Methylprednisolone adalah

Methylprednisolone – Pengertian, Manfaat, Dosis, dan Cara Mengkonsumsi [LENGKAP]

METHYLPREDNISOLONE ADALAH – beberapa penyakit seperti masalah pada kulit atau bahkan pada bagian tubuh lagi pasti akan dianjurkan untuk mengkonsumsi obat Methylprednisolone. Obat ini memang terbukti ampuh untuk mengobati penyakit diatas.

Pengertian Obat Methylprednisolone

Methylprednisolone adalah
obatapasaja.com

Methylprednisolone adalah obat koritkosteroid yang berfungsi untuk menekan sistem imun atau kekebalan dalam tubuh (immunosupresan). Khasiat dari Methylprednisolone adalah untuk mengurangi gejala peradangan atau inflamasi seperti nyeri, ruam dan pembengkakan.

Biasanya obat Methylprednisolone digunakan untuk menghilangkan beberapa penyakit lain seperti gejala alergi dan nyeri, selain itu juga bisa dipakai untuk mengobati penyakit jenis kanker tertentu, asma, colitis ulseratif, Crohn.
Obat Methylprednisolone berfungsi sebagai obat peradangan yang bekerja dengan mencegah jaringan merespon proses inflamasi serta memperlambat tumbuhnya jumlah sel yang terinflamasi.

Manfaat Obat Methylprednisolone

Methylprednisolone adalah
brafton.com

Pada bahasan diatas telah dijelaskan bahwa Methylprednisolone adalah obat yang berguna untuk menekan sistem kekebalan tubuh, dengan penekanan sistem kekebalan tubuh tersebut maka gejala peradangan akan berkurang.
Manfaat dari obat Methylprednisolone adalah sebagai berikut;

Memberikan Tambahan Hormon

Methylprednisolone dapat digunakan sebagai pengganti dari hormone steroid saat hormone tersebut tidak tercukupi. Hormon steroid yang tercukupi, maka seseorang dapat memurnikan kembali hormonnya menjadi normal sehingga tidak terjadi lagi kalainan pada hormonnya.

Mengobati Multiple Sclerosis

Penyebab dari penyati Multiple Sclerosis adalah kesalahan pada sistem kekebalan tubuh, kekebalan tubuh malah menyerang selaput pelindung saraf otak dan tulang belakang sehingga akan menggangu jaringan parut.

Mengobati Asma

Asma adalah penyakit yang tidak asing di telinga banyak orang, penyakit asma adalah peyakit yang menyerang sistem pernafasan. Penderita asma akan kesulitan untuk bernafas jika sudah cukup parah akan disertai dengan batuk-batuk dan masuk ke dalam taraf akut.

Mengobati Artritis Reumatoid

Penyakti Artritis Reumatoid biasanya menderita orang yang sering mengangkat beban berat, atau kita lebih mengenalnya dengan nama rematik. Rematik terjadi karena adanya peradangan pada bagian sendi kaki dan tangan. Selain pada peradangan pada sendi dan tangan, rematik juga menyerang ligament, tendon dan otot.

Mengobati Kolitis Ulseratif

Penyakit Kolitis Ulseratif adalah penyakit yang terjadi pada usus besar dan solusi untuk penyakit ini adalah Methylprednisolone. Bagi penderita penyakit ini disarankan untuk mengkonsumsi obat Methylprednisolone karena dapat membantu meredakan peradangan dan inflamasi.

Mengobati Penyakit Crohn

Penyakit ini menyerang pada bagian usus. Hampir sama dengan penyakit radang usus sehingga dapat mengganggu fungsi pencernaan.

Mengatasi Ruam

Methylprednisolone dapat mengobati ruam, ruam sendiri adalah inflamasi dari perubahan warna kulit manusia. Penyakti ini ditandai dengan timbulnya kulit yang bersisik, mengelupas, gatal-gatal dan benjolan kecil. Ruam diakibatkan karena alergi pada kosmetik atau suatu hal.

Mengobati Nyeri

Nyeri diakibatkan karena terjadi benturan sehingga menimbulkan pembengkakan pada bagian yang terbentur tadi, bagian otot pun akan terasa nyeri.

Mengobati Pembengkakan

Banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan, salah satunya adalah terbentur benda keras atau juga akibat otot yang terlalu tertekan. Obat Methylprednisolone bisa jadi solusi untuk mengobati pembengkakan ini.

Indikasi Obat Methylprednisolone

Methylprednisolone adalah
hellosehat.com

Indikasi dari Methylprednisolone adalah sebagai berikut;

  • Mencegah serta mengatasi penolakan tubuh pada proses pengcangkokan organ.
  • Gangguan pada pernafasan seperti TBC, bronchitis akut, penyakit paru-paru, asma, bahkan HIV AIDS dengan pneumonia.
  • Neurotrauma atau luka pada bagian tulang belakang.
  • Gangguan pada mata untuk alergi akut serta kondisi inflasmasi oftalmik.
  • Anemia dan hemolisis.
  • Meningitis, sclerosis ganda, dan penyakit neurologis lainnya.
  • Hepatitis dan nekrosis hepatic.
  • Penyakit neoplastic seperti kanker payudara, kanker prostat, myeloma ganda, dan leukemia akut.
  • Gangguan pada kulit atau dermatis.
  • Gangguan pada usus besar, celiac dan penyakit Crohn.
  • Gangguan kolagen pada carditis rheumatic, lupus, penyakit jaringan ikat campuran, dan vasculitis.
  • Gangguan alergi karena obat, terkena serum atau reaksi dari transfuse urtikaria.

Kontraindikasi Obat Methylprednisolone

Methylprednisolone adalah
hellosehat.com

Kontraindikasi dari Methylprednisolone adalah pada pasien yang mengidap penyakit berikut;

  • Infkesi jamur sistemik dan sensitif terhadap kandungan obat Methylprednisolone.
  • Jangan memberikan Methylprednisolone dalam jangka waktu yang lama terhadap pasien peptikus dan ulkus duodenum, osteoporosis, herpes dan penderita penyakit jiwa.
  • Pasien yang sedang diimunisasi.
  • Bayi yang lahir premature.

Aturan Pakai Obat Methylprednisolone

Methylprednisolone adalah
hellosehat.com

Untuk mendapatkan obat ini wajib harus memerikan keterangna dokter karena obat Methylprednisolone adalah salah satu obat yang cukup keras. Dosis yang diberikan kepada pasien yang menderita penyakit pun berbeda-beda, tergantung pada tingkat keseriusan penyakitnya.

Selain faktor keseriusan penyakit, terdapat faktor-faktor lain yang yang berpengaruh terhadap pemberian dosisnya seperti respon pasien dan berat badan.

Umumnya pemberian dosis yang aman dalam sehari adalah 4mg hingga 48mg, disesuaikan dengan kondisi penyakit pada pasien. Berikut ini adalah dosis obat Methylprednisolone untuk orang dewasa dan anak-anak.

Bayi dan Anak-anak

  • Insufisiensi Adrenokortikal
    Dosisnya adalah 0.117mg/kg berat badan atau 3.33mg/meter persegi luas permukaan tubuh.
  • Tulang Belakang Akut
    Dosisnya adalah 30mg/kg berat badan selama 15 menit, setelahnya lakukan infus selamat 45 menit dan 5,4mg/kg berat badat selamat 23 jam.
  • Pengidap HIV dengan pneumosistis carinii
    Pada anak berusia 13 tahun keatas dosisnya adalah 30mg/kg berat badan sebanyak 2 kali sehari pada 5 hari pertama, lalu 30mg sehari sekali pada 5 hari kedua dan 15 mg sehari pada 10 hari ketiga, sedangkan untuk usia 13 tahun kebawah belum ditemukan dosis yang tepat.

Dewasa

  • Dosis Tinggi
    Dosisnya adalah 30mg/kag berad badan, diberikan setiap 4 hingga 6jam, tergantung kebutuhan pasien.
  • Penyakit Multiple Sklerosis
    Dosis yang baik untuk penyakit ini adalah 160mg selamat satu minggu lalau diteruskan dengan 64mg selama satu bulan setiap harinya.
  • Penyakit Neurotrauma
    Dosisnya adalah 30mg/kg berat badan selama 15 menit lalu dilanjutkan dengan infus selama 45 menit dan obat Methylprednisolone 5,4mg/kg berat badan selama 23 jam.
  • Pengidap HIV dengan pneumosistis carinii
    Dosisnya adalah 30mg/kg berat badan sebanyak 2 kali sehari pada 5 hari pertama, lalu 30mg sehari sekali pada 5 hari kedua dan 15 mg sehari pada 10 hari ketiga.

Cara Mengkonsumsi Methylprednisolone

Methylprednisolone adalah
kompas.com

Tiap kebutuhan dan penyakit dosis dari Methylprednisolone tentu saja berbeda-beda. Cara mengkonsumsi yang baik pun harus dijalankan agar penyakit bisa lekas sembuh. Dikonsumsi setelah makan adalah cara terbaik untuk meminum obat ini.

Usahakan dalam waktu yang sama setiap harinya dalam mengkonsumsi obat Methylprednisolone agar efek yang terjadi dalam tubuh lebih optimal. Jika penggunaan jangka panjang melebihi dosis maka akan terkenan efek samping berupa gangguan kelenjar adrenal.

Jika saat penyembuhan obat lain atau vaksin ketika mengkonsumsi obat ini maka diskusikanlah dengan dokter terlebih dahulu agar tidak terjadi hal tidak diinginkan. Bagi pasien yang lupa dalam mengonsumsi Methylprednisolone, maka sebaiknya segera meminumnya. Jangan menggandakan dosis pada jadwal yang terlewat.

Efek Samping dan Bahaya Methylprednisolone

Methylprednisolone adalah
thedailybeast.com

Methylprednisolone juga terdapat efek samping sama seperti pada obat lainnya. Efek samping dari Methylprednisolone adalah sebagai berikut;

  • Berat badan menjadi naik.
  • Tidak teraturnya menstruasi
  • Sulit untuk tidur.
  • Uring-uringan.
  • Berkeringat lebih banyak.
  • Mudah lelah.
  • Gangguan pada pencernaan.
  • Sakit perut.
  • Nyeri pada ulu hati.
  • Mual dan muntah.

***

Itulah ulasan lengkap mengenai obat Methylprednisolone, mulai dari pengertian, manfaat, efek samping dan penggunaan dosisnya. Semoga bermanfaat

Leave a Comment