Mengenal Lebih Jauh Tentang Biopsi – Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Efek Samping

BIOPSI ADALAH – Apabila tubuh terdapat benjolan atau kelainan pasti akan menimbulkan kekhawatiran bagi penderitanya. Mereka akan berfikir apakah benjolan tersebut penyakit kanker atau bukan.
Mungkin sebelumnya kalian pernah mendengar istilah biopsi dalam dalam mengecek penyakit kanker. Lantas apa itu biopsi? Apa saja manfaat dari biopsi ini?

Simak penjelasannya dibawah ini.

Pengertian Biopsi

Biopsi adalah
biozatix-news.com

Biopsi adalah tindakan yang digunakan dengan cara mengambil sel atau sample jaringan untuk kemudian dianalisis. Analisis ini digunakan untuk mengetahui apakah penderita terkena penyakit tertentu atau untuk mengetahui cara pengobatan serta terapi yang baik untuk pasien.

Biopsi biasanya dilakukan untuk mendiagnosis penyakit dalam seperti kanker. Kanker bisa dideteksi di dalam jaringan tubuh, sel dapat menjadi tumor atau massa yang melekat pada organ tubuh.

Banyak sekali cara yang digunakan untuk melakukan biopsi, hal ini tergantung pada penyakitnya serta jenis jaringan apa yang dibutuhkan untuk melakukan biopsi.

Manfaat Biopsi

Biopsi adalah
medkes.com

Manfaat dari biopsi adalah untuk mendiagnosis serta mengidentifikasi sel-sel abnormal pada dalam tubuh pasies untuk mengetahui jenis penyakit serta penyebabnya. Biopsi juga dapat digunakan untuk mengetahui seberapa parah penyakit yang diderita oleh pasien.

Berikut ini adalah penyakit yang bisa di diagnosis dengan biopsi;

  • Kanker.
  • Tumor.
  • Hepatitis (Peradangan Hati).
  • Tukak Lambung (Borok yang mengganggu pencernaan).
  • Ginjal.
  • Endometriosis (sel-sel yang melapisi rahim ditemukan didalam tubuh lain).

Jenis-Jenis Biopsi

Biopsi adalah
unicampus.it

Dalam praktiknya, terdapat beberapa jenis biopsi yang dapa digunakan untuk mendiagnosis penyakit yang diderita oleh pasien. Jenis-jenis biopsi adalah sebagai berikut;

Menggores Sel

Biopsi menggores sel adalah menghilangkan lapisan permukaan jaringan dan sel-sel seperti dari bagian dalam mulut atau juga dari bagian dalam leher rahim. Hal ini digunakan sebagai bagian dari tes skrining serviks.

Biopsi Punch

Biopsi Punch adalah jenis biopsi yang dilakukan untuk mendiagnosis kondisi kulit. Untuk melakukannya diperlukan alat khusus dengan membuat lubang kecil di kulit untuk mendapatkan sampel kulit.

Biopsi Jarum

Alat yang digunakan dalam biopsi jarum adalah jarum berongga khusus. Kegunaan dari biopsi jarum ini adalah untuk mengambil sel-sel yang berada dibawah jaringan kulit.

Biopsi Endoskopi

Biopsi endoskopi ini digunakan untuk mengambil sampel jaringan, contohnya pada perut selama proses prosesdur diagnostic perut atau saluran pencernaan bagian atas.

Biopsi Endoskopi ini memanfaatkan selang yang tipis serta fleksibel yang pada ujungnya terdapat kamera dan alat bedah yang kecil. Dokter akan memantau melalui monitor untuk menuju wilayah tubuh yang terdapat benjolan. Setelah pada posisi yang dituju maka alat bedah tadi akan mengambil beberapa sel-sel jaringan.

Biopsi Eksisi

Biopsi Eksisi digunakan untuk mengambil bagian tubuh yang ukurannya lebih besar dari jaringan. Anestesi pada umumnya yang diperlukan ini tergantung dimana lokasi benjolan itu berada. Biopsi eksisi juga bisa digunakan pada payudara untuk mengetahui apakah pasien terkena kanker payudara tau tidak.

Biopsi Insisi

Biopsi insisi hanyak mengambil sebagian jaringan sel. Anestesi yang umumnya dilakukan itu tergantung letak benjolan berada. Biopsi insisi juga bisa dilakukan pada benjolan yang terdapat dalam jaringan ikat seoerti otot.

Biopsi Perioperatif

Biopsi membutuhkan persetujuan dari dokter dan pihak keluarga pasien. Biopsi perioperatif dapa dilakukan selama proses operasi. Sampel ini akan diuji selama beberapa menit, sehingga para ahli bedah dapat memberikan hasil diagnosis serta pemberian obat yang tepat.

Biopsi ini dilakukan tergantung pada sampel jaringan sebelah mana yang akan diambil. Setelah itu sampel yang telah diambil akan diuji. Jaringan sampel tadi diteliti dengan menggunakan mikroskop, apakah jaringan sampel tadi termasuk ke dalam jaringan yang normal atau abnormal.

Biopsi Sumsum Tulang

Biopsi Sumsum Tulang dilakukan pada beberapa tulang yang memiliki ukuran cukup besar seperti pinggul, dan paha. Jika dokter mencurigai adalah kelainan pada darah maka akan langsung dilakukan biopsi.

Biasanya biopsi sumsum tulang digunakan untuk mengetahui apakah sel kanker telah menyebar hingga ke dalam tulang.

Biopsi Stereotactic

Biopsi ini perlu bantuan dari sinar X, jarum bedah akan mengarah pada lokasi benjolan. Biopsi Stereotactic dilakukan jika benjola terdapat pada lokasi yang sulit dilihat atau juga sulit diraba.

Biopsi Kolposkopi

Nama kolposkopi sendiri diambil dari sebuah alat yang terdapat kamera dengan nama colposcope. Biopsi ini dilakukan untuk memeriksa leher rahim serta menyediliki hasil Pap yang abnormal.

Cara lain adalah, para ahli patologi akan memeriksa jaringan sampel ini dari sisi masalah. Sel jaringan yang telah diambil tadi diuji menggunakan bahan kimia untuk mengetahui respon yang terjadi di dalamnya. Jenis tes dari biopsi ini tergantung kepada kondisi medis serta pasiennya.

Petugas Medis yang Melakukan Biopsi

Banyaknya jenis dari biopsi ini juga membuat banyak petugas medis yang terlibat dalam pelaksanaannya. Kembali kepada jenis biopsi apa yang dilakukan. Beberapa ahli dalam melakukan biopsi adalah sebagai berikut;

  • Ahli bedah.
  • Ahli radiologi.
  • Dokter spesialis kanker, onkologi.
  • Ahli penyakit dalam.
  • Ahli kulit.
  • Ahli kandungan.
  • Ahli patologi.
  • Persiapan Biopsi.

Sebetulnya dalam melakukan biopsi ini tidak diperlukan persiapan serta perlakuan khusus dari pasien. Biasanya dokter akan bertanya mengenai jenis obat apa yang sedang dikonsumsi, biasanya obat yang sedang dikonsumsi oleh pasien akan langsung disuruh berhenti sebelum melakukan biopsi.

Obat yang akan disuruh berhenti oleh dokter sebelum proses biopsi adalah jenis obat anti inflamasi non steroid atau aspirin. Namun biasanya dalam hal-hal tertentu, dokter akan memerintahkan pasien untuk melakukan pengecekan darah sebelum biopsi.

Efek Samping Biopsi

Biopsi adalah
senopatiskincenter.com

Umumnya dalam bidang medis, sebuah prosedur yang dilakukan dengan cara melukai kulit akan menimbulkan risiko infeksi atau pendarahan, namun untuk luka tusuk atau sayatan yang kecil memiliki risiko yang rendah, jadi sangat aman melakukan biopsi ini.

Pasca Proses Biopsi

Biopsi adalah
thesun.co.uk

Sebelum dilakukan biopsi, dokter akan memberi tahu pasien mengenai efek samping, gejala dan prosedur dari biopsi itu. Setelah jaringan tubuh diambil maka akan langsung dilakukan penelitian oleh ahli patologi.

Apabila hasil dari biopsi itu menunjukan adanya tanda-tanda penyakit kanker maka dokter akan memberitahu tingkat keganasan serta jenis dari kanker tersebut. Hasil dari biopsi ini juga sangat berguna untuk menentukan jenis obat yang akan diberikan kepada pasien.

Apabila hasil dari biopsi itu negative, yang artinya tidak terkena kanker. Dokter akan tetap melakukan tindak lanjut terhadap kondisi ini. Biopsi mungkin telah mengkonfirmasi adanya masalah lain atau membutuhkan perawatan yang berbeda.

Jika perlu, dokter akan melakukan identifikasi lebih lanjut masalah non kanker tadi untuk mengetahui perawatan yang tepat.

Pemulihan Biopsi

Biopsi adalah
hellosehat.com

Pada umumnya, setelah dilakukan biopsi maka daerah yang dilakukan sayatan tadi hanya membutuhkan anestesi lokal untuk penyembuhannya. Tapi, apabila biopsi dilakukan dengan cara mengoperasi, maka harus dilakukan proses menjahit bagian luka.

Demikianlah penjelasan mengenai biopsi, jika terjadi benjolan pada tubuh sebaiknya kita langsung mewaspadai dan langsung memeriksanya ke dokter. Semoga bermanfaat