Waspadai Penyakit Muntaber yang Menyerang Anak

Muntaber merupakan salah satu penyakit dimana penderita mengalami muntah-muntah dan buang air besar dalam bentuk cairan. Penyakit ini sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini harus diwaspadai karena bisa menyebabkan seseorang mengalami kekurangan cairan dalam jumlah besar.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, tidak memandang jenis kelamin, usia, dan dimana mereka tinggal. Namun jika terkena pada manula dan anak-anak kondisi ini harus diwaspadai karena mereka sangat rentan mengalami kehilangan banyak cairan dalam waktu singkat.

Gejala muntaber sering muntah
mediskus.com

Muntaber bisa disebabkan oleh bakteri, kuman, infeksi saluran nafas, penyakit tipes, infeksi saluran kemih dan bakteri Escherichia coli yang menyerang usus. Muntaber biasanya terjadi karena kondisi daya tahan tubuh sedang turun dan mengonsumsi makan yang sudah tercemar dengan bakteri Escherichia coli.

Penyebab Muntaber

Peradangan usus yang disebabkan oleh bakteri, virus, keracunan makanan, kelaparan dan kekurangan protein merupakan penyebab utama muntaber. Bakteri Escherichia coli juga merupakan penyebab muntaber karena bakteri ini bisa mewabah akibat keadaan lingkungan sekitar yang kurang bersih dan makanan yang dikonsumsi pun terkontimasi bakteri.

Sering terjadinya hujan sehingga menimbulkan banjir dan lingkungan menjadi kotor merupakan faktor lain penyebab muntaber. Cara penularan penyakit ini yaitu karena makanan atau minum yang dikonsumsi terkontaminasi muntahan dan kotoran penderita diare.

penyebab muntaber Bakteri Escherichia coli
maducipon.com

Bahaya Muntaber pada Anak

Penyakit ini termasuk penyakit berbahaya. Kondisi ini bisa mengancam jiwa anak-anak karena bisa mengakibatkan dehidrasi sangat cepat. Orang tua harus waspada jika anak mengalami tanda-tanda berikut ini:

  • Turunnya berat badan secara drastis.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Susah buang air kecil.
  • Urine yang keluar berwarna gelap.
  • Jantung berdetak lebih cepat dari biasanya.
  • Anak-anak mengalami mulut kering.
  • Tidak mengeluarkan air mata ketika menangis.
  • Mata cekung pada anak.
  • Bentuk wajah menjadi tirus dari biasanya pada anak.
  • Mudah marah pada anak.

Cara Penanganan Muntaber pada Anak

Ada hal yang mudah untuk  dilakukan jika anak anda mengalami muntah dan diare secara bersama-sama seperti di bawah ini:

Cara Penanganan pada Bayi

Jika bayi anda mengalami muntah-muntah dan diare, usahakan tetap memberi asi pada mereka. Karena kandungan elektrolit di dalam asi bisa mencegah terjadinya dehidrasi pada bayi.

Jika dikarenakan sering meminum susu formula beralihlah kepada susu formula yang bebas laktosa. Karena laktosa berpotensi menjadikan kondisi diare memburuk. Agar bayi terhindar dari dehidrasi mungkin diperlukan oralit solisi rehidrasi oral. Cairan ini terdiri dari gula,garam, dan nutrisi lainnya.

Cara Penanganan pada Anak-anak

Jika balita dan anak-anak mengalami muntah dan diare cara penanganannya yaitu langsung berikan oralit untuk menggantikan cairan yang hilang. Hindari minuman ringan dan air putih.

Air biasa tidak cukup untuk menggantikan cairan yang hilang karena air biasa tidak memiliki kandungan garam dan nutrisi.

Sementara itu minuman ringan kemungkinan dapat mengiritasi perut anak-anak karena minuman ringan biasanya kaya akan gula.

Jika anak anda mengalami muntah dan diare terus-menerus segera bawa ke dokter terdekat. Jika anak anda mengalami dehidrasi yang signifikan segera dibawa ke rumah sakit terdekat kondisi ini dikhawatirkan ada hal-hal yang serius.

Pemeriksaan endoskopi mungkin akan dilakukan dokter untuk memeriksa kondisi saluran cerna.

Orang tua harus memastikan kebersihan makanan yang diberikan kepada anak jika tidak ingin anaknya terkena muntaber karena faktor utama terkena kondisi ini yaitu makanan tidak steril. Mencuci tangan dengan sabun ketika sebelum dan setelah bermain agar tehindar dari muntaber.

Leave a Comment