Asetilkolin

Kenali Apa Itu Asetilkolin dan Fungsinya Bagi Otak Manusia

ASETILKOLIN adalah salah satu dari jenis neurotransmiter, sebuah senyawa kimia pada sel-sel saraf yang diproduksi tubuh guna membantu komunikasi antar otot dan saraf.

Asetilkolin termasuk pada golongan parasimpatomimetik, sehingga menjadikan beberapa efek semisal vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah), pengecilan pada pupil mata (miosis), penurunan tekanan pada bola mata, serta penurunan kinerja jantung.

Obat ini umumnya digunakan untuk pengobatan pada saraf mata seperti miosis dan glaukoma , dan kadang digunakan terhadap keperluan operasi karena efeknya yang cukup cepat.

Asetilkolin adalah obatan cair yang biasanya dilarutkan bersama manitol, untuk setelahnya disuntikkan ke bilik mata depan sebelum memulai operasi mata. Obat ini hanya peroleh melalui resep dokter.

Tentang Asetilkolin

Asetilkolin
id.wikipedia.org
Golongan Parasimpatomimetik
Kategori Obat resep
Manfaat Digunakan guna mengecilkan pupil (miosis) pada saat prosedur operasi mata seperti katarak, glukoma, keratoplasti, iridektomi, dan operasi pada bilik mata depan.
Dikonsumsi oleh Dewasa
Bentuk obat Cairan suntik

Peringatan:

  • Bagi wanita hamil dan sedang menyusui, disarankan konsultasi dengan dokter dahulu sebelum menggunakan asetilkolin.
  • Harus tetap berhati-hati bagi pengguna dengan kondisi posterior, atau sinekia anterior asma, penyakit paru-paru kronik, kelainan kardiovaskular seperti penyumbatan jantung, atau bradikardia epilepsi, paekinson, hipertiroidisme, hipertensi, tukak lambung hingga infeksi saluran kemih.
  • Hindari konsumsi obat-obatan lain terlebih lagi obat antiinfalamasi nonsteroid (NSAID), lensa mata, atau obat herbal bersamaan dengan asetilkolin tanpa ada petunjuk dari dokter karena khawatir dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan.
  • Jika terjadi reaksi overdosis atau alergi setelah memakai asetilkolin, segera konsultasi dokter.

Dosis Asetilkolin

Asetilkolin  umumnya diberikan sebagai campuran dengan manitol. Ikuti panduan pada kemasan untuk membuat larutan yang berisi 2.8% manitol dan 1% asetilkolin.

Setelah larutan sudah siap, dokter menyuntikkan larutan sebanyak 0.5-2 mL ke bilik mata depan sebelum dilakukannya operasi.

Obat ini harus diberikan dalam kondisi aseptik, sehingga pastikan penggunakan obat ini pada pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang berbahaya atau overdosis.

Menggunakan Asetilkolin Dengan Benar

  • Ikuti perintah dokter dan baca informasi yang tertulis pada kemasan asetilkolin sebelum memakainya. Obat ini harus diberikan oleh dokter atau petugas medis yang sudah profesional.
  • Dalam sebuah operasi katarak, pemberian asetilkolin setelah lensa mata buatan sudah terpasang.
  • Pastikan sebelum digunakan cairan asetilkolin dalam keadaan tersegel, bening dan tidak bewarna.
  • Hindari membekukan cairan asetilkolin sebelum dibuka atau sesudahnya.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Asetilkolin

Sama seperti obatan yang lain, asetilkolin juga berisiko menimbulkan efek samping. Beberapa dari efek samping ringan yang kemmungkinan terjadi adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • Diare  
  • Produksi air mata, air liur, dan ingus berlebih
  • Bersendawa
  • Sering buang air seni
  • Pusing
  • Pelebaran pembuluh darah tepi
  • Pembengkakan, clouding, atau dekompensasi kornea
  • Keratopati bulosa persisten (penebalan kornea persisten)
  • Ablasi retina
  • Iritis pascaoperasi

Selain itu, juga ada beberapa efek samping berat yang meskipun jarang tapi kadang terjadi di antaranya:

  • Perlambatan detak jantung (Bradikardia)
  • Kulit kemerahan
  • Hipotensi
  • Keringat berlebih
  • Sesak nafas (dispnea)
  • Penyempitan pada cabang tenggorokan disebabkan kontraksi otot jarang (Bronkokonstriksi)

jika mengalami efek samping, baik ringan atau berat setelah menggunakan obat ini, Segera temui dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat .

Fungsi Asetilkolin bagi Otak Manusia

Asetilkolin
dictio.id

Asetilkolin terbentuk hasil dari sintesis senyawa lain. Yakni senyawa asetil koenzim A dan kolin melalui reaksi dari enzim kolin asetiltransfarase. Setelah itu hasil dari senyawa ini akan di kemas dalam vesikel membran yang terikat.

Lantas apa manfaat dari asetilkolin ini? Simak uraian berikut :

Pengendali sistem otot manusia

Merupakan bentuk neurotransmitter yang berfungsi untuk mengendalikan otot otot manusia.   

Syaraf belajar

Beberapa fungsi mental, seperti mendengarkan, melihat, membaca, belajar, membutuhkan asetilkolin guna meneruskan rangsangan pada proses belajar yang kita lakukan. Oleh karena itu, jika kita mempunyai kualitas asetilkolin yang baik, maka proses belajar yang dilakukan akan berjalan dengan baik.

Kepingan ingatan

Di dalam otak, ada bagian yang berfungsi sebagai memori atau ingatan. Fungsi asetilkolin di sini merupakan membantu otak saat melakukan proses mengingat tersebut. Asetilkolin di gunakan untuk menyambungkan rangsangan ke otak.

Pengatur mood dan suasana hati

Jika anda sedang tidak mood atau suasana hati tidak nyaman, itu karena jumlah asetilkolin yang ada di dalam otak tidak seimbang. Hal ini dikarenakan asetilkolin mempengaruhi kinerja dari enzim serotonin.

Berpengaruh pada reaksi kejang kejang sampai kelumpuhan

Besar fungsi asetilkolin untuk manusia. Ketika asetilkolin berada pada posisi reaksi, akan mempengaruhi pada sistem tubuh manusia. Melalui bantuan enzim, dapat terhidrolisisnya asetilkolin menjadi kolin dan asam asetat.

Ketika aktivitas asetilkolinterase terhambat, maka pada asetilkolin akan memimbulkan konsentrasi meninggi sinaptik. Kemungkinan akan menjadikan penderitanya terkena kejang kejang sampai mengalami kelumpuhan.

Mampu menyebabkan kematian

Asetilkolin adalah bentuk neurotransmitter pada otak. Senyawa ini mudah untuk di sintesis dan di hidrolisis menjadi bentuk lain.

Dan apabila bertemu senyawa yang bertentangan, akan menyebabkan sebuah reaksi yang tidak baik. Jika konsentrasi sinaptik kolin menjadi tinggi, akan menimbulkan munculnya gas syaraf. Lebih fatalnya  bisa menyebabkan kematian.

Leave a Comment