Penyakit Lupus, Kenali Ciri-ciri dan Gejalanya Sebelum Terlambat

PENYAKIT LUPUS – Banyak orang yang bertanya-banya, sebenarnya apa itu penyakit lupus ? Karena penyakit ini mirip dengan penyakit lain dan jika tidak ditangani, bisa mengakibatkan akibat yang cukup fatal.

Lupus atau systemic lupus erythematosus adalah penyakit kronis autoimun yang terjadi karena produksi antibodi (zat kekebalan tubuh) berlebih.

Penyakit lupus dapat berakibat fatal jika tidak terdiagnosis dan ditangani sejak dini.

Terjadinya penyakit lupus karena antibiotik yang sebenarnya untuk melenyapkan kuman atau sel kangker yang ada di tubuh, tetapi dalam keadaan autoimun, antibodi tersebut ternyata merusak organ tubuh sendiri.

Organ tubuh yang sering dirusak adalah ginjal, sendi, kulit, jantung, paru, otak, dan sistem pembuluh darah. Semakin lama proses perusakan terjadi, semakin berat kerusakan pada organ tubuh.

Jika penyakit ini menyerang pada bagian ginjal dalam waktu yang lama, maka fungsi ginjal tidak bisa bekerja dengan baik dan mungkin memerlukan ciri darah untuk menggantikan kerja ginjal.

Kita berharap kepedulian masyarakat terhadap penyakit ini meningkat sehingga jangan lagi terjadi penyakit lupus terdiagnosis saat organ tubuh telah mengalami kerusakan parah.

Jenis dan Penyebab Penyakit Lupus

penyakit lupus
diabet-si-nutritie.ro

Penyakit lupus sendiri dibagi menjadi tiga jenis yaitu,  lupus discoid, lupus obat (terjadi karena efek samping obat), dan LSE (Lupus Erythematosus Systemic).

Penyakit lupus tidak menular dan tidak dapat dikatakan sebagai penyakit keturunan. Hingga kini, tingkat perevalensi penderita lupus akibat faktor genetik hanya mencapai 10%.

Faktor-faktor yang ikut andil dalam memicu muculnya penyakit lupus seperti kontak langsung dengan sinar matahari, lingkungan, stress, obat-batan yang memiliki efek tertentu, dan virus.

1. Penyakit Lupus LES (Lupus Erythematosus Systemic)

Penyakit lupus LSE adalah penyakit lupus yang dapat menimbulkan kerusakan organ tubuh seperti

Lupus eritematosus adalah penyakit yang penyebabnya tidak diketahui, dengan terjadinya kerusakan jaringan atau sel akibat autoantibodi atau imun kompleks langsung terdapat satu atau lebih komponen inti.

Kejadiannya 90% pada wanita, sekitar 500 pada masa subur. Masa hidup akibat penyakit ini dengan lama 10 tahun sebesar 75% dan dengan lama 20 tahun sebesar 50%.

Penyebab kematiannya adalah infeksi sampai sepsis, lupus flares (serangan mendadak), kegagalan organ vital, atau penyakit jantung.

Faktor pencetusnya adalah faktor keturunan, akibat pengaruh lingkungan, atau keadaan abnormal hormon seksual.

Bukti faktor keturunannya adalah kejadiannya lebih besar pada monozigot dibanding dizigot. Sekitar 10% dapat terjadi pada lingkungan keluarga.

2. Penyakit lupus discoid ( discoid lupus erythematosus/DLE )

Penyakit lupus discoid adalah penyakit lupus yang terbatas pada kulit. Lupus diskoid lebih ringan dibanding sistemik, hanya sekitar 10-15 persen yang berkembang menjadi sistemik.

Meskipun DLE sering menyerang pada kulit, jenis penyakit lupus ini terkadang juga menyerang jaringan tubuh serta organ tubuh yang lain.

Lubus discoid bisa dikendalikan dengan cara menghindari pancaran sinar matahari secara langsung serta mengkonsumsi obat yang direkomendasikan dokter.

Beberapa gejala lupus discoid yang biasa mucul seperti rambut rontok, pitak permanen, ruam merah dan bulat sepertisisik pada kulit yang terkadang akan menebal dan menjadi bekas luka.

3. Penyakit lupus karena obat

Mengkonsumsi obat tertentu dengan jangka waktu yang lama bisa menimbulkan efek samping dan penyakit seperti penyakit lupus. Ada lebih dari 100 jenis obat yang bisa mengakibatkan timbulnya penyakit lupus.

Penyakit lupus yang disebabkan oleh obat menimbulkan gejala seperti penyakit lupus sistemik, tetapi penyakit akan membaik jika obat dihentikan.

Obat yang sering menimbulkan lupus seperti prokainamid (obat untuk memperbaiki irama jantung), INH ( obat tuberkulosisi), serta hidran lazin (obat darah tinggi).

Ciri-ciri Penyakit Lupus

gejala penyakit lupus
youtube.com

Banyak gejala yang ditimbulkan oleh penyakit lupus yang menyerupai penyakit lain. Karena penyakit ini sering disebut sebagai “peniru ulung”.

Penyakit lupus sering menyerang wanita dalam usia produktif. Gejala umumnya adalah demam, rasa lelah berkepanjangan, rambut rontok, dan pegal-pegal otot.

Ruam-ruam merah pada wajah yang menyerupai bentuk kupu-kupu, lemas, dan kerontokan rambut merupakan ciri yang paling sering terjadi pada penderita lupus.

Gejala Penyakit Lupus

gejala penyakit lupus
pixabay.com

Beberapa gejala ini bisa Anda kenali untuk mengetahui penyakit lupus dari dini supaya tidak menjadi semakin parah. Gejala penyakit lupus diantaranya :

  1. Nafas pendek
  2. Nyeri pada dada saat bernafas
  3. Mata kering
  4. Mudah memar
  5. Gelisah
  6. Pembengkakan dikaki atau sekitar mata
  7. Gangguan pembekuan darah
  8. Depresi
  9. Anemia
  10. Kerusakan ginjal
  11. Sariawan
  12. Kejang
  13. Adanya luka disekitar hidung atau mulut
  14. Cepat lelah
  15. Demam yang tidak diketahui penyebabnya
  16. Berat badan turun atau berat badan meningkat
  17. Ruam yang berbentuk seperti kupu-kupu pada wajah yang menutupi pipidan hidung
  18. Luka pada kulit yang timbul atau parah ketika terkena sinar matahari
  19. Radang pada mulut
  20. Rambut rontok
  21. Jari dan kuku yang memutih atau membiru ketika terkena dingin atau saat stress
  22. Raynaud’s phenomenon

Penderita Lupus

penderita lupus
pixabay.com

Gejala penyakit lupus sistemik amat beragam. Demam merupakan gejala yang sering timbul.

Selain itu, mungkin juga terdapat nyeri sendi,nyeri kepala, anemia, kelainan pada kulit, gangguan fungsi ginjal,  sampai kejang.

Pada jantung atau paru-paru bisa terdapat cairan sehingga timbul sesak nafas. Gejala ini tidak semuanya timbul pada seorang penderita lupus. Penderita lupus mungkin hanya mengalami beberapa gejala saja.

Penyakit lupus memang merupakan penyakit yang memerlukan perhatian. Namun, jika diobati dengan baik, penyakit ini dapat dikendalikan.

Penyakit lupus termasuk penyakit yang sering dijumpai. Di kalangan ras Kaukasia, kejadiannya 1 dari 1000 penduduk, tetapi kejadian lupus dikalangan kulit berwarna ternyata lebih tinggi.

Penyakit lupus biasanya dijumpai pada perempuan usia subur. Di Indonesia, penyakit lupus mulai sering dijumpai, mungkin disebabkan kepedulian dokter dan masyarakat yang semakin meningkat.

Kepedualian masyarakat terhadap penyakit lupus juga diharapkan akan bermanfaat untuk menemukan penyakit lupus pada tahap dini.

Dengan demikian, terbuka kesempatan untuk menahan agar perjalanan penyakit lupus tidak menimbulkan kerusakan organ tubuh.

Kerusakan oragan tubuh yang sering terjadi adalah kerusakan ginjal dan sistem darah.

Pada keruskan ginjal terjadi pengeluaran protein berlebihan di urine, sedangkan pada sistem darah, penyakit lupus menimbulkan hemolisis sehingga sel darah merah terpecah yang mengakibatkan anemia.

Kerusakan organ tubuh lain seperti sendi kulot, mata, otak, jantung, dan paru-paru juga dapat terjadi.

Cara Mengobati Penyakit Lupus

makanan penambah darah
hellosehat.com

Penyakit ini tidak bisa disembuhkan, akan tetapi lupus bisa dikurangi dengan melakukan beberapa tindakan efektif berikut ini :

1. Mengkonsumsi Obat Anti Inflamasi Non-Steroid

Beberapa Obat anti inflamasi non-steroid naproxen, piroxicam, ibu profen dan lain-lain. Beberapa obat anti inflamasi ini bisa mengurangi nyeri pada sendi penderita.

Akan tetapi, untuk menggunakan obat ini perlu resep dari dokter supaya tidak mengakibatkan efek samping, karena obat anti inflamasi ini bisa menimbulkan berbagai macam efek samping. Seperti menyerang sistem ginjal, lambung, jantung, bahkan hati.

2. Menghindari Sinar Matahari

Paparan sinar matahari secara langsung akan mengakibatkan ruam pada kulit penderita semakin parah. Oleh karena itu, akan lebih baik jika penderita lupus menghindari kontak langsung dengan sinar matahari secara langsung.

3. Mengkonsumsi Obat Imonusupresan

Obat Imonusupresan dapat menekan sistem kekebalan pada tubuh. Karena penyakit ini merupakan penyakit yang diakibatkan oleh peningkatan sistem kekebalan tubuh yang terlalu over.

Oleh sebab itu, obat imonusupresan ini cukup efektif untuk mengurangi kerusakan organ-organ tubuh yang diserang oleh sistem kekebalan tubuh yang berlebih.

Obat imonusupresan ini dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat kortikoseteroid, akan tetapi pengkombinasian obat yang dikonsumi harus sesuai dengan resep dokter, karena obat ini termasuk obat-obatan yang keras.

4. Mengkonsumsi Obat Kortikosteroid

Obat Kortikosteroid ini juga salah satu obat anti inflamasi yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri. Obat kortikosteroid diberikan pada penderita lupus apabila penyakit yang diderita sudah sangat parah.

Akan tetapi, pemberian obat kortikosterid ini harus sesuai dengan petunjuk dokter karena obat ini memiliki efek samping seperti penipisan tulang, diabetes, kelebihan berat badan, dan bisa meningkatkan resiko infeksi.

5. Mengkonsumsi Obat Rituximab

Obat Rituximab diproduksi untuk menangani penyakit kangker darah seperti limfoma. Akan tetapi, obat ini juga bisa mengatasi penyakit seperti lupus.

Obat Rituximab bekerja dengan mematikan sel B, yaitu sel yang menghasilkan antibiotik, sehingga antibiotik berlebih yang mengakibatkan penyakit lupus bisa ditekan.

Untuk penggunaan obat rituximab sendiri harus mengikuti anjuran dari dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Yayasan Lupus Indonesia

yayasan lupus indonesia
ylipkssemarang.blogspot.com

Yayasan Lupus Indonesia atau yang disingkat dengan YLI merupakan yayasan sosial yang berdiri pada tanggal 17 April 1998 yang legalitasnya disahkan oleh Notaris Drs. Atrino Leswara SH.

YLI didirikan dengan harapan supaya masyarakat lebih well-informed dengan lupus dan menyediakan lingkungan kesehatan yang layak bagi penderita lupus.

Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh komunitas lupus ini sangat banyak sekali. Diantaranya adalah program kelompok edukasi bagi Odapus dan keluarga, pelatihan bagi para pendidik, konseling, kunjungan Odapus di rumah atau rumah sakit, dan berbagi pengalaman dengan sesama Odapus.

VISI

Membangun Kualitas Hidup para odapus khususnya , masyarakat umumnya dengan memberikan informasi yang benar dan mengajak masyarakat untuk peduli serta meningkatkan kesadaran akan pengenalan gejala dan konsekuensi kesehatan akan lupus.

MISI

Yayasan Lupus Indonesia ( YLI ) ada dan selalu siap sedia untuk membantu masyarakat, odapus dan keluarga odapus untuk segala informasi tentang lupus.

Maksud dan Tujuan

  • Penyuluhan kesehatan terutama mengenai penyakit Lupus.
  • Meringankan beban penderita Lupus.
  • Pengumpulan dana.
  • Memperjuangkan kepentingan penderita Lupus.
  • Mendirikan layanan kesehatan.

Usaha-usaha yang sudah dilakukan untuk mencapai Maksud dan tujuan YLI

  • Kesejahteraan odapus yang membutuhkan.
  • Mengadakan seminar, penyuluhan tentang penyakit Lupus kepada masyarakat umum, medik maupun paramedik, didaerah-daerah Indonesia
  • Pengadaan sarana pertemuan bagi odapus.
  • Memberikan bantuan melalui Dompet Peduli Lupus bagi odapus yang membutuhkan.

Kegiatan Yayasan

  • Program Kelompok edukasi/Peer Group Activity Odapus dan Keluarga.
  • Kunjungan penderita lupus di Rumah Sakit maupun di kediaman penderita.
  • Konseling
  • Berbagi Pengalaman sesama Odapus
  • Pelatihan bagi edukator.

Voulunteer Program Fasilitas Keanggotaan

  • Keringanan biaya pemeriksaan medis.
  • Keringanan biaya pemeriksaan laboratorium.
  • Keringanan biaya inap rumah sakit.
  • Keringanan biaya obat-obatan.
  • Mendapatkan media bulanan;

Media Komunikasi Lupus; Program Komunikasi dan Informasi

  • Mengadakan Hotline Service.
  • Mengadakan Konsultasi pasien dan keluarga.
  • Membuat Mailing List bagi para odapus serta para pemerhati Lupus.
  • Pendataan dokter ; dokter pemerhati Lupus terutama yang berada di luar kota
  • Sebagai anggota organisasi Badan Lupus Dunia
  • Menjalin komunikasi dengan Yayasan Lupus luar negeri.

Untuk bis menghubungi Yayasan Lupus Indonesia, Anda bisa menghubungi pada identitas di bawah ini

LUPUS COUNSELING SERVICES

RS Kramat 128 Senin ; Jumat ( Sesuai Perjanjian) Jl. Kramat Raya 128, Jakarta Pusat, Yayasan Lupus Indonesia
Website: http://www.lupusindonesia.org
Telepon: +62213909513

Komunitas Lupus Lainnya:

Yayasan Lupus Indonesia hanyalah salah satu komunitas di Indonesia yang peduli pada penderita lupus. Ada juga komunitsa yang bergerak untuk memberikan kepeduliannya pada penderita lupus, diantaranya adalah :

  • Omah Kupu, yaitu komunitas uang peduli pada penyakit lupus daerah Yogyakarta.
  • PLSS (Persatuan Lupus Sumatera Selatan).
  • Griya Kupu Komunitas Lupus Surakarta.

Demikianlah pembahasan mengenai penyakit lupus beserta peyebab lupus dan lembaga yang memberikan pada penderita lupus. Semoga bermanfaat, terimakasih.

No ratings yet.

Please rate this

Leave a Comment