Gejala Tifus

13 Gejala Tifus yang Harus Anda Waspadai

GEJALA TIFUS – Tifus atau tipes adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang kalangan anak-anak sampai orang tua. Penyebab penyakit tifus umumnya adalah infeksi karena bakteri yang disebut dengan bakteri salmonella tyhps.

Tifus memang dikenal bukan sebagai jenis penyakit yang menular, namun infeksi dari bakteri yang sama dari penderita juga bisa menyebabkan penyakit yang sama. Perawatan untuk penyakit tifus biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit.

Gejala yang paling mudah ditandai adalah demam pada malam hari. Kemudian pada siang hari penderita tidak mengalami demam.

Penyebaran Penyakit Tifus

Gejala Tifus
pririb.ir

Penyakit tifus memang tidak terlalu diketahui. Penyakit tifus dianggap sebagai penyakit yang tidak menular. Tapi, sebenarnya penyakit ini bisa menyebar dengan cepat jika lingkungan perkembangan dari bakteri Salmonella typhi sangat mendukung.

Kondisi ini terjadi jika tidak diobati dengan perawatan yang baik. Sementara dengan perawatan yang baik, maka bakteri bisa benar-benar dihilangkan. Penyebaran penyakit ini dapat terjadi dari pemakaian alat makan yang digunakan secara bersama-sama dalam kondisi lingkungan yang tidak bersih.

Selain itu, air dalam lingkungan yang telah tercemar oleh bakteri salmonella typhi akan mempercepat proses penyebaran penyakit ini. Jika bakteri ini telah masuk ke dalam tubuh, maka bakteri akan menemukan habitat yang baik dalam usus dan bisa berkembang biak lebih cepat.

Mengenal Gejala Tifus

Gejala Tifus

Tifus biasanya memiliki gejala awal yang bisa terlihat seperti penyakit influenza. Terkadang penderita juga mengalami radang tenggorokan, demam, sakit kepala dan demam. Gejala awal ini memang lebih mirip dengan gejala influenza pada biasanya.

Tapi, kondisi penyakit ini akan lebih berbahaya setelah lebih dari satu pekan dan gejala tifus akan lebih terlihat jelas. Berikut ini beberapa gejala yang biasanya terjadi sesuai fase perkembangan bakteri dalam tubuh.

  • Gejala Tifus Pekan 1

Penderita tifus akan memiliki beberapa gejala yang persis seperti jenis penyakit pada biasanya atau kelelahan. Kondisi ini bisa dilihat dari tubuh yang semakin melemah. Setelah penderita terkena infeksi bakteri selama satu pekan, maka gejala yang muncul sebagai berikut:

1. Timbul bercak merah pada kulit kaki dan tangan.

2. Gangguan pencernaan yang menyebabkan sembelit dan diare.

3. Nafsu makan yang terus menurun sehingga tubuh juga menjadi lebih lemah.

4. Muncul batuk kering yang tidak bisa disembuhkan dengan jenis obat batuk.

5. Sakit kepala dari mulai bagian sekitar mata dan bagian belakang yang menyebabkan penderita tidak bisa beraktivitas.

6. Demam yang terus mengalami kenaikan pada malam hari. Bahkan kondisi tertentu bisa menyebabkan demam hingga lebih dari 40 derajat Celcius.

  • Gejala Tifus Pekan 2

Penyakit tifus akan semakin parah apabila sampai 2 pekan terkena infeksi dan tidak mendapatkan perawatan yang cukup. Penderita akan merasa lebih sakit bahkan tidak bisa melakukan aktifitas. Beberapa gejala tifus setelah 2 pekan adalah:

1. Perut bengkak dan terasa lebih keras.
2. Gangguan pencernaan yang sangat parah seperti diare dan sembelit.
3. Nafsu makan yang terus mengalami penurunan dan tubuh terlihat lebih kurus.
4. Demam yang terus naik dan turun yang biasanya terjadi pada sore, malam hari dan siang hari.

  • Gejala Tifus Pekan 3

Setelah masuk pekan ke-3 maka penyakit tifus akan bertambah semakin parah. Biasanya, penderita sudah tidak bisa melakukan aktifitas sama seperti dulu lagi.

Tubuh penderita akan sulit untuk berjalan atau bangun dari tempat tidur. Selain itu demam tinggi yang terjadi sepanjang hari akan membuat penderita semakin parah. Biasanya pada tahap ini sudah disertai dengan beberapa gejala komplikasi penyebaran bakteri dari usus ke bagian lain.

  • Gejala Tifus Pekan 4

Tifus pada pekan ke-4 justru akan membuat penderita merasa lebih baik. Pada masa ini biasanya penderita tidak akan merasa demam dan tubuh terlihat lebih bugar. Tapi pada fase ini justru ada bahaya yang mengancam. Pada pekan ke-6 kondisi tubuh akan kembali seperti tifus pada pekan pertama dan komplikasi bisa menjadi lebih parah.

Komplikasi Tifus

Gejala Tifus
autoimuncare.com

Penyakit tifus yang tidak diobati bisa menyebabkan berbagai macam komplikasi yang sangat berbahaya. Bahkan pada kondisi yang lanjut bisa menyebabkan kematian. Infeksi bakteri pada bagian usus dapat menyebar ke organ lain, sehingga akan sulit untuk diobati nantinya. Berikut ini adalah beberapa komplikasi tifus yang bisa terjadi.

  • Miokarditis

Kondisi ini menyebabkan munculnya peradangan pada bagian otot jantung sehingga penderita merasa sulit untuk bernafas, nyeri yang berlebihan pada dada. Pada tahap ini perawatan harus dilakukan secara intensif dan perawatan juga dilakukan untuk infeksi jantung.

  • Pendarahan Usus

Komplikasi yang paling banyak ditemukan adalah perforasi atau lubang pada bagian usus. Komplikasi biasanya terjadi pada tahap tifus masuk pekan ke tiga.

Gejala yang bisa ditemukan jika sudah terjadi perforasi adalah seperti tekanan darah yang terus mengalami penurunan dan pendarahan pada tinja. Selain itu, penderita juga akan mengalami mual, muntah, bahkan pendarahan.

Komplikasi lain yang sangat jarang ditemukan adalah termasuk radang paru-paru, infeksi pada ginjal, radang selaput otak dan gangguan halusinasi.

Leave a Comment