Gejala Asam Urat | Ciri-ciri dan Penyebabnya

GEJALA ASAM URAT – Asam urat kini sudah murupakan “penyakit” yang umum kita jumpai, terutama dikalangan usia di atas 40 tahun.

Namun, karena obat pengkal asam urat bebas resep sering dipromosikan lewat layar kaca, sebagian penderitanya menganggap problem asam urat tidak segawat serangan stroke atau jantung.

Serangan asam urat bisa terjdi tiba-tiba di tengah malam atau mucul sebagai rasa agak nyeri yang makin lama makin menjadi-jadi, gejala asam urat terkadang tidak nampak pada penderitanya.

Serangan Asam Urat

gangguan asam urat
ilustrasi serangan gangguan asam urat | WallpaperSafari.com

Asam urat adalah sampah yang dihasilkan dari metabolisme normal dari pencernaan protein (terutama dari hati, daging, ginjal dan beberapa jenis sayuran seperti kacang dan buncis) atau dari penguraian senyawa purin (sel tubuh yang rusak), yang seharusnya akan dibuang melalui ginjal, keringat atau geses.

Senyawa ini susah larut dalam air, akan tetapi, di dalam plasma darah senyawa ini beredar sebagai senyawa natrium urat, bentuk garamnya terlarut pada kondisi pH atau keasaman basa di atas tujuh.

Karena itu, persendian bisa terserang asam urat berkali-kali karena produksinya berlebihan. Atau gangguan asam urat ini bisa terjadi diakibatkan kondisi ginjal yang kurang baik, atau juga dikarenakan peningkatan kadar asam urat di dalam darah sudah berlebihan yang disebut sebagai hiperurisemia (hyperuricemia).

Kadar asam urat normal dalam darah rata-rata adalah antara 3 -7 mg/ml, dengan perbedaan untuk pria 2,1 – 8,5 mg/dl dan wanita 2,0 – 6,6 mg/dl.

Untuk orang-orang tua, kadar tersebut dirasa sedikit lebih tinggi. Gangguan asam urat terjadi bila kadar tersebut sedikit lebih tinggi yaitu mencapai lebih dari 12 mg/dl.

Bagaimana terjadinya radang tersebut?. Bagi orang penderitanya, asam urat dalam  darah akan mengendap di sendi sebagai kristal berbentuk jarum.

Kristal itu akan dianggap sebagai benda asing oleh tubuh, sehingga sistem imunitas melepaskan Ig G yang memanggil pasukan sel darah putih untuk menumpas “benda asing” tersebut.

Akibatnya terjadilah penggumpalan (kristal) yang mengakibatkan pembengkakan yang mengganjal atau mencederai sendiri, hal ini yang menyebabkan rasa nyeri pada penderitanya.

Serangan gejala asam urat umumnya terjadi secara tiba-tiba (acute attack) tanpa disertai dengan gejala sebelumnya, dan dimulai pada malam hari, dengan lokasi utama pada sendi ibu jari kaki (big toe joint). 

Bisa juga mengenai lutut, tumit, pergelangan tangan dan kaki, siku dan jaringan tangan. Karena itu, terjadinya asam urat dikenal ada empat tahap gout :

  • Asymptomatic (tanpa gejala). Pada fase ini kelebihan asam urat yang dialami belum membutuhkan pengobatan khusus, akan tetapi, penderitanya harus sadar diri untuk menurunkan kadar asam urat tersebut dengan melakukan perubahan pola makan atau gaya hidup.
  • Akut. Pada tahap ini, gejala asam urat mucul tiba-tiba dan biasanya menyerang satu atau beberapa persendian. Sakit yang dirasakan penderita sering dirasakan di malam hari, dan rasanya berdenyut-denyut atau nyeri seperti ditusuk jarum.Persendian yang diserang tampak meradang, merah, terasa panas dan lunak. Rasa sakit pada persendian tersebut mungkin berkurang dalam beberapa hari, tapi bisa muncul kembali pada interval yang tidak tertentu.Serangan susulan biasanya berlangsung lebih lama.

    Pada beberapa penderitanya, gejala asam urat berlanjut menjadi artritis gout yang kronis, sedang di lain pihak, banyak pula yang tidak mengalaminya lagi.

  • Interkritikal. Pada tahap ini, gejala asam urat yang dialami oleh penderita mengalami serngan berulang yang tidak menentu.
  • Kronis. Tahap ini, gejala asam urat yang terjadi pada penderita yaitu massa kristal asam urat (tophi) menumpuk di berbagai wilayah jaringan lunak tubuh penderita.

Gejala asam urat yang dapat berakibat terjadinya peradangan sendi tersebut, asam urat bisa terjadi karena cedera ringan akibat memakai sepatu yang tidak sesauai dengan ukuran kaki.

Selain itu, terlalu banyak makan makanan yang mengandung senyawa purin (seperti jeroan), tekanan batin (stress), mengkonsumsi alkohol, infeksi atau efek samping dari obat-obatan tertentu (diuretika) juga dapat menimbulan terjadinya gejala asam urat.

Sasaran Utama Asam Urat

sasaran gangguan asam urat
sasaran gangguan asam urat | truweight.in.jpg
  1. Ibu jari
    Hampir 90% serangan pertama asam urat adalah pada sendi ibu jari (jempot), terutama pada kaki.
  2. Ujung jari
    Kristal asam urat (tophi) menykai daerah yang bersuhu dingin seperti ujung jari tangan dan kaki.
  3. Sendi lutut dan pergelangan kaki
    Asam urat sering menyerang sendi lutut dan pergelangan kaki.
  4. Retina mata
    Pengendapan asam urat menyebabkan gaguan penglihatan.
  5. Daun telinga
    Kristal asam urat sering mengendap di daun telinga, mementuk benjolan putih yang mirip dengan jerawat.
  6. Saluran cerna
    Asupan makanan tinggi purin menjadi penyebab utama dari serangan asam urat.

Peneyebab dan Gejala Asam Urat

Peneyebab dan Gejala Asam Urat
sportsmedicinebayarea.org.jpg

Penyebab utama penyakit asam urat atau gout adalah meningkatnya dasar asam urat dalam darah atau hiperurisemia.

Hiperurisemia dibagi menjaid dua jenis, yaitu hiperurisemia primer yang tidak diketahui penyebabnya dan hiperurisemia sekunder yang diketahui penyebabnya, seperti kelainan glikogen dan ginjal.

Pada umumnya, asam urat sebagai hasil dari pemecahan sel yang terdapat dalam darah terjadi karena tubuh secara berkesinambungan memecah dan membentuk sel yang baru.

Ketika ginjal tidak sanggup mengeluarkan melalui kandung kemih, kadar asam urat darah pun meningkat. Selain itu, tubuh yang dapat membuat asam urat dalam jumlah sangat tinggi akibat adanya abnormalitas suatu enzim atau serangna suatu penyakit.

Sementara itu, jika diruntu dari sisi patrofisiologi, penyebab peningkatan asam urat dalam darah bisa dilihat dari produksi asam urat yang berlebihan karena semakin tingginya asupan makanan yang mengandung purin;.

Pembuangan asam urat yang berkurang akibat penurunan proses sekresi, filtrasi, absorbsi, dan reabsorbsi; serta kombinasi antara produksi asam urat yang berlebihan dan pembuangan yang berkurang akibat kuranganya enzim glukose-6-fodfatase dan konsumsi alkohol yang berlebihan.

Gejala asam urat datang tiba-tiba dan tidak terduga. Gejala asam urat yang biasa terjadi adalah nyeri disatu atau beberapa sendi yang pada malam hari akan semakin tersa. Terkadang persendian menjadi bengkok, kulit menjadi merah atau kegunguan, dan tampak mengkilap.

Gejala-gejala ini pada akhirnya bisa mempengaruhi sendi di dasar ibu jari kaki dan kadang-kadang terasa di telapak kaki, pergelangan kaki dan kadang-kadang terasa di telapak kaki, pergelangan kaki, sikut, lutut, serta pergelangan tangan.

Pada persendian bagaian tepi, seperti telingan, panggul, tulang belakang, dan bahu, bisanya akan terbentuk kristal.

Gejala asam urat lainnya berupa demam, dingin, dan detak jantung cepat. Penderita yang baru mengalami serangan asam urat, biasanya hanya berlangsung beberapa hari.

Serangna bisa hilang begitu saja, tetapi bisa juga berkembang jika tidak segera diobati. Gejala asam urat yang berat, yakni berkumpulnya asam urat yang terus-menerus di bagian persendian dan otot.

Hal ini bisa menyebabkan perubahan bentuk di bagaian tubuh tertentu, seperti di daun telingan, bagian punggung lengan, bagaian samping mangkuk sendi lutut, tau tendong belakang pergelangan kaki.

Jumlah sendi yang meradang kurang dari empat (oligoartritis), dan serangannya di satu sisi (unilateral). Kulit berwarna kemerahan, bengkak, terasa panas, dan sangat nyeri.

Pembengkakan sendi umumnya terjdi secara asimetris (satu sisi tubuh). Gejala lain yang mungkin terjadi adalah berupa :

  • Demam dengan suhu tubuh 38,3 derajat Celsius atau lebih, tidak menurun selama tiga hari, walaupun telah dilakukan perawatan.
  • Tuam kulit, sakit tenggorokan, lidah berwarna merah atau gusi berdarah.

Demikian beberapa informasi mengenai gejala asam urat yang bisa kami sampaikan pasa kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan memberi pengetahuan tentang gejala asam suran kepada Anda. Terimakasih.