Pengertian Blighted Ovum beserta Gejala, Penyebab dan Cara Mencegah

BLIGHTED OVUM ADALAH –  (anembryonic gestation)  kehamilan anembryonic atau blighted ovum adalah seseorang yang hamil namun di dalam kandungannya tidak terdapat embrio. Bligthed ovum adalah juga keguguran. Diantara penyebab berhentinya suatu kehamilan salah satunya adalah blighted ovum.

Ketika terjadinya pembuahan, sel-sel masih membuat kantung ketuban, plasenta, sayangnya telur yang sudah dibuahi (konsepsi) tidak mengalami perkembangan untuk menjadi embrio. Disaat kondisi blighted ovum kantung kehamilan mau tetap berkembang, sama halnya dengan kehamilan biasa, akan tetapi sel telur yang sudah dibuahi oleh sperma gagal untuk mengalami perkembangan secara sempurna.

Umumnya, berdasarkan kasus yang ada, seseorang mengalami keguguran ketika usia kandungannya sudah mencapai 23 minggu. Penyebab umum keguguran dari tiga bulan pertama kehamilan adalah blighted ovum.

Penyebab Blighted Ovum

penyebab blighted ovum
healthtap.com

Beberapa penyebab terjadinya Blighted ovum adalah adanya kelainan kromosom pada fetus yang masih berkembang. Tubuh ibu otomatis akan menghentikan kehamilan pada saat menngetahui terjadinya kelainan tersebut. Selain itu, penyebab lain blighted ovum adalah pembelahan sel yang tidak sempurna. Penyebab adanya kelainan kromoson adalah Kualitas sel telur dan sperma yang rendah.

Diantara kemungkinan bagi seorang perempuan mengalami blighted ovum pada awal kehamilan dia merasa kalau dirinya sedang menjalani kehamilan normal. Hal tersebut memang wajar, karena baik blighted ovum dan kehamilan mempunyai gejala yang sama, mirip haid yang telat dibarengi hasil positif tes kehamilan. Pasien akan tetap merasa dirinya hamil sampai ada pendarahan pada vagina.

Waspadai juga gejala lainnya disamping pendarahan yang kemungkinan bisa termasuk dari tanda tanda keguguran, yaitu volume menstruasi yang lebih sering daripada biasanya, terasa kram di bagian perut dan juga terdapat flek. Apabila terjadi demikian, maka anda harus menemui dokter agar bisa segera didiagnosis dan ditangani secara tepat.

Diagnosis blighted ovum

mendiagnosis blighted ovum
rsudagambiran.com

Biasanya dokter untuk memastikan terjadinya kehamilan, akan melihat dan menganalisis level hormon hCG (human chorionic gonadotropin) pada tubuh pasien. Seiring waktu hormon tersebut akan bertambah levelnya, yang mana pertambahan tersebut diproduksi oleh plasenta.

Kemudian dokter akan memberikan tes USG  mencari tahu apakah kantung kehamilan sudah terbentuk dan berisi embrio atau tidak. Setelah melakukan tes USG pertama biasanya dalam 10 hari kemudian dokter akan melakukan tes USG kembali untuk mengecek pertumbuhan dan perkembangan embrio beserta kondisi kehamilan pasien.

Ada beberapa kriteria atau ciri-ciri sebagai patokan untuk mendiagnosis blighted ovum, diantaranya

  1. diameter kantung kehamilan dan embrio 25 mm atau lebih
  2. Tidak terdapat kantung yolk SAC (ovum) atau embrio
  3. Di saat embrio sudah memiliki panjang lebih dari 15 mm, tidak terdapat aktivitas jantung yang sehat

Tanda-Tanda Blighted Ovum yang Tak Spesifik

tanda tanda blighted ovum
500px.com

kehamilan kosong baru bisa ditemukan khususnya setelah ibu hamil mengeluh mendapati adanya pendarahan sedikit pada vagina mereka, ketika gejala atau tanda-tanda yang tak spesifik. Akibat blighted ovum tidak hanya berupa tanda perut yang membesar saja, namun juga disebabkan penyakit yang lain semisal penyakit usus atau tumor.

Jadi kesimpulannya adalah tanda tanda dari blighted ovum tidak selalu dari perut yang membesar saja. Sebaiknya anda mendatangi dokter terlebih dahulu untuk memeriksakannya secara  seksama , sehingga nantinya dokter dapat memberikan penangan yang sesuai dengan prosedur dan tidak sembarangan.

Penanganan Blighted Ovum

penanganan blighted ovum
netdoctor.com

Seorang dokter akan melakukan prosedur penanganan setelah seorang pasien mengidap blighted ovum. Di antara prosedur penanganannya tersebut ialah:

1. Melakukan prosedur dilatase dan kuretase, yaitu membuka lalu mengangkat embrio dan jaringan plasenta yang tidak berkembang tersebut dari dalam rahim.

2. Jika penanganan nomor satu tidak berjalan maka pilihan lainnya adalah dokter Memberikan obat-obatan kepada pasien.

3. Kemudian penanganan yang terakhir adalah memperbaiki kondisi kejiwaan pasien dengan cara memberi tahu kepadanya bahwa keguguran adalah proses yang alami yang tidak bisa dicegah ketika tubuh mendapati ketidaknormalan pada proses kehamilan. Dengan demikian, maka akan segera pulih dengan cepat kesehatan tubuh dan jiwa pasien.

Cara Mencegah Blighted Ovum

cara mencegah blighted ovum
idepernikahan.com

Umumnya pada sebagian besar wanita di dunia ini mereka mengalami blighted ovum Hanya Satu Kali Saja. Namun dari berbagai kasus yang ada, terjadinya blighted ovum tidak dapat dicegah.

Seorang wanita tetap akan mempunyai kandungan yang sehat dan alami pada kehamilan seterusnya meskipun sudah mengalami blighted ovum. Supaya bisa mengecek Apakah ada kelainan yang kemungkinan bisa terjadi keguguran Kembali Anda dan pasangan Anda sebaiknya sering melakukan tes genetik.

Selain itu ada beberapa cara pencegahan awal yang bisa dilakukan pasangan anda dan anda yaitu saling menjaga kesehatan satu sama lain merencanakan dan menjalani proses kehamilan bersama-sama saling mendukung satu sama lain dan menghindari hal-hal dari luar yang bisa mengakibatkan keguguran di antaranya merokok dan meminum minuman beralkohol, makanan yang mengandung zat kimia.

Demikianlah informasi seputar tentang blighted ovum mulai dari pengertian, gejala atau tanda-tanda yang spesifik atau tak spesifik, penyebab, cara mendiagnosis, dan cara mencegah. Terima kasih.