Pengertian Gagal Jantung Kongestif (CHF) beserta Penyebab dan Gejalanya

CHF ADALAH – Pernah denger istilah CHF nggak? Kalau istilah gagal jantung pasti pernah denger kan. Nah, kepanjangan CHF adalah Congestive Heart Failure yang artinya gagal jantung Kongestif. Seperti apa gagal jantung itu dan apa saja yang menjadi penyebabnya. Simak penjelasaan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian CHF (Congestive Heart Failure)

chf adalah
cbsnews.com

CHF adalah singkatan dari Congestive Heart Failure, jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti sebgai Gagal Jantung Kongestif. Pengertian CHF adalah keadaan dimana jantung tidak bekerja secara maksimal dalam memompa darah keseluruh tubuh.

Peneyababnya ialah karena ventrikel (ruang pompa utama jantung) menjadi lebih besar atau lebih tebal, serta otot-otot yang ada pada jantung tidak dapat berkontraksi ataupun berdilatasi (melebar) sebagaimana normalnya.

Inilah yang nantinya memicu penumpukan cairan pada di hati, paru-paru, kaki dan perut yang terlihat seperti membengkak

Walaupun istilah namanya Gagal Jantung Kongestif, bukan diartikan sebagai gagal jantung yang sesungguhnya, yang benar-benar gagal bekerja.

Ketika gagal jantung kongestif, fungsi jantung dalam memompa darah berubah menjadi lemah. Perdaran aliran darah keseluruh tubuh pun juga ikut melambat, inilah yang mengakibatakan tekanan dalam pembuluh darah menjadi naik.

Secara umum ada dua jenis gagal jantung: pertama, gagal jantung sistolik, yang mana otot pada jantung tidak bekerja secara optimal dalam memompa/mengeluarkan darah dengan baik. Kedua, gagal jantung diastolik, yang mana otot pada jantung berubah menjadi kaku sehingga tidak dapat mendapatkan pasokan darah dengan mudah.

Pada kedua kasus gagal jantung ini, kegiatan memompa darah di jantung menjadi kurang efektif. Gagal jantung kongestif bisa mempengaruhi hanya bilik kiri atau kanan jantung saja, namun pada kebanyakan kasus, kedua bilik bisa terkena juga.

Penyebab Gagal Jantung Kongestif (CHF)

penyebab CHF
dokita.co

Gagal jantung merupakan kondisi dimana otot jantung tidak dapat bekerja secara optimal. Tentunya ada penyebab yang menjadikan kenapa otot jantung tidak bisa bekerja optimal. Berikut ini penyebab gagal jantung (CHF);

  1. Penyakit Arteri Koroner (CAD). CAD adalah keadaan dimana arteri menyempit atau tersumbat, sehingga darah tidak tersalurkan secara optimal.
  2. Serangan jantung. Pada saat terjadinya penyumbatan pada arteri koronaria, otomatis darah yang menuju ke otot jantung juga tidak mengalir, ini yang menjadikan akibat kerusakan fisik pada otot jantung.
  3. Kardiomiopati. Sejenis kerusakan pada otot jantung yang disebabkan penyebab lain yang tidak berhubungan dengan aliran darah, seperti infeksi, penyalahgunaan alkohol , ataupun obat-obatan.
  4. Kerja jantung berlebihan. Hal ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti masalah diabetes, penyakit ginjal, atau tiroid.
  5. Tekanan darah tinggi. tekanan darah tinggi atau Hipertensi dapat meningkatkan jumlah kerja jantung. Untuk jangka waktu yang lama bisa merusak/melemahkan otot jantung.
  6. Penyakit jantung genetik atau penyakit kongestif
  7. Detak jantung yang tidak normal bisa menaikan efektivitas jantung dalam memompa darah. Sehingga bisa mengakibatkan CHF

Sebenarnya masih ada hal lain yang mengakibatkan kegagalan jantung, seperti kecenderungan genetik, kelainan endokrin, paparan radiasi, ataupunpun komplikasi dari penyakit yang tidak ada hubungannya dengan jantung. Kemudian adaa beberapa hal yang dapat meningkatakan risiko gagal jantung, seperti;

  1. Kebiasaan yang buruk, seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol
  2. Mengkonsumsi garam berlebihan
  3. Kurangnya olah raga atau obesitas
  4. Ketidak patuhan dalam masa pengobatan atau terapi bagi masalah jantung

Gejala Gagal Jantung  Kongestif (CHF)

gejala chf
finansialku.com

Gejala gagal jantung kongestif yang umumnya terjadi adalah sebagai berikut:

Keterbatasan Aktifitas Fisik

Aktivitas fisik ringan yang sebelumnya sering dilakukan sekarang menjadi tidak mampu untuk melakukannya. Hal ini mebuat oksigen dan nutrisi lainnya untuk tubuh menjadi kurang optimal.

Padahal kita tahu jika pada gagal jantung CHF itu, disebabkan karena jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memberikan nutrisi bagi tubuh.

Ketidakmampuan untuk berolahraga, atau untuk berjalan pada kecepatan normal yang baisanya dibatasi oleh rasa lelah ( fatigue ) dan sesak napas inilah yang nantinya menjadi gejala gagal jantung.

Sesak Nafas

Seseorang yang gagal jantung kongestif, biasanya ia mengalami kesulitan bernapas (dyspnea), terlebih dalam aktifitas fisik atau bisa juga dalam Kegiatan sehari, seperti menyapu atau berjalan di sekitar rumah.

Itu semua merupakan gejala gagal jantung (CHF), dan Apabila Sesak napas seperti ini sangat disarankan untuk segera beristirahat.

Ketika gagal jantung kongestif semakinmemburuk, dapat mengakibatkan penumpukan cairan pada paru-paru serta menghambat oksigen untuk masuk ke dalam darah.

Parahnya jika penumpukan cairan di dalam paru-paru berlebih, maka dapat menyebabkan batuk yang disertai dahak yang bercampur darah.

Obat Gagal Jantung Kongestif (CHF)

obat chf
nbcnews.com

Ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengobati Gagal Jantung Kongestif (CHF), diantaranya adalah;

  1. Angiotensin-Converting Enzyme Inhibitor (ACE inhibitor). Obat ini berfungsi untuk membuka penyempitan pembuluh darah yang nantinya akan meningkatkan aliran darah .atau bisa juga menggunakan Vasodilator untuk pilihan lainnya.
  2. Beta-blocker. Obat ini berfungsi untuk menurunkan tekanan darah dan memperlambat detak jantung yang cepat.
  3. Diuretik. Obat ini berfungsi untuk mengurangi isi cairan pada tubuh, sehingga pembengkakan-pembengkakan pada tungkai kaki, perut dapat berkurnag. Fungsi lainnya dalah untuk mengatasi sesak yang diakibatkan oleh edema paru. Contoh obatnya furosemide, HCT, dan lain sebagainya.

Demikianlah itu tadi penjelasan tentang pengertian CHF, Penyebab gagal jantung dan obat Chf (Congestive Heart Failure) atau gagal jantung. Semoga dapat menambah wawasan kita dalam urusan kesehatan. Jangan lupa shere untuk berbgai ilmu. Terimkasih.