Atrofi adalah Kelainan Yang Munkin Anda Alami di Usia Tua, Kenali dari Sekarang!

ATROFI adalah pembuangan lebih dari satu atau seluruh bagian tubuh. Penyebab atrofi antara lain mutasi (yang bisa menyebabkan kerusakan gen untuk membangun organ), nutrisi yang buruk, sirkulasi yang buruk, hilangnya perlindungan hormon, hilangnya pasokan saraf ke organ target, kuantitas apoptosis sel yang berlebihan, dan kurangnya gerakan atau penyakit intrinsik terhadap jaringan itu sendiri.

Dalam praktik medis, input hormonal dan saraf yang mempertahankan bagian organ atau badan yang dikatakan mempunyai pengaruh trofik.

Kejadian lain dari atrofi adalah mengecilnya massa otot akibat mengecilnya ukuran miofibril. Otot atrofi terjadi akibat proses menua, immbilisasi (tidak dipakai),  iskemia menahun, mal nutrisi, dan denervasi (terputusnya hubungan saraf).

Atrofi adalah sistem fisiologis umum reabsorpsi dan rusaknya jaringan, yang melibatkan apoptosis.

Ketika atrofi berlangsung sebagai akibat dari penyakit atau kehilangan perlindungan trofik akibat penyakit lain, disebut sebagai atrofi patologis, walaupun bisa menjadi bagian dari perkembangan tubuh normal dan homeostasis.

Macam-macam Atrofi

macam macam antrofi adalah
meded.ucsd.edu

Atrofil pada umumnya dibagi menjadi empat jenis, yaitu Atrofi Senis, Atrofi Setempat, Atrofi Inakivitas, Atrofi Desakan, dan Atrofi Endokrin.

1. Atrofi Senilis

Atofi senilis adalah mengecilnya tubuh seseorang karena sudah berumur lanjut.

Proses menjadi tua pada seseorang mengakibatkan mengecilnya beberapa bagian tubuh yang bisanya disebabkan oleh pengaruh endokrin, involusi akibat hilangnya rangsangan tubuh, mengurangnya suplay darah akibat sklerosis arteri.

Atrosi senilis termasuk kedalam atrofi umum yang juga terjadi pada kelaparan, contoh kelainan yang terjadi adalah Starvation atrophy yang terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asukan makanan dalam jangka waktu yang lama.

2. Atrofi Fisiologis

Atrofi Fisiologis adalah mengecilnya alat tubuh atau menghilangnya sama sekali selama masa kehidupan atau perkembangan. Seperti contoh : mengecilnya kelenjar thymus, ductus thyroglossus, dan ductus omphalomesentricus.

3. Atrofi Inaktivitas

Terjadi karena aktifitas yang dilakukan seseorang sehingga membuat tubuh penderitanya mengecil. Contohnya : Kelumpuhan otot akibat hilangnya pernafasan, penyakitnya disebut poliomyelitis (atrophy neurotrofik).

4. Atrofi Desakan (pressure atrophy)

Kelainan ini terjadi karena desakan atau tekanan yang terjadi pada bagian tubuh tertentu atau suatu jaringan dalam jangka waktu yang lama sehingga mengakibatkan mengecilnya alat tubuh tertentu.

Beberapa contoh dari kelainan ini adalah atofi desakan fisiologis dan autofi desakan patologis :

  • Atrofi desakan fisiologis
    Atrofi pada gusi akibat desakan gigi yang mau tumbuh (biasa terjadi pada anak-anak).
  •  Atrofi desaan patologis
    Terjadi pada sternum akibat aneurisma aorata. Pelebaran aorta di daerah substernal diakibatkan oleh syphlis. Desakan yang tinggi dan terus menerus sehingga mengakibatkan sternum menipis.

5. Atofi Endokrin

Atrofi Endrokin terjdi pada alat tubuh yang aktifitasnya bergantung pada rangsang hormon.

6. Atrofi Setempat (local atrophy)

Atrofi ini terjadi karena diakibatkan oleh kejadian-kejadian tertentu.

Perkembangan Normal

normal antrofi adalah
footsolutions.com

Contoh atrofi sebagai bagian dari perkembangan normal meliputi penyusutan dan involusi timus pada anak usia dini, dan amandel pada masa remaja.

Di usia tua, efeknya meliputi kehilangan gigi, rambut, penipisan kulit yang mengakibatkan keriput, melemahnya otot, kehilangan berat badan, dan mental lesu.

Akan tetapi efeknya tidak hanya beberapa hal tadi saja, masih banyak efek yang lainnya.

Atrofi Otot

antrofi otot adalah
opentextbc.ca

Tidak digunakanya otot atau tulang dapat menyebabkan kehilangnan massa dan kekuatan dari otot tersebut. Hal ini dapat terjadi setelah imobilitas (tidak bergerak) dalam jangka waktu yang cukup lama.

Seperti tidur yang cukup lama, atau memiliki bagian tubuh yang di Gips (kondisi koma, kaki tidak bisa bergerak dan berbaring di tempat tidur dalam waktu yang lama, dll).

Atrofi seperti ini bisa disembuhkan dengan melakukan olahraga rutin kecuali untuk penyakit yang benar-benar parah. Astronot yang hidup di luar angkasa dengan gaya gravitasi yang kecil harus sering berolahraga secara teratur untuk meminimalkan atrofi pada otot ekstremitasnya.

Ada banyak penyakit dan kondisi yang menyebabkan atrofi massa otot. Misalnya, penyakit seperti kanker dan AIDS menginduksi sindrom wasting tubuh yang disebut “cachexia“.

Sindrom atau kondisi lain yang dapat menyebabkan atrofi otot skelet adalah gagal jantung kongestif dan penyakit hati.

Selama penuaan, ada penurunan bertahap dalam kemampuan mempertahankan fungsi otot rangka dan massa. Kondisi ini disebut “sarcopenia“,  dan mungkin berbeda dari atrofi dalam patofisiologinya.

Sementara penyebab pasti sarcopenia tidak diketahui, hal itu mungkin disebabkan oleh kombinasi kegagalan bertahap pada ” sel satelit ” yang mana ini membantu regenerasi serabut otot rangka, dan penurunan sensitivitas terhadap atau tersedianya faktor pertumbuhan tersembunyi yang tersembunyi.

Hal ini diperlukan untuk mempertahankan massa otot dan kelangsungan hidup sel satelit.

Dystrophies, Myositis, dan Kondisi Neuron Motorik

Myositis atrofi adalah
amazonaws.com

Atrofi patologis otot bisa terjadi dengan penyakit syaraf motorik, atau penyakit pada jaringan otot itu sendiri. Contoh penyakit saraf atrofi yang termasuk penyakit seperti Charcot-Marie-Tooth , poliomielitis , amyotrophic lateral sclerosis (ALS atau penyakit Lou Gehrig), dan sindrom Guillain-Barré .

Contoh penyakit otot yang atrofi yaitu distrofi otot , myotonia congenita , dan myotonic dystrophy .

Perubahan ekspresi isoform saluran Na + dan aktivitas spontan pada otot yang disebut fibrilasi juga bisa mengakibatkan atrofi otot.

Gland Atrophy

Gland antrofi adalah
pathologyoutlines.com

Kelenjar adrenal atrofi dalam waktu yang lama menggunakan eksogen glukokortikoid seperti prednison . Atrofi payudara bisa terjadi dengan pengurangan estrogen berkepanjangan, seperti anoreksia nervosa atau menopause .

Atrofi testis dengan penggunaan steroid seks eksogen yang cukup lama (baik androgen atau estrogen ) digunakan untuk mengurangi sekresi gonadotropin.

Atrofi Vagina

vanina antrofi adalah
patientpop.com

Pada wanita pasca menopause, dinding vagina menjadi lebih tipis (atrophic vaginitis). Meskipun mekanisme hal ini yang di akibatkan oleh usia belum jelas, meski ada teori yang menyebutkan bahwa efek ini disebabkan oleh penurunan kadar estrogen.

Atrofi vagina dan payudara pada saat yang sama, secara konsisten dengan peran atrofi homeostasis setelah menopause, tubuh tidak memiliki kebutuhan biologis fungsional lebih lanjut untuk mempertahankan sistem reproduksi yang telah dimatikan secara permanen.

Demikian pembahan mengenai atrofi pada kesempatan kali ini, semoga menambah pengetahuan untuk kita, terimakasih.