penyebab bell's palsy

Bell’s Palsy Beserta Gejala, Penyebab, Diagnosis dan Cara Mengobati

BELL’S PALSY ADALAH -Bell’s Palsy adalah penyakit yang terjadi berupa kelumpuhan di bagian salah satu wajah saja entah kanan atau kiri yang hanya berdurasi sementara kemudian membaik kembali. Dengan begitu, ketika seseorang terkena bell’s palsy di salah satu sebelah wajahnya terlihat melorot. Tidak ada bukti atau keterangan pasti tentang penyebab terjadinya bell’ palsy.

Namun dari beberapa kasus yang terjadi, secara rata-rata bell’s palsy menyerang seseorang yang menderita diabetes, AIDS dan ibu hamil. Bell’s palsy datangnya secara mendadak atau tiba-tiba, sehingga semula seseorang yang normal mendadak menjadi tidak normal.

Beberapa tanda yang khas dirasakan bagi penderita bell’s palsy adalah mereka merasa seolah-olah bagian yang terkena bell’s palsky mati rasa, meskipun bagian tersebut ditusuk atau dibakar tetap tak terasa. Bell’s palsy tidak hanya berdampak pada mati rasa saja, tetapi saraf yang rusak yang ditimbulkan dari bell’s palsy bisa menyebabkan lidah atau indera perasa dan perubahan pada mekanisme tubuh untuk menghasilkan cairan mata dan ludah.

Namun sebenarnya kita tidak usah terlalu khawatir berlebihan dengan penyakit ini, pasalnya dengan hitungan hari atau minggu penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya. Asalkan misalnya jika anda merasakan kelumpuhan pada salah satu bagian wajah, langsung menghubungi dokter untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara penanganannya dan klarifikasi tentang tanda tanda tersebut.

Gejala Bell’s Palsy

gejala bell's palsy
bbc.co.uk

Pada tiap orang mungkin gejala dari bell’s palsy berbeda-beda tergantung kondisinya. Beberapa gejala yang ditimbulkan dari bell’s palsy adalah adanya kelumpuhan pada salah satu sisi wajah atau kelumpuhan yang sebagian (kelumpuhan otot ringan) tetapi ada juga gejala yang mana adanya kelumpuhan total atau tidak ada gerakan sama sekali.

Selain itu ada dua bagian organ tubuh yang sangat terasa ketika terkena bell’s palsy yaitu mulut dan kelopak mata. Mulut dan kelopak mata tersebut sulit untuk dibuka maupun ditutup.

Bell’s palsy sendiri adalah gangguan yang hanya terjadi pada bagian otot dan saraf wajah saja, dan tidak sampai ke bagian tubuh yang lainnya seperti otak, jantung, kaki.

Apabila ada yang terkena bell’s palsy semisal keluarga anda, teman anda, atau bahkan mungkin anda sendiri yang ternyata yang lumpuh tidak hanya bagian wajah saja melainkan juga bagian organ tubuh lainnya, langsung segera hubungi dokter, karena dikhawatirkan bukan bell’s palsy malahan, bisa-bisa stroke.

Penyebab Bell’s Palsy

penyebab bell's palsy
facialparalysisinstitute.com

Penyakit bell’s palsy terjadi ketika sistem saraf yang mengendalikan otot-otot pada wajah tertekan.Dari situ mungkin kita akan mencari tahu apa yang menyebabkan otot-otot pada wajah tersebut tertekan. Kemungkinan bisa dari faktor internal atau faktor eksternal.

Berdasarkan penelitian kesehatan yang sudah menangani banyak kasus bell’s palsy berhipotesis bahwa penyebab dari bell’s palsy adalah 2 faktor, yaitu karena adanya serangan virus dan bawaan dari penyakit lain. Beberapa virus yang disebutkan diantaranya virus herpes simpleks (HSV), virus varicella-zoster, virus epstein barr, dan cytomegalovirus. Sedangkan dari penyakit yang membawa efek bell’s palsy adalah penyakit sifilis dan penyakit lyme.

Diagnosis Bell’s Palsy

diagnosis bell's palsy
medicalnewstoday.com

Dalam dunia medis hal pertama kali yang dilakukan oleh seorang dokter untuk memastikan seseorang terkena gejala bell’s palsy adalah dengan menanyakan ke pasien tentang penyakit apa saja yang pernah dialaminya dan juga apa saja riwayat gejala yang dirasakannya. Kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan saraf agar mengetahui kondisi dan fungsi saraf wajah sampai mana.

Apabila dokter mengalami keraguan-raguan tentang apakah pasien benar-benar terjangkit bell’s palsy atau tidak jelas gejala yang dialaminya, maka dokter akan melakukan beberapa tes diantaranya seperti elektromiografi dan MRI atau CT scan.

Cara Mengobati Bell’s Palsy

cara mengobati bell's palsy
bestcompany.com

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati bell’s palsy baik mengurangi gangguan tersebut atau efek yang ditimbulkan. Supaya saraf yang tidak terlalu membengkak, cara yang bisa dilakukan untuk menguranginya adalah dengan cara mengkomsumsi obat prednisolone atau prednison (kelompok obat kortikosteroid).

Untuk bagian mata yang susah atau tidak bisa digerakkan khususnya untuk ditutup, maka bisa diteteskan dengan menggunakan obat tetes mata. Sebaliknya juga kalau ingin mata ditutup, cara yang bisa dilakukan adalah isolasi

Sebenarnya bell’s palsy termasuk dari penyakit yang tergolong bisa untuk disembuhkan baik melalui obat atau sembuh dengan sendirinya, karena pada beberapa kasus hampir sekitar 70 persen penderitanya bisa sembuh kembali secara total. Diantara beberapa mereka membutuhkan waktu dua sampai tiga minggu untuk benar-benar hilang dari gejalanya.

Hilang gejalanya lantas tidak lantas bisa sembuh secara total, karena selama masa terkena penyakit tersebut saraf pada wajah tidak aktif dan kemungkinan ada kerusakan saraf. Tingkat kerusakan saraf pada tiap penderita berbeda-beda tergantung masa mereka mengalami bell’s palsy.

Kemungkinan bisa sembuh secara total kira-kira membutuhkan waktu hampir sembilan bulan tergantung dari tingkat kerusakan saraf si penderita.

Ada beberapa hal juga yang harus dihindari bagi mereka yang masih dalam tahap penyembuhan diantaranya adalah beberapa pantangan makanan seperti yang bisa mengundang saraf terganggu, dan penggunaan ac.

Demikianlah informasi tentang bell’s palsy beserta gejala, penyebab, diagnosis dan cara mengobati, sekian dan terima kasih.

Leave a Comment