Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengobati Gastritis

GASTRITIS ADALAH – Ada beberapa penjelasan tentang arti dari gastritis. Pada intinya, gastritis adalah kondisi yang menyebabkan peradangan yang terjadi pada dinding lambung. Pembahasan tentang pengertian gastritis, gastritis kronis, dan gastritis erosif akan dibahas pada artikel ini.

Pengertian Gastritis Adalah

Pengertian Gastritis Adalah
shavana.com

Pengertian gastritis menurut Blaser Kuipers, pengarang buku Penyakit Peptik Asam adalah sebuah gejala (bukan penyakit) yang disebabkan beberapa faktor seperti stres, konsumsi alkohol, atau obat-obatan lainnya yang menyebabkan peradangan dan rasa nyeri pada lambung.

Menurut Dr Jessica, gastritis adalah sebuah kondisi iritasi, pengikisan, atau peradangan yang terjadi pada dinding lambung. Orang yang menderita gastritis biasanya ditandai dengan rasa mual, sakit perut, cegukan, perut kembung, dan hilangnya nafsu makan.

Sebelum membahas gastritis lebih jauh, mari pelajari fungsi lambung terlebih dahulu. Fungsi lambung secara umum adalah sebagai berikut:

  • Mengubah protein menjadi peptone
  • Membekukan susu dan kasein untuk dikeluarkan
  • Tempat pertama untuk mencerna lemak

Secara etimologi, gastritis adalah inflamasi/peradangan lambung. Berasal dari 2 kata bahasa Yunani, yaitu gastro yang artinya lambung/perut dan itis yang artinya peradangan/inflamasi.

Menurut J. Charlene, gastritis adalah peradangan lokal pada mukosa lambung yang disebabkan oleh bakteri.

Menurut seorang patofisiologi bernama Price Sylvia, gastritis adalah keadaan peradangan pada mukosa lambung yang bersifat, kronis, akut, lokal atau difus.

Penyebab Gastritis

drjulissa.wordpress.com

Gastritis dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Anemia pernisosa
  • Efek samping obat sejenis ibuprofin dan aspirin
  • Infeksi bakteri dan firus
  • Infeksi bakteri jenis H. pylori
  • Efek mengkonsumsi minuman mengandung alkohol
  • Muntah kronis
  • Penyalahgunaan obat terlarang, hingga penyakit AIDS
  • Reaksi autoimun
  • Jadwal makan yang tidak teratur
  • Konsumsi minuman dan makanan seperti kopi, makanan asam, pedas, dan makanan mengandung gas (buncis, ubi, dan kol)

Satu hal yang harus di ingat adalah, dinding lambung akan terus menipis bersamaan dengan bertambahnya usia seseorang. Dengan demikian, orangtua akan cenderung lebih rentan terkena gejala gastritis.

Gejala Gatritis

Gejala Gatritis
dailydex.wordpress.com

Gastritis biasanya ditandai dengan munculnya gejala-gejala berikut ini:

  • Muka lemas dan pucat
  • Mual hingga menyebabkan muntah
  • Meningkatnya suhu tubuh
  • Keluarnya keringat dingin
  • Sering bersendawa, terutama ketika lapar
  • Menurunnya nafsu makan

Jika anda menderita gejala di atas, maka bisa jadi itu merupakan salah satu indikasi gastritis. Lalu bagaimana cara mengobatinya? Silahkan lanjutkan membaca ke pembahasan selanjutnya.

Cara Mengobati dan Mencegah Gastritis

Cara Mengobati dan Mencegah Gastritis
jscms.jrn.columbia.edu

Terdapat beberapa obat yang dapat digunakan juga anda sudah terkena gastritis. Berikut ini beberapa contoh obat yang biasanya disarankan dokter untuk penderita gastritis:

  • Obat antasida,  antasida sangat sering digunakan karena dapat meredakan rasa nyeri pada lambung secara cepat. Obat ini khusus untuk usia di atas 12 tahun. Kecuali ada resep dokter khusus.
  • Obat antibiotik, jenis antibiotik yang biasanya digunakan untuk gastritis adalah metronidazole, clarithomycin, dan amoxicillin. Obat tersebut dikhususkan bagi penderita gastritis yang terkena infeksi disebabkan bakteri.
  • H2 blocker, obat penghambat histamin 2. Salah satu contoh obat jenis H2 blocker adalah ranitidine. Obat tersebut berfungsi menurunkan produksi asam pada lambung sehingga dapat menghilangkan gejala gastritis.
  • PPI (obat penghambat pompa proton). Salah satu jenis obat PPI adalah omeprazole. Obat tersebut merupakan jenis yang hampir sama dengan H2 blocker. Akan tetapi cara kerjanya lebih efektif di dalam tubuh.
  • Sarang semut, selain untuk gastritis sarang semut juga bermanfaat menghilangkan benjolan pada tubuh.

Gastritis Kronik

Gastritis Kronik
flickr.com

Gastritis kronis merupakan peradangan pada lambung yang sudah terjadi dalam jangka waktu tahunan. Hal ini terjadi karena penderita gastritis tidak segera mengobati ketika terjadi gejala awal.

Hal ini menyebabkan gejala gastritis semakin kronis dan tidak mudah untuk disembuhkan. Di sinilah bukti bahwa lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Terdapat 2 jenis gastritis kronis, pertama adalah tipe A. Gastritis kronis tipe A ini biasanya menyebabkan anemia pernisiosa dengan persentase mencapai 20%.

Gastritis kronis juga dapat disebabkan oleh bakteri H pylori (helycobacter pylori). Bakteri tersebut termasuk bakteri gram negatif yang menyebabkan radang kronis.

Gastritis kronik dibagi menjadi 2:

  • Gastritis kronik tipe A, yaitu jika dapat menghasilkan imun sendiri.
  • Gastritis kronik tipe B, yaitu gastritis gronik yang disebabkan oleh H pylori yang menyebabkan ulkus pada dinding lambung.

Gastritis Akut

Gastritis Akut
kolumbus.fi

Gastritis akut biasanya disebabkan oleh konsumsi obat-obatan dan minuman beralkohol. Selain itu penyebab akut gastritis adalah makanan panas, pedas, asam, serta disebabkan oleh stres.

Penderita gastritis akut biasanya merasakan gejala mual hingga pendarahan. Pendarahan yang berhenti dalam waktu singkat menandakan gejalanya tidak terlalu parah. Akan tetapi, jika pendarahan tidak kunjung berhenti, hal ini dapat mengancam pasien.

Pendarahan yang terjadi adalah pendarahan saluran cerna bagian atas atau SCBA. Terjadinya pendarahan tersebut biasanya diikuti dengan rasa sakit pada tenggorokan.

Jika terjadi pendarahan yang berkelanjutan, maka disarankan untuk segera menghubungi dokter untuk mendapat penanganan serius. Biasanya pasien gastritis akut akan diperiksa menggunakan rontgen, angiografi, hingga analisa gaster.

Gastritis akut dibagi menjadi 2:

  • Gastritis endogen akut, merupakan gastritis yang disebabkan kelainan pada badan (di dalam tubuh).
  • Gastritis eksogen akut, disebabkan oleh faktor luar seperti konsumsi bahan kimiaseperti kafein lada, rokok, alkohol, lisol, steroid, obat analgetik, aspirin dosis rendah penyebab merosi pada mukosa lambung, dan mekanis iritasi bakterial.

Leave a Comment