Pap Smear

Pap Smear Beserta Pengertian, Manfaat dan Cara Pemeriksaannya

PAP SMEAR – Tahukah anda apa yang dimaksud dengan Pap Smear itu? Jika anda penasaran dengan pengertian dan semua yang berkaitan dengan Pap Smear, mari kita pelajari bersama tentang apa pengertian, fungsi, serta manfaat dan kapan dilakukannya Pap Smear. Setidaknya kita ketahui dahulu sedikit tentang Pap Smear.

Pap Smear pada intinya adalah contoh dari sel-sel pada leher rahim. Pap smear hanya dilakukan untuk wanita, yang dilakukan dengan pengecekan supaya diketahui apakah leher  rahim wanita tersebut sehat ataupun terdapat padanya perubahan abnormal pada sel-sel.

Itulah pengetahuan dasar mengenai pap smear. Agar lebih jelasnya pembahasan tentang pap smear, mari kita ulas bersama mengenai pengertian pap smear. Berikut pengertiannya ;

Apa Itu Pap Smear ?

Pap Smear
soc.ucsb.edu

Nah, Pap Smear adalah suatu contoh dari sel-sel pada leher rahim yang diambil selama dilakukannya tes Pap. Hal itu dilakukan untuk mendeteksi kesehatan rahim wanita, atau leher rahim. Dengan pemeriksaan tersebut, maka bisa diketahui bahwa apakah terjadi padanya infeksi ataupun sel-sel abnormal yang bisa berubah menjadi sel kanker. Dari itu semua kita dapat melakukan penanganan dan pencegahan secepat mungkin.

Dan Pap Smear ini dilakukan oleh setiap wanita yang umurnya menginjak di atas 21 tahun. Itulah pentingnya Pap Smear dilakukan. agar diketahui kesehatan mengenai leher rahim dan secepatnya ditindak lanjuti jika terjadi masalah pada rahim tersebut.

Sering Menjalani Pap Smear

Pap Smear
im.mtv.fi

Untuk wanita yang masih tahap awal, dokter akan merekomendasikan untuk mengulangi tes Pap Smear kembali setiap 3 tahun untuk wanita yang berusia 21 – 26 tahun. Dan kalaupun wanita tersebut mengalami faktor risiko tertentu, maka dokter akan merekomendasikan untuk sering-sering untuk melakukan tes Pap Smear.

Adapun faktor-faktor risiko tertentu yang mengharuskan untuk sering menjalani tes Pap Smear meliputi antara lain ;

  • Terjadi infeksi HIV
  • Paparan diestilstilbestrol (DES)
  • Diagnosis Pap Smear yang sebelumnya menunjukkan sel-sel prakanker
  • Sistem kekebalan pada tubuh yang melemah disebabkan transpalantasi organ, kemoterapi atau dalam penggunaan kortikosteriod.

Nah, itulah faktor-faktor risiko tertentu yang mengharuskan untuk sering melakukan tes Pap Smear. Untuk itu, anda bisa mendiskusikan mengenai manfaat dan risiko dari Pap Smear dan meminta keputusan terkait apa yang terbaik bagi anda berdasarkan faktor-faktor risiko yang anda alami.

Namun, dalam kondisi-kondisi tertentu seorang wanita tidak memerlukan lagi untuk menjalani tes Pap Smear, antara lain adalah wanita-wanita yang termasuk dalam kategori berikut ;

  • Setelah terjadinya histerektomi, yaitu menjalani operasi dengan diangkatnya rahim serta leher rahim. Jika wanita melakukan histerektomi untuk kondisi non-kanker, semisal fiborid rahim, maka dia tidak perlu menjalani tes Pap Smear secara rutin lagi. Namun jika sang wanita melakukan histerektomi untuk suatu kondisi prakanker atau kanker serviks, mungkin dokter menyarankan untuk melanjutkan tes Pap Smear secara rutin.
  • Di usia tua. Jika wanita yang sudah berusia tua, maka pada umumnya dokter akan mempertimbangkan untuk menghentikan tes Pap Smear yaitu pada usia 65 tahun ke atas.

Manfaat Tes Pap Smear

Pap Smear
rd.com

Setidaknya wanita-wanita sudah mengetahui bahwa ts Pap smear sangat bermanfaat dan pening untuk dilakukan, karena dengan melakukan tes Pap Smear, kondisi-kondisi sel yang terdapat di dalam leher rahim wanita akan diketahui.

Maka dari itu, sampai sekarang tes Pap Smear ini masih diberlakukan untuk wanita dan sudah diakui kehebatan dan begitu besar manfaatnya untuk mengetahui masalah yang terdapat di dalam rahim wanita.

Dan dengan langkah ini, benar-benar akan diketahui keberadaan sel kanker pada leher rahim seorang wanita. Serta bisa diketahui dan secepatnya untuk ditangani dan ditindak lanjuti.

Cara Pemeriksaan Pap Smear

Pap Smear
i.ytimg.com

Dalam hal inilah yang mungkin menjadikan para wanita enggan atau tidak mau melakukan tes Pap Smear, dan sebenarnya mereka tahu betapa pentingnya tes ini. Car pemeriksaan yang dilakukan pada Pap Smear dilakukan dengan cara anda diminta untuk berbaring dan kedua lutut dan paha dengan posisi terbuka.

Lalu sang dokter memasukkan alat yang dinamakan dengan spekulum ke dalam kelamin wanita dengan perlahan dan lembut. Setelah itu dokter akan mengambil dengan menggunakan sikat yang lembut atau biasa disebut dengan spatula, yang dimasukkan ke dalam kelamin wanita tersebut akan mengambil  sampel sel serviks dalam kelamin.

Dan hasil yang akan didapat setelah menjalani tes, akan menentukan apakah di dalam rahim terdapat sel-sel yang mencurigakan atau tidak. Dan jika yang ditemukan hanya sel-sel serviks selama pemeriksaan, maka hasilnya akan negatif. Adapun jika yang ditemukan adalah sel-sel abnormal, maka hasilnya akan positif.

Tapi, hasil positif tidak menunjukkan bahwa anda mengalami kanker serviks. Hasil positif tersebut tergantung pada jenis sel yang didapatkan dalam tes Pap Smear.

Nah, itulah penjelasan mengenai Pap Smear yang begitu pentingnya dilakukan oleh wanita di usia 21 tahun ke atas. Dengan penjelasan di atas mengenai pengertian, manfaat dan semua yang bersangkutan dengan Pap Smear sekiranya sudah bisa menggambarkan apa itu Pap Smear dan bagaimana cara pemeriksaannya.

Untuk itu, sekiranya cukup pembahasan mengenai Pap Smear, dan semoga bisa menambah pengetahuan serta bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Comment