Deteksi Gangguan Jin

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamualaykum warrahmatullahi wabarakatuh.

Semoga keberkahan dan keselamatan selalu bersama kita. Dan semoga kita selalu terjaga dari godaan syaitan yang terkutuk.

Saat ini sudah banyak masyarakat Indonesia yang sadar kalau penyebab penyakit tidaklah sebatas dipengaruhi oleh virus ataupun bakteri saja. Mereka menyadari bahwa ada banyak penyakit yang disebabkan di luar dari kedua hal itu, yakni penyakit yang disebabkan oleh gangguan jin pada tubuh manusia.

Kalau kita telusuri, banyak hadits-hadits yang menceritakan bahwa gangguan jin terjadi pada masa nabi. Bahkan nabi Muhammad SAW pun pernah terkena gangguan jin.

Lantas bagaimana cara kita mengidentifikasi penyebab dari penyakit yang kita derita? Bagaimana cara kita tahu bahwa penyebab penyakit kita tersebut disebabkan gangguan jin?

Atas dasar pertanyaan itu lah, kali ini kami akan memberikan penjabaran kepada Anda tentang bagaimana cara mendeteksi penyakit yang disebabkan oleh gangguan jin.

Baik, mari kita mulai.

Hal-hal yang Perlu Dipahami Terkait Permasalahan Gangguan Jin pada Tubuh Manusia

Sebelum kami menjelaskan kepada Anda tentang cara mendeteksi gangguan jin, ada beberapa hal yang perlu Anda pahami, yakni:

Pertama: Semua permasalahan yang terjadi pada kondisi kita saat ini merupakan akumulasi dari (kesalahan) masa lalu kita. Entah itu disengaja ataupun tanpa disengaja.

Seperti halnya jika Anda pernah melakukan ritual adat yang terdapat unsur-unsur kesyirikan, maka itu adalah sebuah kesalahan. Dan jin akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui celah (kesalahan) yang kita perbuat.

Kedua: Masuknya jin pada tubuh Anda tidak terbatas pada celah atau kesalahan yang Anda lakukan saja. Yakni jin bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui garis keturunan atau dalam istilah disebut nasab dan kasab.

Misal orangtua fulan dulu pernah mempelajari suatu ilmu yang mengandung kesyirikan atau kesalahan, seperti kanuragan, perdukunan, dll maka jin akan masuk ke dalam tubuh orang tua fulan. Kemudian ketika orang tua fulan meninggal maka jin tersebut bisa saja masuk (diturunkan) kepada si fulan meski si fulan tidak tahu menahu dengan persoalan tersebut.

Ketiga: Masuknya jin pada tubuh Anda bisa pula terjadi karena faktor lingkungan di masa lalu. Yakni jin tersebut sengaja dikirim oleh orang lain untuk masuk dan menyakit Anda.

Misal Anda dulu berada dilingkungan bisnis yang ketat. Kemudian ada pesaing anda (yang licik) mengirimkan jin kepada Anda, maka hal tersebut bisa menyebabkan jin masuk ke tubuh Anda. Hal ini dikenal dengan istilah jin kiriman.

Teknis Menghilangkan Jin dari Tubuh Manusia

Kami akan memberikan Anda check-list agar bisa mendeteksi apakah di dalam tubuh Anda terdapat jin atau tidak. Tapi sebelum itu kami ingin memberi gambaran besar tentang teknis menghilangkan jin dari tubuh manusia. Kalau hanya mendeteksi saja lantas apa gunanya, iya kan?

Baik, secara garis besar terdapat tiga langkah cara menghilangkan jin dari tubuh manusia, yakni:

  1. Mengidentifikasi sumber masalah, pada tahap ini kita akan mengisi check-list, mendata keluhan serta bagian-bagian tubuh mana yang sering terjadi masalah.
  2. Menghilangkan masalah, pada tahap ini kita keluarkan jin dari tubuh kita dengan tazkiyatun nafs dan ruqyah.
  3. Memperbaiki diri, pada tahap ini kita berkomitmen untuk menjauh dari hal-hal yang menjadi celah (hal yang diharamkan agama) bagi para jin masuk ke dalam tubuh kita. Sehingga ke depan kita bisa lebih terhindar dari gangguan mereka.

Mengidentifikasi Gangguan Jin

Kami akan membagi cara mengidentifikasi gangguan jin ke dalam dua buah check list. Yakni check list pertama, yang bertujuan untuk mengedentifikasi gangguan jin berdasarkan hal-hal yang anda rasakan. Dan check list kedua, yang bertujuan untuk mengedentifikasi gangguan jin berdasarkan hal-hal salah yang anda ataupun keluarga lakukan. Mari kita mulai.

Check List Pertama (1)

Check list ini berisi keluhan-keluhan yang biasanya dirasakan oleh orang yang tubuhnya dihinggapi jin. Untuk itu, anda bisa langsung memberikan tanda (check list) pada hal-hal yang sesuai dengan keluhan anda.

Misal, dalam bagian gangguan jin berdasarkan fisik tertera “Pusing pada bagian kepala (sebagian ataupun keseluruhan) atau leher terasa berat(kaku)” maka jika anda benar mengalami hal di atas, anda bisa langsung memberikan tanda pada bagian itu. Mari kita mulai. Ingat! lakukan lah dengan jujur agar hasil check list ini bisa maksimal.

Mengidentifikasi Gangguan Jin Berdasarkan Gangguan pada Fisik

  • Terasa nyeri, panas, ataupun berat pada bagian-bagian sendi tertentu.
  • Pusing pada bagian kepala (sebagian ataupun keseluruhan) atau leher terasa berat (kaku).
  • Terasa sesak ataupun panas di bagian dada.
  • Cepat lesuh, letih ataupun melemah pada saat melakukan: aktifitas kerja, ibadah dan kebaikan-kebaikan lainnya.
  • Terasa sakit pada perut ataupun ulu-hati.
  • Jantung sering terasa seperti ditusuk, berdebar keras atau tidak teratur walaupun dalam kondisi normal.
  • Mengalami gangguan sekitar rahim atau prostat.
  • Sulit mendapatkan keturunan.
  • Mengalami gangguan pada area ginjal.
  • Pandangan mata terasa kabur.
  • Sering mengalami kedutan -pada beberapa tempat- dalam waktu cukup lama dan dengan frekuensi cepat.
  • Mendengkur keras ketika tidur ataupun mengesek-gesekan gigi -hingga timbul suara kreot-kreot – pada saat anda tidur.
  • Memiliki kemampuan fisik di luar kemampuan rata-rata manusia normal
    Dan lain sebagainya.

Mengidentifikasi Gangguan Jin Berdasarkan Gangguan pada Pikiran ataupun Jiwa

  • Mudah ataupun sering marah dan tersinggung.
  • Sering bingung dan sulit berkonsentrasi.
  • Sering bermimpi yang menakutkan ataupun yang tidak menyenangkan.
  • Sering merasa ditindih sesuatu yang berat (jawa: kelindihen) pada saat tidur.
  • Sering bermimpi bertemu orang yang sama, baik bertema menakutkan ataupun menyenangkan.
  • Sering mengigau dan bicara sendiri.
  • Dorongan kuat untuk melakukan hal maksiat secara berulang-ulang.
  • Sering merasakan takut, resah, gelisah, sedih ataupun minder.
  • Tidur yang tidak seimbang, baik sulit tidur maupun terlalu banyak tidur.
  • Malas dalam melakukan aktifitas kebaikan.
  • Sering berprasangka buruk dan was-was.
  • Sering merendahkan orang lain, baik dalam ucapan maupun tindakan.
  • Sering mendegar bisikan-bisikan hati yang mendorong untuk melakukan kejahatan dan tindakan yang mencelakakan.
  • Sering merasa diikuti, diawasi ataupun didampingi.
  • Pernah ataupun sering mendengar suara letusan di atas rumah (atau wilayah sekitar rumah) khususnya pada malam hari.
  • Sering bisa menebak peristiwa yang pernah ataupun akan terjadi.
  • Mampu untuk melihat, mendengar ataupun mencium suatu hal (makhluk, aroma ataupun benda) yang umumnya tidak mampu diidentifikasi orang lain.
  • Resah, takut ataupun marah dengan pembicaraan-pembicaraan seputar ruqyah.
  • Dan lain sebagainya.

Mengidentifikasi Gangguan Jin Berdasarkan Gangguan pada saat Ibadah

  • Sering lupa dengan jumlah roka’at pada waktu sholat.
  • Terasa berat ataupun mengantuk pada saat berdzikir, membaca dan mendengarkan Al Qur’an, ataupun saat mendengarkan kajian agama.
  • Sering sulit bangun pagi (shubuh).
  • Sering batal ketika berwudhu.
  • Sering merasakan was-was atau keraguan pada saat berwudhu, mandi janabah dan sholat.
  • Sering terasa berat, sulit ataupun sakit pada saat menjalankan ibadah ramadhan.
  • Dan lain sebagainya.

Mengidentifikasi Gangguan Jin Berdasarkan Gangguan pada Aktifitas-aktifitas berikut:

  • Sulit dalam hal rizki dan sering gagal dalam menjalani usaha.
  • Sulit mendapatkan jodoh.
  • Dijauhi dan dibenci oleh rekan.
  • Dan lain sebagainya.

Mengidentifikasi Gangguan Jin Berdasarkan Gangguan pada Benda-benda Sekitar Rumah

  • Sering mengalami kerusakan pada benda bermesin (mobil, motor, mesin pabrik dsb.)
  • Suasana rumah terasa angker dan magis.
  • Rumah sering dimasuki tikus ataupun ular, serta sering terdapat serangga dalam jumlah tak wajar.
  • Terdapat pohon yang tidak bisa ditebang.
  • Genteng rumah sering mengalami kebocoran di tempat-tempat tertentu walaupun anda merasa sudah memperbaiki tempat itu.
  • Dan lain sebagainya.

Check List Kedua (2)

Check list ini berisi kesalahan-kesalahan yang -sering kali- mengundang jin pada tubuh ataupun rumah anda, seperti: kesyirikan, kesalahan dalam beribadah dan lain sebagainya.

Jika anda merasa di salah satu check list terdapat hal yang pernah anda lakukan, baik itu sudah tidak dilakukan ataupun masih dilakukan. Maka anda bisa langsung mengisi check list tersebut. Sebagai catatan kalau kita akan memisahkan check list kedua ini kedalam dua bagian, yakni: kesalahan internal dan eksternal.

Yang dimaksud kesalahan internal adalah kesalahan-kesalahan yang anda ataupun keluarga anda lakukan sendiri. Ya, seperti yang kami sudah katakan di awal bahwa masuknya jin ke dalam tubuh manusia bisa melalui garis keturunan (nasab) maupun keluarga (kasab).** Baik mari kita mulai

Check List Kedua: Internal

  • Penangkal atau pagar-pagar ghaib yang ditanam di area rumah sebagai penjaga.
  • Memiliki jimat/rajah/wifiq/haikal yang digantungkan ataupun dipasangkan di rumah/kantor/tempat usaha.
  • Memiliki jimat/rajah/wifiq/haikal, baik yang dituliskan di badan ataupun yang diletakan pada benda, seperti: rompi, sapu tangan, pulpen, peci, dompet dll.
  • Memiliki benda-benda mistis, seperti: batu cincin, benda antik dan kuno, senjata pusaka, senjata tradisional, guci (yang tidak terpakai dan hanya sekedar pajangan), lusikan mahkluk bernyawa, patung, topeng dsb. Ataupun tasbih yang digunakan untuk dzikir/wirid yang tidak sesuai syari’at.
  • Amalan yang tidak sesuai syari’at, yakni tidak pernah diajarkan nabi Muhammad saw karena tidak ada dalil resmi yang bisa dipertanggungjawabkan. Hal ini bisa berupa: dzikir ataupun wirid, sholawat, do’a yang diwiridkan (diulang-ulang) dengan bilangan yang ditentukan dengan khasiat (fadillah) tertentu yang tidak ada keterangan shohih secara ilmu keagamaan.
  • Melakukan pengobatan dengan cara yang dilarang syari’at.
  • Menggunakan ilmu hypno (terapi, parenting, teaching, marketing dsb) ataupun teknik-teknik lain yang terkait dengan konsentrasi pikiran alam bawah sadar, kekuatan otak, dsb.
  • Pernah membunuh ular di dalam rumah.
  • Membuang air panas ataupun benda berat tanpa membaca basmallah.
  • Memiliki ruangan yang pengap, lembab, kurang cahaya dan sirkulasi udara.
  • Pernah ataupun masih terlibat dalam aktifitas ekonomi yang ribawi dan yang menyalahi syari’at, seperti: perjudian, prostitusi, menipu dsb.

Check List Kedua: Eksternal

  • Terkena ataupun termasuk dalam kelompok sihir, seperti: pelet, santet, tenun atau teluh, sirep ataupun gendam.
  • Terkena ‘ainull-hasad (pandangan jahat) ataupun nafsull-hasad (jiwa yang jahat).
  • Dijadikan sasaran tumbal atau persembahan.
  • Dan lain sebagainya.

Leave a Comment