Cara Mengatasi Insomnia Akut dan Kronis Pada Remaja Menurut Islam

MENGATASI INSOMNIA – Hai sobat sehat, gimana kabarnya pada sehat kan? Alhamdulillah pada kesempatan kali ini SehatAfiat akan berbagi dengan kalian mengenai penyakit insomnia dan bagaimana cara mengatasinya.

Sebelum masuk ke pembahasan utama alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu apa itu insomnia dan apa saja yang bisa menyebabkan insomnia, sehingga pengobatan akan berjalan dengan sangat efektif.

Pengertian Insomnia

mengatasi insomnia
experimentalcraft-WordPress.com

Insomnia adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan untuk tidur, atau sulit untuk tidur nyenyak. Kondisi ini dapat menyebabkan fisik penderita tidak fit dalam mengerjakan aktivitas keesokan harinya.

Tidur merupakan keadaan tidak sadar yang terjadi secara alami guna memungkinkan tubuh kita untuk beristirahat. Ketika tidur tubuh akan melewati siklus yang bergantian antara tidur gerakan mata cepat dan lambat.

Dalam satu malam mungkin Anda bisa mengalami empat sampai dengan lima siklus. Siklus tidur ini akan berlangsung kurang lebih selama 90 menit.

Dimulai dengan empat tahap tidur non-REM yang terdiri atas tidur ringan sampai tidur dalam. Kemudian dilanjutkan dengan tidur REM, yang mana di tahap inilah proses mimpi akan terjadi.

Seberapa Umumkah Insomnia?

Dalam sebuah penelitian disimpulkan bahwa kasus insomnia yang terjadi di negara-negara berkembang salah satunya Indonesia dengan pencapaian angka 150 juta kasus pada tahun 2010.

Dan pada sebuah penelitian yang sama juga dinyatakan bahwa di antara delapan negara yang diteliti, Indonesia tercatat sebagai negara yang termasuk sedikit, dengan perolehan angka 2.9% untuk laki-laki dan 4.6% untuk perempuan.

Ditemukan juga oleh sebuah organisasi kesehatan dunia (WHO) bahwa perkiraan 27% dari pasien yang disurvei mengatakan “kesulitan tidur”.

Kondisi ini bisa berpengaruh terhadap pasien pada usia berapa pun, akan tetapi seiring bertambahnya usia ini sangat mudah meningkatkan peluang Anda untuk mengalami insomnia.

Gejala Insomnia

mengatasi insomnia
theverge.com

Terdapat banyak sekali gejala-gejala insomnia, sebagian penderita ada yang berbaring dalam keadaan mata terjaga dalam waktu yang lumayan lama sebelum bisa benar-benar tertidur.

Ada juga yang terbangun beberapa kali saat tidur atau terbangun ketika masih dini hari dan tidak bisa tidur kembali. Rata-rata orang yang mengalami insomnia itu akan sulit untuk beraktivitas dan konsentrasi di siang hari, dikarenakan masih terasa lelah.

Selain itu, tampilannya juga terlihat tidak segar dan sangat berpengaruh terhadap suasana hati. Oleh karena itulah kerap kali mereka terlihat stres, gampang marah, dan tersinggung.

Meski di siang hari terasa lelah dan capek, para penderita insomnia ini akan tetap tidak tidur.

Sangat sulit menentukan ukuran tidur normal, karena kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda. Hal ini berkaitan erat dengan umur, gaya hidup, lingkungan, dan pola makan seseorang.

Sebagian dari orang dewasa yang sehat biasa tidur sekitar 7 – 9 jam setiap malamnya. Dan ketika umur bertambah tua, tubuh kita akan mengalami penurunan jumlah angka tidur, meski pada dasarnya masih membutuhkannya.

Penyebab Insomnia

mengatasi insomnia
health4Sure.org

Ada banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan seseorang susah tidur atau terkena penyakit insomnia, setidaknya terdapat 6 hal yang akan kita bahas di bawah ini :

Kondisi Medis

Di beberapa kasus kondisi medis itu sendiri yang menyebabkan insomnia, akan tetapi pada kasus lain, gejala yang ditimbulkan dari kondisi medis itulah yang menjadikan efek tidak nyaman, sehingga kesulitan tidur.

Beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan insomnia adalah:

  • Asma
  • Arthritis
  • Nyeri kronis
  • Nyeri pada pinggang
  • Penyakit asam lambung
  • Alergi terhadap hidung dan sinusitis
  • Gangguan endokrin, misal hipertiroid
  • Kondisi neurologis, misal parkinson

Ada juga beberapa gangguan tidur yang melandasi terjadinya insomnia, yaitu:

Sleep Apnea

Apnea tidur / sleep apnea merupakan gangguan pernafasan yang terjadi pada seseorang yang sedang tidur, yang lebih parahnya lagi nafas akan terhenti beberapa detik. Hal inilah yang bisa menyebabkan seseorang tersentak dalam tidurnya.

Kondisi sedemikian rupa dapat terjadi beberapa kali dalam semalam, sehingga tidur akan sangat terganggu dan menjadi penyebab insomnia.

Sindrom Kaki Gelisah

Sindrom kaki gelisah adalah sebuah kondisi neurologis, penderita sindrom ini akan terdorong dengan dorongan yang sangat besar untuk menggerak-gerakan kakinya guna mengusir rasa tidak nyaman. Sindrom jenis ini diperkirakan menimpa 10% populasi masyarakat yang ada di dunia.

Masalah Pada Otak

Perlu kamu ketahui bahwa otak menggunakan sejumlah senyawa neurokimiawi guna membawa pesan perintah komunikasi ke bagian-bagian otak seta sistem syaraf.

Terdapat banyak kemungkinan komunikasi antara kimia otak yang dapat mengganggu tidur dan cukup sulit juga menjelaskan, kenapa di beberapa orang dilihat secara biologis itu rentan sekali terhadap insomnia.

Kagelisahan

Penyebab yang satu ini lebih banyak dialami oleh orang dewasa yang terlalu banyak memikirkan masalah hidup. Beban pikiran yang menempel di kepala sering kali menjadikan orang merasa cemas, gugup, dll. Sehingga menyebabkan susah tidur.

Adapun gejala-gejala yang dapat menyebabkan insomnia adalah:

  • Tertekan
  • Terlalu memaksakan diri dan perasaan
  • Merasa lebih terbebani akan tanggung jawab
  • Terlalu khawatir dengan masa depan yang akan terjadi
  • Teringat suatu kejadian di masa lalu

Kegelisahan juga bisa dikaitkan dengan istilah onset insomnia (susah tidur) dan maontenance insomnia (selalu terbangun di tengah malam dan tak bisa tertidur lagi).

Masalah kegelisahan ini bisa diatasi dengan mengonsumsi obat ataupun terapi, walaupun harus membutuhkan waktu lama untuk sembuh.

Biasanya di dalam terapi kognitif, pasien akan dilatih bagaimana cara memandang sebuah kejadian yang mengancam menjadi sesuatu yang harus disikapi dengan tenang.

Dan umumnya terapi seperti ini memakan waktu 10 – 12 minggu. Agar hasil semakin efektif, maka pasien akan diberi obat antidepresi selama 4 – 12 minggu, hal ini tergantung / sesuai dengan kondisi pasien.

Depresi

Seseorang yang mengalami depresi dapat terlihat dari fisiknya, misal mudah lelah, kurang bergairah, dan amat sering melamun. Kondisi ini juga mengakibatkan sulit tidur serta gangguan tidur lainnya.

Gaya Hidup

Gaya hidup sangat mempengaruhi terhadap kesehatan tubuh kita, dengan membiasakan tidur yang tidak sehat tentu akan menimbulkan penyakit insomnia. Adapun gaya hidup dan kebiasaan tidur yang bisa menyebabkan insomnia adalah:

  • Bekerja hingga larut malam.
  • Mengganti waktu tidur yang hilang, misal malam minggu begadang tapi esok harinya balas dendam tidur sampai sore hari.
  • Pekerja shift / gantian. Selain insomnia perilaku ini juga dapat menimbulkan penyakit lain, karena waktu kerja yang tidak beraturan.

Memang secara kasat mata memang sepele, akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan berubah menjadi masalah jangka panjang. Misal tidak bisa tidur beberapa hari, tentu hal ini akan mengganggu produktivitas kita.

Makanan Penyebab Insomnia

Pola makan dan beberapa zat makanan yang terkandung di dalamnya bisa menjadikan kamu terkena insomnia. Inilah minuman dan makanan yang dapat menyebabkan kamu insomnia.

Alkohol

Sudah menjadi rahasia umum kalau alkohol bisa dijadikan sebagai obat penenang yang dapat menimbulkan rasa kantuk dan membuat kamu akan segera tidur. Akan tetapi, mengonsumsi alkohol itu hanya membuat kamu tertidur di awal saja.

Kemudian akan terbangun di malam hari, hingga sulit untuk tidur lagi. Jadi pada intinya alkohol itu lebih banyak bahayanya dibandingkan manfaatnya.

Nikotin

Nikotin adalah stimulan yang bisa menyebabkan insomnia, kebanyakan orang yang merokok menjelang waktu tidur itu malah menjadikan ia susah tidur, walaupun bisa akan tetapi kebanyakan dari mereka tidak bisa nyenyak.

Tak hanya itu, merokok juga sangat tidak baik terhadap kesehatan tubuh kita. Berhenti merokok itu lebih baik demi masa depan kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik.

Kafein

Sama seperti nikotin, kafein merupakan stimulan. Mungkin banyak di antara kita yang mempunyai kebiasaan menikmati seduhan kopi di pagi hari dengan tujuan agar tetap fresh dan merasa lebih produktif.

Ini perlu kamu catat, bagi kebanyakan orang, mengonsumsi kafein secukupnya itu memang baik, tapi jika kadarnya sudah terlalu berlebih justeru itu akan menjadi penyebab terjadinya insomnia.

Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikeluarkan oleh National Sleep Foundation pada tahun 2005. Dalam pendapat tersebut intinya adalah seseorang yang mengonsumsi 4 cangkir kafein atau lebih dalam sehari akan lebih mudah terkena gejala insomnia.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein menjelang tidur, mengingat efek dari kafein yang bisa bertahan cukup lama bahkan bisa mencapai 8 jam.

Pengobatan Insomnia

mengatasi insomnia
momeomagazine.com

Ketika kamu memulai proses pengobatan, hal pertama yang harus diketahui adalah apa yang menjadi penyebab utama dari ini semua.

Apabila insomnia disebabkan oleh kebiasaan tertentu, biasanya dokter akan memberikan saran kepada pasien untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan tertentu.

Seperti menyarankan untuk tidak merokok, tidak rutin mengonsumsi minuman berkafein, meminum alkohol menjelang waktu tidur, menetapkan waktu tidur yang disiplin, dan disarankan untuk tidak tidur siang.

Apabila insomnia terjadi karena suatu masalah kesehatan, maka dokter akan terlebih dahulu mengatasi kondisi yang mendasari tersebut.

Mengatasi Insomnia Dengan Obat Tidur

Penggunaan obat tidur biasa diberikan sebagai pilihan terakhir, yaitu ketika insomnia tidak mampu lagi ditangani dengan perubahan pola hidup dan terapi kognitif atau ketika terjadi tingkat keparahan insomnia yang cukup tinggi.

Kebanyakan obat tidur diresepkan dengan dosis serendah mungkin serta jangka waktu yang sesingkat-singkatnya. Dalam artian, penggunaan obat tidur hanya bersifat sementara.

Mengapa demikian? Karena pemberian obat tidur dalam jangka waktu panjang tidak akan mengatasi penyebab utama dari penyakit insomnia.

Terkhusus untuk insomnia yang mengakibatkan penderitanya mengalami kelelahan, stres, dan suka terbangun mendadak, dokter akan memberikan resep zopiclone atau zolpidem.

Begitu pun dengan ke dua obat tersebut, dokter akan memberikan dosis serendah mungkin dalam jangaka wakmtu maksimal 1 bulan. Efek yang ditimbulkan dari ke dua obat tersebut ialah sakit kepala, mual, mulut terasa kering, dan muntah.

Bagi penderita insomnia yang mengalami kesulitan saat memulai tidur, dokter akan meresepkan zaleplon. Efek samping yang sering ditimbulkan dari obat ini adalah hilang ingatan jangka pendek, nyeri ketika menstruasu, dan rasa kesemutan.

Biasanya obat macam ini akan diresepkan maksimal dalam waktu ½ bulan dengan dosis serendah-rendahnya.

Nah, apabila penderita mengalami rasa cemas atau stres berat, selanjutnya akan diresepkan golongan obat penenang  seperti benzodiazepin supaya penderita tenang dan bisa tidur dengan lelap.

Selain bisa menimbulkan efek ketergantungan, terkadang reaksi obat tidur berlanjut sampai esok hari, hal ini biasa terjadi pada orang tua.

Mengatasi Insomnia Dengan Perilaku Kognitif

Terapi ini disarankan untuk mereka yang sudah mengalami gangguan tidur yang tak kunjung membaik sesudah dilakukan perubahan pada rutinitas tidur.

Selama melakukan terapi CBT-I, pasien akan diajarkan bagaimana cara mengurangi stres atau pikiran yang bisa mengganggu tidur. Selain itu juga diajarkan cara mengurangi ketegangan dengan relaksasi.

Dan pada intinya semua cara kognitif ini, akan dibarengi dengan arahan dokter.

Cara Mengatasi Insomnia Akut

  • Lakukan aktivitas di siang hari, secara otomatis orang yang banyak beraktivitas di siang hari pasti dia akan mengantuk di malam harinya
  • Hindari olahraga di malam hari, seperti yang kita ketahui bersama bahwa olahraga itu menyehatkan, namun beda lagi dengan penderita insomnia olaharaga di malam hari justeru tidak sehat karena ia akan kesusahan tidur
  • Jauhi ngemil di malam hari, menurut studi selai menjadikan gemuk ngemil juga akan membuat susah tidur, oleh karena itu tak heran jika di bioskop-bioskop banyak tersedia cemilan

Mengatasi Insomnia Secara Alami

Minyak Bunga Lavender

Manfaat minyak lavender dipercaya dapat mengurangi stres dan membuat rasa nyaman. Ramuan ini bisa kamu buat sendiri dengan menggunakan bunga lavender yang direbus, atau lebih gampangnya beli saja yang sudah jadi.

Ramuan Insomnia Tradisional

Ramuan tradisional ini terdiri atas bahan-bahan herbal, berikut cara pembuatannya:

  • Sediakan daun kangkung, jinten hitam, ketumbar, dan pegangang dengan ukuran berat masing-masin 50 gr
  • Cuci semua, lalu tumbuk ketumbar dan jinten hitam sampai halus
  • Kemudian rebus dengan takaran air 3 gelas sampai ukuran air menjadi setengahnya
  • Minumlah hasil rebusan tadi setiap hari sebelum tidur

Cara Mengatasi Susah Tidur Menurut Islam

Mengatasi masalah susah tidur dalam Islam tentunya ini sangat berkaitan dengan adab kita sebelum tidur. Dalam islam ada banyak sekali sunnah-sunnah yang bisa kamu kerjakan sebelum tidur.

Dengan mempraktekkan sunnah insyaAllah tidur akan terasa lebih nyenyak. Adapun sunnah-sunnah yang diajarkan Rosululloh ketika hendak tidur adalah:

  • Tidur jangan terlalu malam
  • Hentikan kegiatan-kegiatan yang mengganggu kualitas tidur kita, seperti main gadget atau lainnya
  • Berwudhu sebelum tidur
  • Sholat taubat / sholat hajat minimal-minimalnya 2 raka’at
  •  Mengibaskan kasur / membersihkan kasur 3x disertai membaca sholawat
  • Membaca ayat kursi, surat al-ikhlas, al-falaq, dan an-nas. Lalu usapkan ke seluruh badan yang bisa dijangkau
  • Tidur dengan badan menghadap kiblat
  • Membaca do’a sebelum tidur

Itulah beberapa tips dalam Islam agar tidur kita nyenyak dan berkualitas. Tips di atas juga merupakan sunnah-sunnah Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam, jika kita mengamalkan dengan niat yang tulus insyaAllah pahal akan mengalir.

Pencegahan

mengatasi insomnia
rd.com

Selain mencegah dari mengonsumsi barang-barang terlarang seperti narkotika, miras, dan teman-temannya. Kamu juga bisa melakukan pencegahan dengan cara-cara di bawah ini:

  • Menghindari makan dan minum yang terlalu berlebihn ketika menjelang tidur. Karena makanan yang terlalu banyak dapat menyebabkan perut tidak nyaman, sedangkan minum terlalu banyak akan mengakibatkan seringnya buang air.
  • Tidur di tempat atau lingkungan yang nyaman. Ketika tidur matikan lampu, dan segala sesuatu yang menimbulkan suara kurang enak.
  • Hanya tidur di tempat khusus untuk tidur, tips ini sangat membantu kamu dalam menimbulkan rangsangan untuk tidur.
  • Tidur dan bangun yang teratur setiap harinya
  • Mengurangi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat kamu tetap melek
  • Mandi 30 menit atau 1 jam sebelum tidur menggunakan air hangat akan memberikan efek sedasi / merasangsang tidur
  • Olahraga teratur juga sangat membantu
  • Lakukan relaksasi dengan rutin
  • Hentikan perilaku menonton televisi, membaca, dan semisalnya. Setidaknya 1 jam sebelum tidur.

Tips-tips di atas bisa kamu praktekkan sebagai metode pengobatan insomnia di rumah tanpa harus pergi ke dokter terlebih dahulu. Akan tetapi, jika insomnia tetap terjadi setelah dilakukan hal tersebut, alangkah baiknya kamu ke dokter saja.

No ratings yet.

Please rate this

Leave a Comment