Pengaruh Hidrokel Pada Produksi dan Fungsi Sperma

Hidrokel adalah terukumpulnya cairan di sekitar testis dalam Skrotum(kantung buah zakar), yang dimana hal ini pada dasarnya tidak sakit dan tidak berbahaya.

Kejadian ini kebanyakan terjadi pada bayi laki-laki yang baru lahir. Kasus Hidorkel sangat jarang terjadi pada wanita meskipun pada dasarnya juga ada.

Kantong cairan yang menggumpal akan menyebabkan kantung buah zakar akan terlihat membengkak dan akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Testis atau buah zakar merupakan bagian dari sistem reproduksi lelaki yang memiliki tugas utama sebagai penghasil sperma dan hormon testosteron. Letaknya menggantung dibawah penis yang dilindungi oleh dua lapis kantung yang bernama prosesus vaginalis dan skrotum.

Hidrokel umumnya muncul dalam lapisan prosesus vaginal. Munculnya Hidorkel pada pria dewasa akan menyebabkan ketidaknyamanan. Sebab penyakit ini akan menjadikan kantung buah zakar terlihat membengkak, dan bobotnya akan menjadi semakin berat.

Gejala-Gejala Hidrokel dan Siapa Saja yang Beresiko Terkena Hidrokel?

hidrokel
okezone.com

Pada beberapa kasus, tidak ada tanda-tanda khusus yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi gejala munculnya Hidorkel. Namun, hal yang terjadi umumnya adalah munculnya sensasi nyeri, kulit kantung buah zakar menjadi kemerahan, dan juga terasa tekanan yang terjadi pada pangkal penis.

Pada umumnya rasa sakit akan muncul seiring bertambahnya ukuran pembengkakan skrotum. Ukuran pembengkakan ini dapat berubah-ubah dalam bebrapa saat. Apabila gumpalan cairan ini terjadi pada bayi, biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

Namun, apabila kejadian berikut ini terjadi pada anda atau orang terdekat anda, ada baiknya segera diberikan penanganan lebih lanjut.

Berikut ciri-ciri Hidrokel yang sebaiknya mendapatkan penanganan yang lebih lanjut:

  • Munculnya rasa nyeri disertai pembengkakan yang tiba-tiba pada skrotum, setelah terjadi truama pada skrotum.
  • Skrotum terlihat mengalami pembengkakan.
  • Apabila terjadi pada bayi dimana Hidrokel tidak kunjung hilang dalam selama setahun pembengkakan.

Tingginya resiko terkena Hidrokel akan meningkat pada:

  • Bayi, khususnya yang lahir prematur. kemungkinan terjadinya Hidrokel pada bayi prematur adalah satu atau dua kejadian diantara 100 kelahiran.
  • Pria dewasa yang berusia diatas 40 tahun. Hal ini dipengaruhi oleh trauma pada skrotum dan infeksi termasuk akibat penyakit menular seksual.

Hal-hal Yang Dapat Menyebabkan Munculnya Hidrokel

Hingga saat ini, penyebab khusus munculnya kelainan ini belum diketahui pasti. Tapi pada bayi, penyakit ini bisa terbentuk saat bayi masih di dalam kandungan.

Munculnya gumpalan cairan ini juga bisa menjadi tanda adanya celah yang terbuka antara dinding perut dan skrotum.

Saat didalam kandungan, kedua testis bayi yang letaknya dibawah rongga perut akan masuk ke dalam skrotum bersama kantung pembungkusnya yaitu prosesus vaginalis. Cairan akan masuk mengisi dan melingkari kedua testis didalam prosesus vaginalis.

Dalam kondisi normal, celah yang menghubungkan antara perut dan skrotum akan tertutup sebelum proses kelahiran bayi, atau segera setelah bayi lahir. Cairan tersebut biasanya akan terserap secara perlahan-lahan pada tahun pertama kelahiran bayi.

Akan tetapi dalam kondisi tertentu, cairan tersebut bisa saja tidak terserap sepenuhnya setelah cela tertutup(hidrokel nonkomunikan). Selain itu, juga terdapat kemungkinan celah tersebut tidak tertutup dan cairan dapat keluar atau masuk ke rongga perut(hidrokel komunikan).

Hidrokel yang terjadi pada orang dewasa, umumnya muncul akibat dari cedera atau infeksi pada testis atau epididimis(saluran sperma).

Filariasis adalah sebuah infeksi parasit yang diakibatkan oleh cacing Wuchereria banchofti yang menjadi penyebab utama timbulnya kelainan ini pada orang dewasa di seluruh dunia.

Cara Melakukan Diagnosa Hidrokel

gejala hidrokel
flickr.com

Selain melakukan pemeriksaan fisik, kemungkinan besar dokter akan menyarankan tes urin dan tes darah untuk mengidentifikasi apakah terdapat infeksi yang memicu munculnya hidrokel.

Selanjutnya dokter akan menyarankan pemeriksaan USG untuk melakukan pengujian dalam rangka memastikan apabila pembengkakan skrotum tersebut disebabkan oleh hernia, tumor atau sebab-sebab lainnya.

Namun sebelum menyarankan untuk melakukan identifikasi lebih lanjut, hal yang paling utama dilakukan adalah memeriksa kondisi fisik Krotum dengan langkah-langka sebagai berikut :

  • Melakukan penyinaran pada bagian belakang skrotum dengan cahaya senter sehingga cahaya dapat menembus hingga ke bagiah depan(transillumination). Jika terdapat Hidrokel pada skrotum, maka cahaya lampu akan memberikan indikasi adanya cairan bening di area testis.
  • Memeriksa tingkat kosistensi pembengkakan yang terjadi pada skrotum.
  • Memberikan tekanan pada perut dan skrotum untuk melakukan pengujian untuk mengidentifikasi apakah ada gejala hernia inguinalis.

Bagaimana Prosess Penyembuhan Hidrokel?

Jika Hidrokel masih ditemukan setelah usia dua tahun pada anak, atau semakin berkembang dengan menimbulkan rasa nyeri, makan harus dilakukan tindakan operasi untuk menghilangkannya.

Sedangkan pada orang dewasa, Hidrokel umumnya akan menghilang dengan sendirinya dalam jangka waktu enam bulan.

Oleh sebab itu, tindakan pengobatan pada orang dewasa hanya akan dilanjutkan apabila telah menimbulkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan psikis pada penderita.

Tindakan berupa operasi hanya akan dilakukan apabila tingkat pembengkakan yang terjadi semakin membesar, yang berdampak pada ketidaknyamanan dan memunculkan tekanan pada bagian tubuh lain.

Setelah menjalani operasi hidrokel, dokter akan menyarankan penderita untuk memakai scotal support strap atau sejenis penyangga skrotum yang dipakai setelah menggunakan celana dalam.

Selain itu, penderita juga disarankan untuk mengompres skrotum dengan menggunakan air dingin atau es batu untuk menurunkan pembengkakan.

Dampak Komplikasi Hidrokel

Meskipun penyakit ini muncul pada area reproduksi pria, kelainan ini sama sekali tidak berpengaruh pada kesuburan pria. Tapi, apabila tidak ditangani dengan baik, hidrokel berpotensi menimbulkan penyakit yang serius.

Diantara dampak yang ditimbukan dari penyakit Hidrokel adalah  penyakit hernia inguinal. Penyakit Hernia Inguinal yaitu penyakit yang terjadi akibat bagian dari usus terperangkap didalam dinding perut bagian bawah yaitu pada area lipatan paha yang akan berdampak sangat buruk bagi kesehatan.

Selain itu, hidrokel juga bisa menjadi gejala awal munculnya infeksi atau tumor yang dimana akan sangat berpengaruh pada produksi dan fungsi sperma.