Tumpahan Minyak di Laut

Penyebab Pencemaran Air dan Dampak yang Ditimbulkannya

PENCEMARAN AIR – Lingkungan adalah salah satu unsur yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Selain berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan mahluk hidup, kualitas lingkungan juga dapat menjadi faktor kenyamanan dan kesehatan bagi mahluk di sekitarnya.

Air merupakan salah satu unsur lingkungan yang berpengaruh dalam kehidupan mahluk hidup, terutama manusia. Tercemarnya air yang ada di sekitar kehidupan manusia dapat berdampak buruk bagi keberlangsungan hidup. Mengurangi kenyamanan, mengotori lingkungan, dan dapat menurunkan tingkat kesehatan.

Pencemaran Air

Pencemaran Air
hydromart.co.id

Pencemaran air yang terjadi di sekitar lingkungan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Sebelum membahas lebih jauh tentang pencemaran air, mari ketahui lebih dalam pengertian pencemaran air. Pencemaran air adalah berubahnya keadaan air dari yang berkualitas baik menjadi kurang baik atau buruk di sebuah tempat.

Maksudnya, pencemaran air merupakan gejala menurunnya kualitas air. Air yang dimaksud adalah segala jenis air baik yang ada di laut, danau, sungai, bahkan air di dalam tanah seperti sumur sekalipun. Hal ini terjadi akibat adanya aktivitas manusia yang berdampak negatif terhadap lingkungan.

Pada umumnya, aktivitas manusia yang mencemari air adalah proses industri seperti pembuangan limbah pabrik sembarangan, dan penggunaan bahan kimia yang dibuang sembarangan ke aliran air. Berikut ini beberapa contoh penyebab pencemaran air:

Penyebab Pencemaran Air

Pencemaran air pada umumnya terjadi karena proses produksi dan aktivitas manusia yang tidak memperhatikan lingkungan. Beberapa penyebab pencemaran tersebut akan dibahas secara singkat pada pembahasan di bawah ini. Berikut ini beberapa contoh penyebab pencemaran air:

1. Membuang Sampah Sembarangan

Membuang Sampah Sembarangan
pakmono.com

Aktifitas manusia yang satu ini sangat sering dijumpai di beberapa negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini menjadi penyebab utama sungai di kawasan Indonesia sangat kotor dan berpotensi menyebabkan banjir. Uniknya, berbagai negara maju di dunia seperti Jepang sangat peduli terhadap pola membuang sampah.

Di berbagai negara maju, umumnya masyarakat mempunyai kesadaran yang tinggi untuk membuang sampah pada tempatnya. Inilah yang menyebabkan banyak negara maju mempunyai kualitas air sungai yang bagus dan jernih.

Kurangnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya membuat pencemaran air di Indonesia tergolong tinggi. Bahkan banyak mahasiswa asing yang meneliti kotornya sungai di Indonesia. Salah satu yang sempat menjadi pembicaraan publik adalah ketika sekumpulan mahasiswa asal Australia membuat artikel tentang Sungai Citarum yang sangat kotor.

Bahkan waktu itu mahasiswa asal Australia tersebut menempatkan Sungai Citarum sebagai sungai paling kotor di Asia Tenggara. Artikel yang didukung dengan berbagai fakta lapangan tersebut membuat masyarakat Indonesia saat itu cukup shock. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menanggulangi pencemaran air terutama di daerah sungai.

2. Erosi Tanah

Erosi Tanah
youtube.com

Salah satu penyebab pencemaran air adalah erosi tanah. Ini adalah salah satu contoh pencemaran yang disebabkan oleh faktor alam. Pencemaran air karena erosi tanah ini berlangsung sementara dan dapat berakhir secara alami.

Contoh tercemarnya air karena erosi tanah adalah ketika terjadi hujan lebat. Di daerah bukit atau pegunungan yang gundul, tanah di atas bukit atau gunung akan tergerus oleh air hujan. Hasilnya, tanah akan terbawa hingga aliran sungai bahkan berpotensi menyebabkan longsor.

3. Limbah Rumah Tangga

Limbah Rumah Tangga
google.com

Banyaknya limbah rumah tangga tentu berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Beberapa contoh pencemaran yang banyak dilakukan masyarakat Indonesia adalah dengan mengalirkan sistem pembuangan limbah di rumah mereka menuju sungai menggunakan pipa paralon.

Contoh prakteknya adalah ketika air pencucian yang tercampur dengan bahan kimia dibuang ke sungai. Hal ini dapat mencemari air dan menurunkan kualitas air yang ada di sungai. Hal ini diperparah dengan banyaknya masyarakat yang mempunyai pola pikir dan keseharian yang sama.

4. Berlebihan Menggunakan Pestisida

Berlebihan Menggunakan Pestisida
beritadaerah.co.id

Banyak petani yang saat ini lebih cenderung untuk menggunakan bahan kimia untuk menyuburkan tanaman atau mencegahnya dari hama. Contohnya adalah menggunakan pestisida. Terlalu banyak menggunakan pestisida dapat berdampak buruk juga bagi tanah.

Zat kimia yang awalnya berasal dari pestisida dapat mencemari tanah. Ketika terjadi hujan, kandungan bahan kimia berlebih yang menempel pada tanah dan tumbuhan akan terbawa oleh hujan dan mengalir menuju sungai.

5. Pencemaran dari Perikanan dan Peternakan

Pencemaran dari Perikanan dan Peternakan
disnakkar.blogspot.com

Pada umumnya, pencemaran yang disebabkan oleh aktifitas peternakan dan perikanan adalah karena kurangnya pemahaman pengelola terhadap cara pembuangan limbah peternakan yang bersahabat untuk lingkungan.

Biasanya pemilik peternakan atau pertanian hanya melakukan aktifitas yang sudah dilakukan secara turun-temurun. Pada industri perikanan dan perikanan skala besar, pencemaran dapat terjadi jika limbah dibuang sembarangan ke arah aliran sungai.

Beberapa penyebab terjadinya pencemaran tersebut di latar belakangi karena buruknya perencanaan dan pengelolaan produksi. Selain itu, dapat juga diakibatkan oleh oknum nakal seperti pejabat pemerintah yang , mmberi izin meski persyaratan untuk masalah pembuangan limbah tidak sesuai.

6. Tumpahan Minyak di Laut

Tumpahan Minyak di Laut
proenergi.com

Minyak dan air adalah 2 unsur yang tidak dapat menyatu. Mala petaka akan terjadi jika ada kapal tengki bermuatan minyak tenggelam atau karam di lautan. Minyak yang seharusnya dapat dikirimkan berpotensi tumpah dan berceceran di laut. Minyak yang mempunyai massa lebih ringan akan mengambang di atas air laut.

Tumpahan minyak di laut sangat berpotensi merusak berbagai ekosistem laut. Contohnya seperti rusaknya terumbu karang, ikan-ikan mati, dan hewan laut yang berada di bawah tumpahan minyak akan kekurangan sinar matahari karena tertutup oleh minyak.

7. Limbah Nuklir

Limbah Nuklir
jalantikus.com

Nuklir adalah salah satu zat yang berpotensi sangat besar untuk membangkitkan tenaga listrik. Saat ini nuklir banyak digunakan untuk dijadikan sebagai bahan utama pembangkit listrik. Pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir dapat menyebabkan pencemaran karena limbah dari zat radioaktif yang dibuang ke perairan.

8. Bahan Peledak dan Racun untuk Menangkap Ikan

Bahan Peledak dan Racun untuk Menangkap Ikan
policenewscenter.com

Proses penangkapan ikan menggunakan bahan kimia seperti racun dan peledak tentu dapat mencemari air. Selain itu, penggunaan ke-2 zat kimia tersebut dapat merusak ekosistem di perairan. Air yang terkontaminasi dengan racun juga dapat menyebabkan kualitas air menurun.

9. Batubara

Batubara
eksplorasi.id

Batubara adalah salah satu jenis bahan bakar yang banyak diminati pelaku industri karena harganya yang murah. Akan tetapi, dibalik harga yang ekonomis, penggunaan batubara berpotensi menceamari lingkungan.

Pencemaran air dan lingkungan yang disebabkan batubara dapat terjadi ketika batubara dibakar. Batubara mempunyai sebuah kandungan berbahaya yang disebut dengan merkuri. Merkuri akan keluar dan menguap ketika batubara dibakar.

Setelah itu, merkuri yang keluar akan tertiup ke atmosfer. Kemudian merkuri kembali dan jatuh ke permukaan bumi. jatuhnya merkuri berpotensi terjadi di darat dan di laut. jika merkuri jatuh di perairan, maka hal ini tentu akan mencemari air.

10. Limbah Industri

Limbah Industri
pikiran-rakyat.com

Limbah industri dari hasil produksi menjadi penyebab utama pencemaran air dan beberapa pencemaran lingkungan lainnya. Hal ini sangat sulit diminimalisasi karena penggunaannya sangat banyak dan ada timbal balik bagi masyarakat dari segi lapangan kerja dan faktor ekonomi lainnya.

Kebanyakan pabrik yang beroperasi di bidang industri membuang limbah industri mereka ke sungai untuk mempermudah proses pembuangan limbah. Limbah yang mengandung banyak zat kimia sudah pasti dapat menyebabkan air sungai tercemar. Dampaknya, warga yang berada di sekitar aliran sungai tidak dapat memanfaatkan air sungai tersebut.

Dampak Pencemaran Air

Daerah aliran air yang berada di sekitar lokasi industri biasanya mempunyai tingkat pencemaran air yang tinggi. Hal ini dapat berdampak sangat buruk bagi berbagai faktor kehidupan biota air dan lingkungan . Berikut ini beberapa contoh dampak pencemaran air yang dapat terjadi:

1. Ekosistem Rusak

Ekosistem Rusak 
aktual.com

Dampak buruk pencemaran air dapat berpengaruh hingga merusak ekosistem. Hal ini dapat mengakibatkan berubahnya interaksi antar mahluk hidup di suatu habitat. Selain merusak ekosistem, dampak jangka panjangnya dapat membuat daerah aliran air semakin tercemar dan membuat manusia sulit memanfaatkan air tersebut.

Rusaknya ekosistem biasanya disebabkan oleh kelalaian dan dan sifat egois manusia. Lalai karena tidak mempertimbangkan dampak buruk dari aktifitas yang merusak lingkungan, dan keegoisan karena ingin mendapatkan kemudahan dalam membuang limbah yang berbahaya menuju aliran sungai.

2. Kerusakan Rantai Makanan

Kerusakan Rantai Makanan
xpendible.blogspot.com

Kerusakan yang terjadi pada rantai makanan dapat berlangsung secara terus menerus. Jika zat kimia yang dibuang ke perairan termakan atau memasuki tubuh ikan kecil, maka zat tersebut akan terus ada pada tubuh ikan hingga tingkat ikat yang memakan ikan kecil (sedang), dan ikan yang memakan ikan sedang (besar).

Hal ini tentu akan berbahaya jika kita melihat fakta di masyarakat Indonesia masih banyak yang mencari ikan di sungai. resiko dari hal tersebut adalah, masyarakat tidak dapat mengetahui mana ikan yang tidak terkena zat kimia dan yang masih alami. Potensi lain adalah menimbulkan penyakit dari hal tersebut.

3. Menyebarkan Penyakit

Menyebarkan Penyakit
mongabay.co.id

Rusaknya rantai makanan yang disebabkan oleh pencemaran air dapat berdampak juga pada terjadinya penyebaran wabah penyakit. hal ini tentu akan berdampak langsung pada manusia. Beberapa contoh yang mungkin terjadi adalah dari praktek mengkonsumsi ikan yang terkena polutan yang berasal dari limbah pencemaran.

Beberapa penyakit dapat ditimbulkan oleh pencemaran adalah seperti hepatitis karena konsumsi ikan yang mengandung polutan. Selain itu, penyakit kolera juga dapat disebabkan karena proses pengolahan air minum yang berasal dari sumber air minum yang tercemar.

4. Kematian Biota Air

Kematian Biota Air
hydromart.co.id

Mahluk hidup termasuk ikan mempunyai daya tahan tertentu untuk bertahan hidup dari kerasnya lingkungan dan kualitas air. Jika kualitas air tempat ikan hidup tercemar dan mengandung banyak zat kimia, maka potensi ikan dan biota air lain untuk mati semakin besar.

Ikan, kepiting, udang, akan mudah mati karena alam tempat mereka hidup terlalu ekstrim dan tidak bersahabat lagi. bahkan hal ini dapat berpengaruh pada ekosistem non-air. Contohnya adalah pada burung pemakan ikan yang akan kehilangan sumber makanan mereka.

Menghilangnya populasi ikan dan biota air lainnya dapat dilihat dengan memperhatikan daerah sungai di sekitar tempat kalian tinggal. Coba perhatikan di daerah perkotaan atau industri. Apakah di sungai yang tercemar ada biota air seperti ikan hidup di sana? Kemungkinan besar sedikit bahkan tidak ada.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama dalam mengatasi pencemaran lingkungan baik itu air atau pencemaran lainnya. Salah satunya adalah dengan menggerakkan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan.

Leave a Comment