Pengertian Ovulasi

Menghitung Masa Subur Pria dan Wanita Beserta Cirinya

MENGHITUNG MASA SUBUR – Kehadiran buah hati tentu sangat dinantikan dalam kehidupan berumah tangga. Hal ini pasti dialami oleh setiap pasangan, apalagi bagi mereka yang baru menikah. Hadirnya anggota keluarga ke-3 dalam keluarga dapat meningkatkan kebahagiaan pasangan.

Bahkan bagi kaum wanita, belum sempurna rasanya menjadi manusia jika belum mempunyai keturunan. Secara fitrah, wanita mempunyai rahim yang fungsinya sangat dibutuhkan dalam proses kehamilan. berikut ini cara menghitung masa subur wanita dan pria yang perlu anda ketahui.

Menghitung Masa Subur Wanita

Menghitung Masa Subur Wanita
HelloSehat.com

Masa subur seorang wanita erat kaitannya dengan ovulasi. Pengertian ovulasi adalah kondisi ketika ovum terlepas dari ovarium atau indung telur. Ketika ovulasi terjadi, itulah waktu seorang wanita dalam keadaan subur. Akan sangat tepat jika ovulasi terjadi pasangan sedang melakukan hubungan seksual.

Akan tetapi, kesuburan tersebut hanya terjadi satu kali dalam satu hari. Jika pada saat itu terjadi pembuahan, maka presentase sperma dapat bertemu ovum  akan sangat tinggi dan dapat menyebabkan kehamilan. Dengan demikian, anda perlu mengetahui kapan masa subur wanita terjadi.

Cara Mengetahui Masa Subur Wanita

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengetahui masa subur seorang wanita. Hal ini harus dilakukan secara teliti supaya perhitungan yang dilakukan tidak keliru. Berikut ini beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mengetahui masa subur wanita:

Memahami Siklus Menstruasi

Memahami Siklus Menstruasi
waktuku.com

Pemahaman terhadap siklus menstruasi sangat penting dilakukan untuk mengetahui masa subur wanita. Biasanya seorang wanita mengalami menstruasi selama 28 hari. Pada beberapa kasus juga dapat dijumpai wanita yang masa haidnya 31 bahkan 32 hari. Penghitungannya dimulai sejak hari pertama wanita tersebut haid hingga siklus haid berikutnya.

Lama haid seorang wanita pada umumnya adalah 7-10 hari. hari ovulasi terjadi pada hari ke-14 dalam siklus haid. Sedangkan masa suburnya terjadi pada hari ke-12 sampai hari ke-15 dalam 1 siklus haid. Perhitungan tersebut berlaku bagi wanita dengan siklus haid 28 hari.

Sedangkan untuk wanita dengan siklus haid hingga 32 hari, maka kemungkinannya ovulasi terjadi pada hari ke-16 (lama siklus dibagi 2). Masa suburnya akan terjadi pada hari ke-14 hingga hari ke-17 dalam sebuah siklus menstruasi. Ini adalah siklus secara umu, pembahasan secara khusus akan dilanjutkan di bawah.

Menghitung Masa Subur Wanita

Menghitung Masa Subur Wanita
HelloSehat.com

Contoh cara menghitung masa subur untuk wanita adalah dengan melakukan pendataan siklus haid. Pertama, anda harus mengetahui siklus haid terpendek yang anda alami. Contohnya adalah 26 hari, kemudian kurangi 18. Hasilnya 8, itu adalah hari pertama masa kesuburan anda.

Selanjutnya, ketahui siklus haid terpanjang anda. Contoh: 31 hari. Kurangi dengan angka 11= 20. Ini adalah hari terakhir masa kesuburan anda. Belajar dari contoh kasus di atas, maka dapat disimpulkan masa subur anda ada pada hari ke-8-hari ke-20 pada satu siklus haid.

Ciri-ciri Wanita Mengalami Masa Subur

Ciri-ciri Wanita Mengalami Masa Subur
Tribunnews.com

Selain melalui metode pemahaman siklus menstruasi dan penghitungan siklus menstruasi, ada cara lain yang dapat digunakan untuk mengetahui masa subur wanita. Cara tersebut adalah dengan mengenali ciri-ciri wanita yang mengalami masa subur. Berikut ini beberapa contohnya:

  • Ada lendir di mulut rahim adalah salah satu tanda perubahan hormon ekstrogen pada tubuh. Hal ini merupakan tanda ovulasi akan segera terjadi. Salah satu ciri cairan lendir yang keluar ketika masa subur adalah penampakannya seperti putih telur mentah, licin, elastis, dan warnanya bening.
  • Perasaan menjadi lebih bergairah. Kebanyakan wanita yang ada pada masa subur akan merasa lebih bergairah, bersemangat, dan cenderung mudah bersosialisasi.
  • Terasa nyeri ringan sampai berat di bagian perut atau salah satu bagian punggung.
  • Suhu basal tubuh meningkat. Suhu basal badan yaitu suhu tubuh ketika bangun pada pagi hari. Suhu normalnya adalah 35,5-36,6°c. jika suhu tubuh terasa lebih tinggi, maka kemungkinan sedang berada pada masa subur.

Ciri-ciri wanita yang mengalami masa subur pada poin 1-3 akan mudah dideteksi dan dirasakan oleh orang yang mengalaminya. Akan tetapi, ciri pada poin 4 akan sulit dideteksi jika anda tidak terlalu peka terhadap perubahan suhu tubuh.

Mengetahui Masa Subur Pria

Mengetahui Masa Subur Pria
aryanto.id

Masa subur pria dapat terjadi pada beberapa saat yang dialami oleh seseorang selama masa dewasa hingga lansia. Pada umumnya, seorang pria sudah dapat menghasilkan sel sperma sejak awal pubertas pada usia 11-14 tahun. Masa subur pria dapat diketahui dengan beberapa ciri berikut:

  1.  Usia 17-35 tahunHal ini didasarkan pada hasil studi yang menyatakan bahwa masa subur pria paling dominan ada pada umur 17-22 tahun hingga usia 30-35 tahun. Umumnya puncak kesuburan terjadi pada usia 25-29 tahun.
  2. Ketika cuaca sejuk. Udara atau cuaca yang sejuk juga dapat mempengaruhi kesuburan pria. Cuaca sejuk dapat memicu tubuh memproduksi sperma lebih banyak.
  3. Ketika berat badan ideal. Obesitas atau berat badan berlebih dapat berdampak negatif untuk kesuburan seorang pria. Menumpuknya lemak pada penderita obesitas dapat menyebabkan perubahan tingkat hormon yang berpengaruh pada komposisi molekul sperma.
  4. Setelah puasa seks 4-5 hari. Fungsi dari puasa seks adalah supaya sperma yang dihasilkan setelah sekian hari tidak berhubungan dapat lebih berkualitas. Entah itu dari jumlah dan juga efektifitas hingga keberhasilan terjadinya pembuahan sperma pada ovum.

Leave a Comment