Eosinofil, Penjelasan dan Penyakit yang Diakibatkan

EOSINOFIL adalah  salah satu bagian dari Granulosit yang memiliki tiga inti (polynucleair). Ketiga polynucleair tersebut yaitu sel neurotofil, sel basofil, dan sel eosiofil yang juga sering disebut dengan nama mikroflag.

Untuk lebih jelasnya mari kita jabarkan satu demi satu bagian pembentuk sel darah putih ini.

Granutosit

eosinofil- Granutosit
slideplayer.biz.tr

Granutosit adalah lekosit dengan butiran (granula) di permukaannya, yang memiliki beberapa ini (polynucleair) yaitu sel neurotofil, sel basofil, dan sel eosiofil.

Sel Neutrofil

Sel Neutrofil
fidiannurul.wordpress.com

Sel neutrofil adalah sel kecil dengan inti dan butir-butir kecil, di dalamnya terdapat dua enzim lysozyme dan collagenase serta lactoferrin, suatu protein antibakterial.

Jangka waktu pemasakannya dalam sum-sum tulang adalah 10 hari, tetapi dalam darah hanya beredar selama 6-8 jam.

Fungsi utamanya adalah mencaari/mendeteksi dan memusnahkan kuman, fungi, dan sel-sel cacat atau mati. Kuman-kuman ini kemudian akan dilarutkan melalui jalan fagositosis. Neutrofil ditarik ke lokasi infeksi atau peradangan oleh chemotaxis. 

Pada proses fagocytose, neutrofilnya sendiri mati dengan melepas zat-zat limfokin, yang mengaktivasi makrofag.

  • Lakoferin (dalam granula) yang dibentuk oleh neutrofil, adalah suatu glikoprotein yang bekerja bakterial dengan jalan menikat besi yang diperlukan kuman untuk tumbuh.

    Lakoferin terdapat dalam air mata, liur, lendir bronchi, air susu ibu dan empedu dengan fungsi mencegah infeksi kuman.

  • Agranulositosis adalah gangguan dimana jumlah granulosit, khususnya neutrofil, menurun sampai praktis nihil. Pada neutopeni jumlah neutrofil adalah kurang dari 1,5 miliyar/liter.

    Kedua gangguan berdasarkan supresi sumsum tulang, yang dapat disebabkan antara lain oleh infeksi kuman atau virus secara auto-imun atau bawaan (congenital), misalnya pada orang kulit hitam.

    Begitu pula obat-obat tertentu dapat mengakibatkan efek berbahaya ini, antara lain sulfonamida, sitostatika, obat anti nyeri metamizol, psikofarmaka klozapin dan miaserin. Bila gejalanya seperti sakit tenggorokan, demam, dan stomatitis muncul, penggunaan obat harus segera di hentikan.

Sel Eosinofil

esinofil
pngget.com

Sel esinofil adalah sedikit lebih besar daripada neutofil dan mengandung butir-butir besar dengan enzim dan asam-amino arginin.

Sel-sel ini berperan pada respons alergi atopis (reaksi IgE-antigen) dan pada pemusnahan parasit (cacing protoza). Sel ini terutama terdapat di jaringan yang berdekatan dengan proses peradangan, dan hanya sedikit dalam darah.

  • Eosinofilia adalah gangguan, pada jumlah sel eosinofil melebihai 0,4 milyar/liter. Peningkatan ini dapat disebabkan antara lain oleh infeksi cacing, gangguan alergi (hay fefer) dan kulit (ekzema, urticaria). Bisa juga oleh penyakit-paru (asma, COPD) atau kanker (leukemia, Hodgkin).

Sel Basofil

eosofil- basofil
sosvet.cz

Sekl basofil memiliki inti yang sama dengan eosinofil, tetapi granulanya berwarna hitam. Sel ini terdapat dalam darah dan sebagai mastcells (mastocyt) dibanyak jaringan.

Butirnya berisi histamin, heparin, serotonin, dan enzim-enzim yang dilepaskan bila IgE (regin) bereaksi dengan antigen khas. Sel basofil memegang peran pada reaksi peradangan.

Eosinofil Tinggi 

eosofil tinggi
themindfuel.com

Eosinofil Tinggi pada darah disebut dengan eosinofilia. Eosinofilia bukanlah sebuah penyakin, akan tetapi merupakan sebuah respon tubuh kepada suatu penyakit yang sedang mulai menjangkit tubuh.

Peningkatan jumlah eosinofil dalam darah umumnya memperlihatkan respon yang ideal kepada sel-sel tidak normal, parasit atau bahan-bahan penyebab respon alergi (alergen).

Meski LED (laju endap darah) yang tinggi adalah tanda adanya infeksi kronis yang terjadi dalam tubuh Anda, akan tetapi tidak mampu menampilkan penyebab infeksinya, sebagai tanda saja.

Situasi Alergi atau infeksi oleh parasit (cacing, dan lainnya) hanya menjadi tanda yang menyebabkan peningkatan eosinofil dan LED.

Ketika Anda memiliki tingkat eosionofil yang tinggi dalam darah Anda, sel-sel ini dapat bergerak hampir saat itu juga ke lokasi peradangan, yang menciptakan kekacauan lebih parah.

Banyak penelitian telah mendokumentasikan bahwa eosinofil memiliki hubungan dalam menyempitkan jalan udara dan kerusakan jaringan dalam paru-paru.

Ketika paru-paru penderita asma dibiopsi setelah meninggal, selalu terdapat sejumlah besar infiltrasi eofinofil dan kerusakan yang diakibatkan pada dinding mukosal.

Jika tingkat eosinofil Anda tinggi, asma Anda kemungkinan besar akan menjadi sangat aktif, dan jaringan paru-paru Anda akan mengalami peradangan dan rusak.

Tingkat eosinofil dalam darah sering diukur dalam tes darah rutin, tetapi tes ini sama sekali berbeda. Tes ini akan memeriksa jumlah eosinofil aktif yang dapat dengan seketika melepaskan kandungannya, yang akan menyebabkan kerusakan peradangan besar.

Penyebab Eosinofil Tinggi

Penyebab Eosinofil Tinggi
pop.h-cdn.co

Beberapa faktor-faktor penyebab eosinofil tinggi diantaranya:

  1. Obat-obatan, seperti kortikosteroid dan epinefrin
  2. Anemia hemolitik yang meliputi anemia sel sabit
  3. Penyakit hodgkin dan limfoma non hodgkin
  4. Infeksi seperti infeksi sinus atau infeksi kandung kemih
  5. Peradangan akibat luka bakar, ruam kulit, atau kerusakan jaringan lain
  6. Leukemia limfositik akut
  7. Myelogenous leukemia akut
  8. Reaksi alergi
  9. Leukemia limfositik kronisPenyakit radang usus
  10. Campak
  11. Myelofibrosis
  12. Infeksi oleh bakteri
  13. Infeksi oleh virus
  14. Stres fisik atau emosional
  15. Polisitemia vera
  16. Kehamilan
  17. Rheumatoid arthritis
  18. Merokok
  19. Tuberkulosis
  20. Batuk rejan

Demikianlah pembahasan mengenai esioniofil, semoga bermanfaat untuk Anda.