Pengertian dan Cara Menghitung Denyut Nadi Normal [LENGKAP]

DENYUT NADI NORMAL – Manusia yang mempunyai denyut nadi normal pada umumnya menandakan bahwasanya kesehatan pada tubuhnya dalam keadaan baik dan sehat-sehat saja.

Itulah kenapa denyut nadi ini bisa dipakai untuk mengecek (Mendeteksi) keadaan kesehatan atau medis pada seseorang. Lalu, berapa nilai dari denyut nadi untuk orang dewasa, ibu hamil, anak-anak, dan lain sebagainya?

Untuk memahami nilai normal pada nadi ini sangat penting sekali, karena apabila kita menjumpai denyut nadi yang melebihi batas dari nilai normal, maka hal tersebut dapat menjadi penanda adanya masalah dalam kesehatan.

Nilai denyut nadi yang melebihi dari batas normalnya itu menandakan bahwa adanya masalah pada kesehatan pada tumbuh kita, misalkan seperti infeksi atau peningkatan resiko-resiko pada tubuh yang akan mendapati stroke, aritmia jantung, jantung koroner dan penyakit-penyakit lainnya.

Sedemikian pula dengan sebaliknya, apabila denyut nadi tersebut berdetak dibawah nilai normal pada biasanya, hal tersebut pun tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Contoh kecil, misalnya terdapat pada seseorang yang mempunyai tekanan darah rendah yang bisa membuatnya sering merasa lemas-lemas dan sering pingsan.

Masalah terpenting yang kita lakukan dan banyak juga yang dilupakan oleh orang-orang ialah mengontrol kesehatan melewati denyut nadi.

Untuk melakukan pengecekan dalam denyut nadi ini kita tak diperlukan untuk meminta bantuan kepada sang dokter, karena mengukur atau menilai denyut nadi ini merupakan salah satu hal yang mudah untuk dilakukan.

Mengukur detak denyut nadi ini bisa kita lakukan sendiri di rumah masing-masing asalkan kita mempunyai pengetahuan-pengetahuan tentang detak denyut nadi normal untuk mengetahui hasilnya.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit tentang denyut nadi normal dan akan membahas informasi-informasi lainnya pada tulisan dibawah ini.

Pengertian Denyut Nadi

denyut nadi normal
cloudinary.com

Apa itu denyut nadi? Denyut nadi adalah gelombang atau saluran nadi yang berdenyut atau berdetak dalam satu menit.

Pemompaan pada jantung ini mengakibatkan munculnya denyut atau detak nadi pada organ tubuh, apabila jantung tidak memompa maka denyut pada nadi pun yang ada pada tubuh kita ini tidak akan berdenyut.

Saluran darah pada pembuluh nadi yang akan kita raba detak denyut nadi-nya itu berada pada bagian bawah pergelangan tangan dan pada bagian leher, sehingga akan bisa lebih mudah lagi untuk dirasakkan dan diraba denyut-denyut nadi-nya.

Sebenarnya, untuk menilai atau mengukur denyut pada nadi yang akurat ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat khusus yaitu “elektrokardiograf” yang mana elektrokardiograf ini adalah alat khusus untuk pengukur denyut nadi.

Akan tetapi, melakukan pengukuran pada denyut nadi ini bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana sekali, bagaimana cara sederhana tersebut? Yaitu, mengukur dengan menggunakan kedua jari tangan kita.

Dan pengukuran denyut pada nadi dengan menggunakan tangan ini bukan hanya dilakukan pada pergelangan-pergelangan tangan saja, tetapi dapat dilakukan pada saluran-saluran nadi lainnya, seperti saluran nadi yang ada pada leher kita itu bisa di ukur dengan menggunakan kedua jari tangan kita.

Selain kita meraba detak denyut pada nadi yang ada pada organ tubuh kita, kita juga harus menghitung jumlah denyut-denyut yang berdetak dalam satu menit.

Detak Denyut Nadi Normal

Denyut nadi normal
globalherbal-solusi.blogspot.com

Denyut nadi yang normal pada setiap menit-nya bisa dihitung ketika seseorang sedang berada dalam keadaan istirahat, sedang santai, dan saat tidak ada aktivitas atau tidak sedang melakukan aktivitas apa-apa.

Dibawah ini akan ada nilai-nilai denyut nadi normal yang kita hitung dalam setiap menitnya:

  • Denyut nadi normal pada seorang bisa mengalami beberapa perubahan karena beriring-nya dengan perkembangan sistem sirkulasi pada bayi dan bertambahnya umur sang bayi.
  • Ukuran denyut nadi normal pada orang dewasa ini berdetak 55 sampai 75 kali dalam setiap menit-nya.
  • Ukuran denyut nadi normal pada seorang wanita dewasa ini berdetak dari 60 sampai 80 kali dalam setiap menit-nya.
  • Ukuran denyut nadi normal pada seorang ibu yang sedang mengandung atau hamil ini adalah 80 sampai 90 kali dalam setiap menitnya

Faktor yang Mempengaruhi Denyut Nadi Manusia

denyut nadi normal
eluniversal.com

Detak denyut nadi ini memiliki variasi-variasi tersendiri antara satu orang dengan orang-orang lainnya. Ternyata terdapat beberapa masalah yang mempengaruhi detak denyut pada nadi itu, masalah-masalah tersebut antara adalah:

Usia Atau Umur

Apabila dibandingkan dengan anak-anak atau orang yang sudah dewasa, seorang bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya ini akan mempunyai frekuensi atau gelombang nadi yang lebih tinggi.

Jenis Dari Kelamin

Pada umumnya seorang perempuan ini mempunyai denyut nadi yang kekuatan denyut nadi itu lebih tinggi dibandingkan dengan denyut nadi seorang laki-laki.

Berat Badan Seseorang

Penderita obesitas pada umumnya akan mempunyai kekuatan denyut pada nadi yang lebih tinggi, karena dengan tubuh yang lebih besar itu akan meningkatkan beban-beban cara kerja jantung untuk memompa darah yang ada pada tubuh.

Life Style atau Gaya Hidup

Life style atau gaya hidup seperti stress, atau terjadinya rasa trauma itu bisa mengakibatkan denyut nadi pada tubuh mengalami peningkatan.

Obat-Obatan yang Dikonsumsi

Ketika kita mengonsumsi obat-obatan tertentu bisa meningkatkan denyut pada nadi.

Kondisi Pada Kehesatan

Ada beberapa penyakit yang dapat meningkatkan frekuensi pada denyut nadi menjadi lebih tinggi, penyakit-penyakit tersebut adalah, penyakit jantung, diabetes atau tekanan darah tinggi.

Aktivitas Atau Kegiatan

Gelombang nadi juga bisa meningkat sesudah, melakukan kegiatan fisik, dan setelah melakukan kegiatan olahraga. Hal ini akan terjadi selama diri kita ini melakukan kegiatan, dan tubuh akan membutuhkan kadar oksigen lebih banyak lagi.

Kehamilan Seorang Wanita

Pada umumnya denyut nadi akan mengalami peningkatan yang lebih tinggi ketika sedang mengandung atau hamil, karena jantung ini akan memompa darah lebih banyak lagi supaya si janin yang sedang dikandung itu bisa berkembang dengan baik.

Kondisi Kedokteran Atau Medis Tergantung Dari Denyut Nadi

denyut nadi normal
deherba.com

Menurut kondisi dari seorang dokter, dua kondisi medis dibawah ini bisa dipakai untuk petunjuk apabila terdapat kelainan pada peranan atau fungsi jantung.

Takikardia

Takikardia adalah detak atau denyut jantung yang lebih cepat daripada detak-detak biasanya. Hali ini bisa mewujudkan sirkulasi yang sangat buruk dan persediaan darah yang tidak memenuhi kebutuhan pada bagian tubuh.

Maksimal-maksimal detak nadi pada tubuh ini sebanyak 120 kali dalam setiap menitnya, dan jika detak denyut nadi itu melibihi dari nilai tersebut, maka orang itu wajib yang namanya mendapatkan perhatian medis.

Bradikardia

Bradikardia ini adalah denyut jantung yang lambat atau lemah dibawah 60 dalam setiap menitnya. Hal ini merupakan keadaan yang normal untuk para atlet.

Denyut atau detakan nadi dibawah dari 50 dalam setiap menitnya ketika sedang keadaan istirahat itu masih termasuk kedalam golongan yang normal jika mereka tidak memiliki gejala-gejala seperti lelah, sesak dalam bernafas, sakit dada, lemah, dan yang terakhir palpitasi.

Cara Menghitung Denyut Nadi

hellosehat.com

Denyut nadi adalah suatu detak yang dihasilkan oleh pompa jantung yang mengalirkan darah dan masuk kedalam pembuluh nadi.

Nominal atau jumlah denyut nadi seseorang yang sehat dan sedang istirahat dari 70 sampai 80 kali dalam setiap menitnya.

Perhitungan-perhitungan detak atau denyut nadi seseorang yang sedang istirahat ini sebaiknya dilakukan ketika pagi hari sebelum diri kita melakukan kegiatan-kegiatan dalam bentuk fisik.

Berikut ini akan ada 4 cara untuk mengetahui dan menghitung denyut nadi tersebut, diantaranya:

1. Radial Pulse Rate

Menyentuh dengan memakai kedua ujung jari dari tangan kita ke pembuluh nadi kearah distal pada bagian pergelangan tangan, kemudian rasakan lah denyut-denyut yang dihasilkan olah nadi, lalu hitung denyut nadi tersebut selama 30 detik. Setelah menemukan hasilnya, maka hasil tersebut dikalikan 2 untuk hasil dalam setiap menit-nya.

2. Cortoid Pulse Rate

Sentuh lah daerah leher pada bagian bawah telinga dan bagian bawah rahang dengan menggunakan kedua jari kalian, ketika menyentuh bagian-bagian tersebut jangan menekan terlalu kuat, apabila kita menekan pada pembuluh nadi bisa mengakibatkan hambatan-hambatan pada kerja jantung.

Setelah kalian menaruh kedua jari kalian kepada pembuluh nadi yang ada dileher dan dibawah rahang, maka hitung lah denyutan nadi tersebut selama 30 detik, apabila sudah menemukan hasilnya, maka hasil hitungan tersebut dikalikan menjadi 2 untuk hasil dalam setiap menitnya.

 3. Stethoscope Heart Rate

Tempelkan lah tandan pendengaran pada lubang telinga, dimana ujung tandan itu menghadap keluar dan letakkan dataran bulat pada posisi ditengah bawah pada bagian sebelah kiri dada, dan rasakan denyut-denyut yang dihasilkan, kemudian hitung lah denyutan tersebut selama 30 detik, jika sudah menemui hasilnya maka dikalikan menjadi 2 untuk hasil akhir dalam setiap menitnya.