Fenomena Anak Indigo Menurut Islam

Indigo Menurut Islam – Indigo adalah istilah yang digunakan untuk anak yang memilliki kemampuan atau sifat yang spesial, tidak biasa, atau bahkan supranatural. Interpretasi mengenai indigo ini juga bermacam-macam dari yang meyakini bahwa mereka adalah tahap evolusi manusia selanjutnya, bahkan ada yang memiliki kemampuan paranormal seperti telepati, hingga ada yang menyebut bahwa anak indigo sebagai orang yang lebih empatik dan kreatif.

Nah, Kira-kira gimana ya indigo menurut islam? Nah, pada artikel ini kamu akan mengetahui secara jelas apa itu anak indigo.

Indigo Menurut Islam

Islam Tidak Menolak Realita

Kami akan mengajak kamu untuk memahami terlebih dahulu peta realita berikut ini:

Realita Syar’i

Realita syari adalah semua berita yang disampaikan di dalam Al-Quran dan sunah yang sahih. Contoh realita syar’i ini adalah meteor yang memancarkan cahaya di langit, yang sebenarnya adalah panah api untuk melempar setan yang berusaha mencuri berita di langit.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Jin ayat 9. Walaupun sebenarnya kita manusia tidak akan pernah melihat peristiwa ini dengan mata telanjang, namun mengingat hal ini Allah yang cerita dalam Al-Quran maka wajib hukumnya kita yakini, karena dengan itulah realitas yang ada.

Realita Kauni

Realita kauni adalah semua kejadian yang Allah ciptakan di alam ini. Contohnya, ada seorang yang dapat melihat kejadian aneh, kemudian diabadikan gambarnya, lalu dia bagikan ke yang lain. Nah, kita tidak dapat mengingkari kejadian ini, karena orang yang melihat langsung memberikan bukti asli sesuai dengan apa yang ia saksikan.

Penyimpangan terhadap dua realita di atas, kita dapat menyebutnya berita dusta. Jika berita dusta itu terkait masalah syariat ataupun keyakinan, diistilahkan dengan tahayul. Contohnya, berita bahwa pada hari rabu terakhir di bulan safar, akan turun 320 ribu bencana. Nah, berita ini juga termasuk dalam ranah masalah ghaib.

Karena indera manusia tidak akan pernah bisa mendeteksi 320 ribu bencana yang turun pada hari itu. Sehingga membuktikan kebenarannya, kita perlu kembalikan pada dalil, adakah ayat atau hadist shahih yang menyebutkannya. Jika tidak ada, maka ini termasuk tahayul, yang tidak boleh diyakini.

Fenomena indigo juga termasuk salah satu yang dapat kita saksikan. Ada anak yang dapat berkomunikasi dengan makhluk lain, atau dia melihat makhluk, dan itu sangatlah asli tidak dapat dibuat-buat.

Sebatas kejadian yang dapat kita lihat, itu termasuk fenomena kauni. Kejadian yang Allah ciptakan di alam ini. Selama kejadian itu memang benar adanya, islam juga tidak melarang kita untuk membenarkannya.

Kemampuan Dasar Makhluk

Indigo Menurut Islam
humansarefree.com

Islam tidak menolak fenomena anak indigo, jika memang itu adalah sebuah realita. Kita boleh saja meyakininya, selama kejadian itu memang benar-benar ada disekitar kita. Namun, ada realita yang boleh kamu yakini dalam hal ini hanya sebatas yang kamu bisa lihat saja. Sementara hakikat anak indigo ini perlu kajian yang lebih serius dan mendalam.

Sebagian ahli medis juga berpendapat bahwa anak indigo mengidap ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), seperti gangguan perkembangan dan kesimbangan aktivitas motorik pada anak ,  sehinga menyebabkann aktivitas anak tidak lazim dan cenderung berlebihan.

Ada beberapa informasi terkait anak indigo yang disuasanakan secara berlebihan. Sebuah analis bisa dibilang “ngawur” menyebutkan beberapa kemampuan yang luar biasa terhadap anak Indigo ini.

  • Prekognision: kemampuan memprediksi dan membuat peristiwa yang akan terjadi di masa depan.
  • Retrokognision: kemampuan melihat peristiwa di masa lampau.
  • Klervoyans: kemampuan untuk melihat kejadian yang sedang berlangsung di tempat lain.
  • Psikometri: kemampuan menggali informasi dan berkomunikasi dengan objek apapun. Dia menerjemahkan getaran dan gelobang yang dipancarkan setiap benda yang menyimpan rekaman suatu peristiwa.
  • Mediumship: kemampuan untuk menggunakan rohnya dan roh makhluk lain sebagai medium, serta bisa berkommunikasi dengan roh.
  • Telekinetik adalah kemampuan untuk menggerakkan benda dari jarak jauh.
  • Sugesti hipnosis: Anak Indigo dapat menghipnosis seseorang dengan kemampuan telepatinya.
  • Berkomunikasi dengan Tuhan: Kemampuan ini berhubungan dengan cakra mahkota pada bagian atas kepala yang merupakan pintu komunikasi antara manusia dengan Tuhan.

Jika kita melihat secara sekilas kemampuan di atas, bisa disimpulkan bahwa anak indigo tak ubahnya seperti seorang Nabi. Karena satu-satunya yang kita kenal memiliki kemampuan hebat seperti di atas hanya para nabi, atas bimbingan wahyu dari Tuhannya.

Namun, jika kita melihat pada realita, berbagai kemampuan di atas jelas bukan termasuk realita kauni. Karena tidak ada yang pernah menyaksikan proses anak indigo itu mengekpresikan kemampuannya. Yang kita lihat hanya, dia berbicara sendiri dengan tembok, pohon ataupun benda lainnya, atau dia menatap dengan pandangan nanar lalu melakukan reaksi tertentu, atau di berbicara tanpa ada rasa benar lalu menyampaikann masa depan.

Tidak ada yang melebihi kemampuannya, Anak Indigo atau siapapun dia, tetaplah seorang manusia. Dia tidak akan melampaui batas kemampuannya sebagai seorang manusia. Kemampuan di atas, tidak mungkin dimiliki manusia selain Nabi yang mendapatkan wahyu dari Allah SWT.

Allah berfirman,

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ

“Katakanlah: “tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah..”

Di ayat lain, Allah berfirman,

وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ

“Katakanlah: …Sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira”.

Di ayat lain, Allah juga menegaskan,

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا ( ) إِلَّا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

Dia adalah Tuhan yang mengetahui yang ghaib, dan Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya. Sesungguhnya Dia Mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS. Al-Jin: 26 – 27)

Dalam hadis dari Rubayyi’ bintu Mu’awidz radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

قَالَتْ جَارِيَةٌ: وَفِينَا نَبِيٌّ يَعْلَمُ مَا فِي غَدٍ. فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لاَ تَقُولِي هَكَذَا وَقُولِي مَا كُنْتِ تَقُولِينَ»

“Ada seorang anak yang mengatakan, ‘Di tengah-tengah kami ada seorang nabi yang mengetahui apa yang terjadi besok.’ Spontan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan, ‘Jangan kau ucapkan hal itu, ucapkanlah syair yang tadi kalian lantunkan.’ (HR. Bukhari 4001).

Jika demikian kemampuan yang ada pada rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau tidak mengetahui hal-hal ghaib, tidak bisa meramalkan masa depan, kecuali yang Allah wahyukan, bagaimana kita menyakini bahwa indigo mampu menerawang masa depan, menengok kejadian masa silam, dll.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam pernah mendatangi seorang yang dianggap bisa meramal yaitu Ibnu Shayyad. Beliau mengetes kemampuannya: “Tebak kata yang kusimpan dalam hatiku!” ‘Ibnu Shayyad mengatakan, ‘Dukh..’ Mendengar jawaban ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersada,

اخْسَأْ، فَلَنْ تَعْدُوَ قَدْرَكَ

‘Duduklah, kamu tidak akan melebihi batas kemampuanmu.’ (HR. Bukhari)

Indigo dan Jin

Indigo Menurut Islam
heviz.hu

Bagian ini perlu di kupas, karena memungkinkan untuk dilakukan pendekatan berdasarkan dalil yang ada. Beberapa kejadian menyebutkan bahwa anak indigo ini melihat sesuatu yang tidak kita lihat.

Ada dua kemungkinan yang dapat ia lihat, antara malaikat atau jin. Untuk malaikat, sangat dipastikan tidak mungkin. Karena malaikat hanya melakukan tugas yang dipetintahkan oleh Allah. Dengan begitu, yang lebih memungkinkan adalah jin. Anak ini melihat jin. Apa mungkin? Jawabannya sangat mungkin.

Allah tegaskan dalam Al-Quran ketika membahasa tentang iblis:

إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ

“Sesungguhnya dia (iblis) dan kabilahnya (semua jin) bisa melihat kalian dari suatu tempat yang kalian tidak bisa melihat mereka.” (QS. Al-A’raf: 27).

Inilah sifat sebarnya jin, dia tidak dapat dilihat oleh manusia, Namun, jin dapat menjelma menjadi makhluk yang lain. Sehingga bisa terindera oleh manusia. Baik dengan dilihat, didengar atau diraba.

al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan, “Jin terkadang menjelma dengan berbagai bentuk sehingga memungkinkan bagi manusia untuk melihatnya. Firman Allah Ta’ala, ‘Sesungguhnya iblis dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka,’ khusus pada kondisi aslinya sebagaimana dia diciptakan.” (Fathul Bari, 4:489).

Karena itu, jika benar anak indigo melihat jin, bukan berarti dia memiki kemampuan khusus melebihi yang lain, sehingga dapat melihat jin. Namun, karena ada jin yang menampakkan diri kepadanya.

Kondisi Tidak Normal

Kejadian anak indigo ini sebenarnya adalah kondisi yang tidak wajar. Baik karena ADHD ataupun melihat jin. Karena normalnya manusia, dia hanya dapat berinteraksi dengan sesuatu yang dapat memberikan respon kepadanya. Jika sebabnya karena gangguan kejiwaan, dapat dilarikan ke ahli penyakit terkait, sehingga dapat dilakukan penanganan.

Demikian pula jika indigo ini disebabkan oleh jin. Termasuk kondisi yang tidak normal, karena dalam kondisi yang normal sejatinya manusia tidak dapat melihat jin. Jika ada orang yang dapat memilihat jin, berarti dia tidak normal. Karena tidak normal inilah orang semacam ini perlu diobati.

Melihat jin berarti ada jin yang usil atau sengaja menganggunya. Dia harus diusir jin ini agar segera meninggalkanya, jia tidak akan sangat sulit bagi si anak untuk melepaskan diri dari gangguan jin tersebut.