITRIPTILIN  –  Amitriptilin merupakan jenis obat berbentuk kapsul  berfungsi sebagai penurun bahkan penghilang gejala depresi yang sedang dialami oleh seseorang. Depresi merupakan hal yang sangat mengganggu otak dan aktivitas dalam sehari-hari. Oleh karena itu, banyak orang yang mereka itu menggunakan obat ini untuk menenangkan jiwa dan pikiran mereka.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas tentang obat amitriptilin. Entah itu Manfaat yang terdapat padanya, efek samping, dosis dan semua hal yang mengenai tentang amitriptilin. Untuk itu kita harus mengetahui dahulu apa sebenarnya amitriptilin itu? Berikut penjelasannya ;

Pengertian Amitriptilin

Amitriptilin
pourapakhsh.org

Amitriptlin merupakan obat yang membantu seseorang untuk menghilangkan depresi. Orang yang meminum obat amitriptilin ini akan merasakan rasa kantuk, dan dia akan tertidur ketika obat sudah terangsang oleh tubuh.

Nah, secara otomatis orang yang mengalami depresi atau gangguan jiwa dalam otaknya, dia akan tertidur dan hilang tekanan pikirannya, serta masalah-masalah yang dialami pun terlupakan.

Efek Samping Amitriptilin

Amitriptilin
pbs.twimg.com

Adapun efek samping yang akan terjadi jika obat tidak cocok ataupun karena pemakaian obat yang salah, akan mengakibatkan hal-hal yang terdapat  berikut ini ;

  • Bisa terjadi Stroke.
  • Hipertensi, hypotensii.
  • Miocardial infark.
  • Berat badan berubah.
  • Asma, hipergikemi.
  • Sakit kepala, pusing, lemah.

Dosis Pada Amitriptilin

Amitriptilin
otravleniehelp.ru

Dalam pemakaian obat amitriptilin tidak hanya sekedar meminumnya dan tidak memperhatikan kadar dan batas waktu serta ukuran untuk anak dan orang dewasa. Hal ini harus diperhatikan secara seksama, karena kalau dalam pemakaian dan kadar yang salah akan terjadi masalah yang tidak diinginkan.

Nah, untuk menghindari hal yang demikian seperti over dosis karena terlalu banyak dalam pemakaian ataupun yang lainnya, maka kita harus perhatikan hal-hal berikut ini ;

Jadi penggunaan obat ini dilakukan secara bertahap, yaitu dimulai dari dosis yang rendah dan setelahnya ditingkatkan secara bertahap.

Untuk Anak ;

  • Penggunaan obat amitriptilin ini tidak digunakan untuk anak berumur 12 ke bawah. Sebab, tidak ada pengalaman khusus jika digunakan untuk anak-anak. Dan juga, pemakaian obat ini dilakukan secara ketat dan berhati-hati.

Untuk Anak Remaja ;

  • Untuk anak remaja, oral; pada awal pemakaian : 25 – 50 mg/hari, kemudian bisa dibagi dalam 2 dosis, tingkatan bertahap sampai 100 mg/hari.

Untuk Orang Dewasa ;

  • Adapun untuk orang dewasa, yang mengalami depresi, maka oral : 50-150 mg daosis tunggal saat wktu tidur, tau dibagi menjadi 2 dosis. Dosis bisa ditingkatkan secara bertahap hingga 300 mg/harinya. Dan 20-30 mg sehari 4 kali.
  • Untuk profiaksi migraine, oral ;dalam tahap awal : 10 – 25 mg disaat waktu tidur, adapun dosis lzim : 150 mg, kisaran dosis :10 – 400 mg/harinya.
  • Untuk rasa nyeri , oral; pada tahap awal : 25 mg pada saat waktu tidur, dan bisa ditingkatkan jika ditoleransi sampai 100 mg/harinya.

Untuk Orang Tua ;

  • Sedangkan untuk orang tua yang mengalami depresi, dilakukan dengan, oral; dalam tahap awal : 10 – 25 mg disaat waktu tidur, dan bisa ditingkatkan 10 – 25 di setiap minggunya jika ditoleransi mencapai 100 mg/harinya.

Interaksi Obat Amitriptilin

Amitriptilin
rossellafacchino.it

Obat ini mampu menghambat efek antihipertensi guanitidin atau obat memiliki fungsi kerja yang sama dengan guanitidin. Amitriptilin akan meningkatkan respons alkohol dan efek barbiturate maupun depresi susunan  pada saraf pusat yang lain.

Kalaupun obat amitriptilin digunakan bersamaan dengan obat antikolinergik atau dikombinasikaan dengan obat anestetik lokal, maka hal itu dibutuhkan dengan pengawasan yang ketat, dan harus menyesuaikan dosis dengan sangat hati-hati. Karena hal itu bisa memperbesar bahaya yang akan dia alami.

Peringatan dalam Penggunaan Amitriptilin

Amitriptilin
pixabay.com

Penggunaan obat amitriptilin harus benar-benar diperhatikan dan harus mengetahui kondisi pasien dalam memberikan obat yang satu ini. Kalaupun pasien dalam keadaan riwayat kejang, yang dikarenakan oleh efek atropine-like nya, maka obat tersebut tidak boleh digunakan bagi pasien.

Selain itu, obat ini juga tidak boleh diberikan  atau pun digunakan oleh orang yang sudah mengalami riwayat retensi urin, dan orang yang glaukoma sudutnya tertutup serta orang yang tekanan intraokularnya meningkat. Untuk orang yang glaukomanya tertutup dilarang memakai obat ini dikarenakan walaupun dosis yang diberikan untuknya itu rendah, itu masih dapat mencetuskan suatu serangan padanya.

Kejadian stroke,infark miocard dilaporkan terjadi dikarenakan obat-obat anti depresi trisiklik. Maka dari itu, obat amitriptilin harus diberikan ke pasien dengan pengawasan yang ketat yang mengalami hipertiroid atau pun kepada pasien yang dalam mengonsumsi obat-obat tiroid.

Nah, itulah fungsi dan pengertian beserta efek samping yang terdapat pada obat amitriptilin. Dengan semua yang terulas dan dijelaskan di atas, pastinya sudah bisa menggambarkan apa itu amitriptilin? Dan bagaimana fungsi amitriptilin bekerja. Sampai di sini sekiranya cukup dan semoga dengan pembahasan ini bisa menambahi pengetahuan  tentang amitriptilin serta bisa bermanfaat untuk kita.