bakteri gram negatif

Jenis Bakteri Gram Negatif Batang

BAKTERI GRAM NEGATIF – Pengertian bakteri gram negatif ialah bakteri yang mempertahankan zat warna kristal violet ketika proses pewarnaan gram sehingga akan berubah menjadi warna merah bila diamati menggunakan mikroskop.

Selain itu ada juga bakteri gram positif, yaitu bakteri yang mempertahankan zat pewarna metil ungu dalam proses pewarnaan gram, jika dilihat melalui mikroskop warna bisa berubah menjadi biru ataupun ungu.

Di antara keduanya terdapat perbedaan yang didasarkan pada struktur dinding sel yang berbeda dan dapat dinyatakan oleh prosedur pewarnaan gram. Prosedur tersebut ditemukan oleh ilmuan Denmark yang bernaman Christian Gram pada tahun 1884.

Pengertian dan Ciri-ciri Bakteri Gram Negatif

bakteri gram negatif
doclol.blogspot.

Pengertian lengkap mengenai bakteri gram negatif yaitu merupakan bakteri yang dinding selnya menyerap warna merah dan mempunyai lapisan peptidoglikan yang tipis. Lapisan tersebut terletak di ruang periplasmatik antara membrane luar dan membrane plasma.

Contoh dari bakteri gram negatif adalah, azotobacter, aeruginosa, influenza, helicobacter pylori, neisseria, pseudomonas aeruginoa, rhizobium, leguminosarum, dan salmonella typhi.

Ciri-cirinya:

  • Mempunyai sitoplasmic membrane.
  • Tidak resisten terhadap gangguna fisik.
  • Kurang rentan terhadap senyawa penisilin.
  • Mengandung lemak pada dinding sel yang banyak sekitar 11 – 12.
  • Struktur dinding sel yang tipis yaitu kisaran 10 – 15 mm, yang multilayer atau berlapis 3.

Jenis-jenis Bakteri Berdasarkan Cara Hidupnya

Bakteri Gram Negatif
sulaiman-analis.blogspot.com

Bakteri Heterotofrot

Bakteri heterofrot merupakan bakteri yang mendapatkan makanan berupa senyawa organik dari organisme lainnya. Pada umumnya bakteri tersebut tidak berklorofil, kehidupannya sangat tergantung pada bahan organik yang terdapat di sekitarnya.

Bisa seperti itu karena memang bakteri tersebut tidak bisa merubah bahan anorganik menjadi bahan organik. Nah di bawah ini adalah beberapa nama-nama bakteri yang sudah dijelaskan di atas antara lain yitu:

  • Bakteri apatogen adalah, bakteri yang tidak menimbulkan penyakit pada inangnya. Contoh seperti: Streptomyces griseus dan escherichia.
  • Bakteri patogen adalah, bakteri parasit yang menimbulkan penyakit pada inang/hospe yang ditumpangi. Contoh seperti: Clostrididum, corynebacterium, mycobacterium tuberculocis, mycobacterium leprae, mycobacterium bovis, M. avium, neisseria meningitides, pseudomonas, P. solanacearum, salmonella thyhosa, dan vibrio comma.
  • Bakteri parasit adalah, bakteri yang mendapatkan makanan dari tubuh organisme lain yang ditumpangi. Contoh seperti: Family spirochaetacea, familia treponemataceae contoh lain: Borrelia recurrentis, borrelia burgdorferi yang hidup pada manusia, hewan, dan borrelia novyi.
  • Bakteri saprofit adalah, bakteri yang mendapatkan makanan dan diperoleh dari sisa-sisa organisme lain yang telah mati. Nah bakteri ini dapat merombak bahan organik menjadi bahan anorganik, perombakan tersebut terjadi melalui respirasi atau fermentasi. Dari proses tersebut biasanya menghasilkan macam-macam gas, antara lain CO2, CH4, H2, H2S, N2, dan NH3. Contohnya saprofit: Desulfovirio desulfurinsans, escherichia coli, metanobacterium omelianski, methanobacterium, dan thibacillus denitrificans.

Bakteri Autotrof

Jenis bakteri ini berbeda dengan bakteri di atas, yang membedakannya yaitu ia mampu membuat makanan sendiri dari senyawa anorganik, proses pengubahan tersebut dapat terjadi dengan dua cara antara lain:

  • Kemoautotrof adalah, jenis bakteri yang bisa membuat makanannya sendiri dengan menggunakan energi kimia. Contohnya: Nitrosomonas, nitrospira, nitrosoccocus, dan nitrosocystis.
  • Fotoautotrof adalah, jenis bakteri yang bisa membuat makanannya sendiri dengan menggunakan energi yang berasal dari cahaya matahari (proses fotosintesis). Kelompok bakteri fotosintetik atau fotoautrotrof terdiri atas bakteri ungu dan hijau. Bakteri ungu mempunyai pigmen ungu, merah atau kuning pigmen ini disebut sebagai bakteriopurpurin, sedangkan bakteri hijau mempunyai pigmen hijau juga yang biasa disebut dengan bakterioviridin atau bakteriklorofil.

Contoh Bakteri Gram Negatif

bakteri gram negatif
ehan19.blogspot.com

Bakteri gram negatif ini dapat menyebabkan infeksi seperti tipus, kolera, miningitis dan berbagai macam kesesakan gastrointestinal. Di bawah ini adalah beberapa contoh bakteri gram negatif.

Salmonella

Salmonella merupakan jenis bakteri berbentuk batang, ia tidak membentuk spora enterobacteria dengan flagela. Bakteri tersebut mengoksidasi, mengurangi zat organik dan dalam proses yang mengasilkan hidrogen sulfida. Salmonella biasa hidup di dalam saluran usus hewan dan dapat menyebar ke manusia melalui konsumsi, susu, telur dan daging yang tercemari.

Shigella

Shigella merupakan genus bakteri gram negatif yang berbentuk batang. Sangat mirip dengan salmonella, ia tidak membentuk spora. Shigella hanya mempengaruhi primata, tidak pada mamalia lainnya. Dapat menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak, konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi, ia juga menghancurkan sel-sel yang melapisi usus besar sehingga mengakibatkan ulserasi dan diare berdarah.

Leginoella

Leginoella berbentuk batang. Komposisi kimia dari dinding sel bakteri sisi-rantai, gula yang berbeda, mempunyai tanggung  jawab untuk mengklasifikasikan jenis legionella. Legionella yang paling sering menyebabkan penyakit legionairre dan deman pontiac. Bakteri tersebut banyak ditemui di sumber air yang ada di masyarakat, contoh kolam, sungai, air mancur dsb.

Bakteri Asam Asetat

Bakteri asam asetat merupakan bakteri gram negatif yang berbentuk batang. Dinamakan seperti itu karena ia mengoksidasi etanol menjadi asam asetat selama proses fermentasi, energi tersebut diperoleh dari alam dan bisa ditemukan pada buah-buahan, bunga dan mereka merupakan bagian penting dari industri makanan. Fermentasi anggur juga memanfaatkan bakteri asam asetat,  yang pada umumnya tidak berbahaya bagi manusia.

Escherichia Coli

E. Coli merupakan bakteri gram negatif berbentuk batang. E. Coli non-bersporulasi dapat tumbuh aerobik atau anaerobik dan menyebabkan pengurangan substrat seperti nitrat dan oksigen. Konsumsi sayuran yang tidak dicuci dengan bersih dan benar serta daging yang belum dimasak dengan benar dapat menyebabkan infeksi E. Coli. Infeksi tersebut juga terjadi dari makanan hazelnut.

Cyanobacteria

Bakteri ini dikenal juga dengan ganggang biru-hijau, cyanobacteria datang dari segala bentuk. Cyanobacteria bertanggung jawab untuk mengubah atmosfer yang kurang oksigen menjadi atmosfer yang kaya akan oksigen. Sebagian besar energi yang diperoleh berasal dari proses fotosintesis.

Cyanobacteria banyak ditemukan di sistem air tawar, sumber terestrial dan lingkungan laut. Selain itu dapat juga ditemukan di lingkungan yang ekstrim seperti mata air panas, beberapa jenis cyanibacteria dapat menghasilkan cyanotoxin yang berbahaya bagi manusia dan spesies lainnya.

Leave a Comment