Rantai Makanan Di Laut

Ekosistem Laut – Pengeritan, Manfaat dan Contoh Rantai Makanan di Laut

RANTAI MAKANAN DI LAUT – Hingga sejauh ini bumi menjadi tempat yang paling ideal bagi ummat manusia untuk hidup dan dijadikan tempat tinggal. Hal mendasar kenapa bumi menjadi tempat yang ideal bagi manusia adalah terdapatnya sumber daya yang bisa menopang serta memenuhi kebutuhan manusia dalam bertahan hidup.

Di bumi, banyak sekali ekosistem seperti ekosistem darat, laut, sungai , udara dan masih banyak lagi. Pada artikel ini akan dibahas mengenai ekosistem laut mulai dari dari pengertian, ciri-ciri hingga rantai makanan di laut. Simak artikel ini hingga tuntas untuk penjelasan lebih lengkapnya.

Pengertian Ekosistem Laut

Rantai Makanan Di Laut
ugc.travelmob.com

Ekosistem laut. adalah ekosistem air atau akuatik yang didominasi oleh kandungan konsentrasi garam yang sangat tinggi. Tidak heran jika kita mencicipi air laut maka yang terasa adalah rasa asin, itu disebabkan karena kandungan yang tinggi pada wilayah laut.

Banyak sekali penghuni dari ekosistem laut ini mulai dari mamalia, hewan invertebrate, hewan bersel satu dan tanaman hingga terumbu karang. Bahkan bumi kita ini 2/3 nya terdiri dari lautan yang sangat luas, jadi sudah bisa dibayangkan betapa luasnya dan banyakna makhuk hidup serta eksosistem laut ini.

Ciri-Ciri Ekosistem Laut

Rantai Makanan Di Laut
kesehatanlingkungan-indonesia.blogspot.co.id

Setiap eksosistem pasti memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan ekosistem lainnya, berikut ini adalah cir-ciri dari ekosistem laut.

  • Didominasi oleh kandungan garam (NaCl) yang sangat tinggi, bahkan hingga 75%.
  • Tidak terlalu dipengaruhi oleh keadaan iklim dan cuaca.
  • Memiliki tingkat variasi suhu yang cukup mencolok, yaitu antara suhu pada bagian permukaan laut dan pada bagian kedalaman laut.
  • Memiliki kadar salinitas yang tinggi atau kadar gara yang terlarut dalam air. Semakin mendekati garis katulistiwa makan tangkat salinitas akan semakin tinggi.

Rantai Makanan Di Laut

Rantai Makanan Di Laut
tematiku.blogspot.co.id

Pada dasarnya, rantai makanan adalah proses makan dan dimakan yang terjadi antar makhluk hidup secara linear mengikuti tingkat trofik tertentu. Atau bisa dikatakan juga bahwa rantai makanan adalah perpindahan energi dengan cara biokimiawi antara makhluk dalam proses makan dan dimakan.

Di dalam ekosistem laut sendiri, banyak sekali makhluk hidup yang saling memangsa dan dimangsa untuk saling bertahan hidup. Organisme yang menjadi produsen pada ekosistem laut adalah fitoplankton dan alga. Fitoplankton dan alga ini memperoleh makanan dengan cara membuat sendiri tanpa memangsa makhluk lain.

Berikut ini adalah rantai makanan di laut.

Energi Matahari – Alga – Ikan Kecil – Ikan Besar – Ikan Hiu – Pengurai

Rantai makanan di laut yang pertama ini merupakan contoh rantai makanan di ekosistem laut dalam. Alga dengan bantuan sinar matahari dapat membuat makanan untuk pertumbuhannya. Lalu alga tersebut dimakan oleh ikan-ikan kecil, lalu ikan kecil mati dimakan ikan besar.

Setelah itu ikan besar akan dimakan oleh ikan hiu sebagai tingkat trofik tertinggi. Saat hiu mati, tubuhnya akan membusuk lalu diurai oleh detrivitor laut.

Energi Matahari – Fitopankton – Ikan Kecil – Burung Bangau – Ular Laut – Pengurai

Rantai makanan di laut selanjutnya adalah sekitar ekosistem estuary, pesisir pantai dan hutan bakau Pada rantai makanan yang ini, fitoplankton bertindak sebagai organisme autotrof. Fitoplankton ini merubah energi matahari menjadi substrat organic yang digunakan untuk pertumbuhan.

Fitoplankton lalu dimakan oleh ikan kecil, kemudian ikan kecil dimakan oleh burung bangau. Burung bangau bukan merupakan organisme trofik tertinggi karena terkadang, burung ini menjadi mangsa dari ular laut.

Energi Matahari – Fitoplankton – Udang – Ikan – Singa Laut – Ikan Hiu – Pengurai

Contoh rantai makanan di laut selanjutnya berada di kawasan laut dangkal. Fitoplankton menjadi produsen lalu kemudian dimakan oleh udang, udang akan dimakan oleh ikan. Ikan lalu dimakan oleh singa laut dan singa laut akan dimakan oleh hiu. Hiu menjadi predator tingkat terakhir dan setelah mati akan terurai oleh detritivor.

Energi Matahari – Alga – Kepiting – Burung Pelikan – Manusia

Contoh rantai makana di laut yang terakhir ini dimulai dari alga sebagai produsen. Alga akan menjadi santapan kepiting , lalu kepiting akan dimakan oleh burung pelican dan terakhir burung pelikan akan dimakan oleh manusia. Manusia dalam rantai makanan di laut ini menjadi organisme tingkat trofik tertinggi.

Manfaat Ekosistem Laut

Rantai Makanan Di Laut
pemudamaritim.com

Ekosistem laut memberikan banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia. Berikut ini adalah manfaat dari ekosistem laut.

  • Sebagai tempat bekerja bagi para penduduk lokal
  • Sebagai tempat transportasi laut.
  • Menjadi sumber air minum.
  • Tempat yang sangat cocok untuk mengadakan penelitian dan riset.
  • Tempat barang tambang.
  • Menjadi tempat yang baik untuk budidaya hewan laut seperti udang, ikan Mutiara dan lainnya.
  • Sarana rekreasi keluarga.
  • Pengontrol iklim dunia.
  • Menjadi pembangkit listrik tenaga angina, pasang surut, dan ombak.
  • Menjadi sumber makanan bagi manusia.

Macam-macam Ekosistem Laut

Di laut, tumbuhan dan hewan tingkat rendam memiliki tekanan osmosis yang hampir sama dengan lair laut. Sedangkan untuk hewan dan tumbuhan tingkat tinggi memiliki tekanan osmosis yang lebih rendah daripada umumnya dan akan beradaptasi dengan cara minum air yang banyak, sedikit berekskresi dan mengeluarkan air.

Ekosistem laut dibagi menjadi 3 macam yaitu ekosistem pantai, estuari (muara) dan terumbu karang. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing ekosistemnya.

Ekosistem Laut: Terumbu Karang

Rantai Makanan Di Laut
blogs.uajy.ac.id

Di wilayah laut tropis daerah neritik masih bisa ditembus oleh matahari dan sering ditumbuhi berbagai komunitas terumbu karang serta organisme tertentu. Ekosistem terumbu karang ini di dominasi oleh pertumbuhan koral dengan kelompok Cnidaria.

Hewan-hewan yang terdapat di ekosistem ini memakan makhluk hidup mikorskopis dan sisa bahan organik. Banyak pula terdapat jenis hewan invertebrate, ikan kecil, mikroorganisme serta jenis lainnya yang hidup di ekosistem terumbu karang ini.

Ekosistem Laut: Estuari (Muara)

Rantai Makanan Di Laut
panoramio.com

Ekosistem estuary adalah ekosistem tempat bersatunya air laut dan air sungai. Biasanya di dalam ekosistem ini terdapat lempengan lumpur serta rawa garam. Salinitas air di dalam ekosistem ini berubah dari daerah tawar ke daerah asin.

Nutrien dari sungai akan memperkaya ekosistem estuary ini dan akan terdapat pula berbagai komunitas tumbuhan seperti ganggang, fitoplankton, rawa garam yang tumbuh subur.

Beberapa hewan juga terdapat dalam ekosisterm estuari ini seperti ikan, kerang, cacing kepiting dan lainnya. Ekosistem ini juga menjadi tempat favorit untuk mencari makan dan kawin bagi beberapa jenis hewan.

Ekosistem Laut: Pantai

Rantai Makanan Di Laut
blog.reservasi.com

Ekosistem pantai adalah ekosistem yang letaknya berada di berbatasan dengan ekosistem darat dan wilayah pasang surut. Kondisi dari ekosistem ini sangat dipengaruhi oleh kondisi pasang surut air laut setiap harinya.

Organisme yang hidup di ekosistem laut ini memiliki structural yang melekat erat pada substrat keras untuk tetap menjaga dari derasnya ombak. Di daerah atas yang hanya terendam oleh pasang naik yang tinggi akan terdapat banyak sekali remis, ganggang, moluska dan kepiting.

Sedangkan pada pantai bagian tengah yang terendam pasang naik tinggi dan rendan akan terdapat banyak sekali anemone laut, landak laut, bintang laut, ikan-ikan kecil dan kerang. Lalu bagian pantai yang terdalam akan ihuni oleh beragam macam ikan, hewan invertebrate dan rumput laut.

***

Itulah berbagai macam ekosistem laut mulai dari pengertian, rantai makanan di laut hingga manfaat dari ekosistem laut itu sendiri. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment