Semua Tentang Semut Jepang Ada Di sini

SEMUT JEPANG – Topik pembahasan mengenai semut jepang yang kaya akan khasiat dan manfaatnya sudah menjadi pembicaraan di berbagai blog dari Indonesia ataupun luar negeri. Namun begitu, tetap ada baiknya kita supaya selalu berhati hati ketika menelaah wacana tersebut, lantaran tidak setiap informasi tertulis di blog-blog tersebut dapat digunakan sebagai referensi yang layak.

Mengapa begitu? lantaran ketika kita mencari tahu tentang semut itu sendiri, kita akan menjumpai pada dua jenis informasi yang tidak sama. Yang pertama, ada informasi yang merujuk pada jenis spesies semut yang ditemukan di Jepang, dan yang kedua merujuk pada spesies unik yang tidak berasal dari keluarga semut melainkan hanya diberi nama semut Jepang.

Semut Jepang yang benar-benar asli dari Jepang bentuknya masih tergolong dari ciri-ciri semut karena memang spesies ini tampak seperti semut sungguhan. Namun, terkait informasi khasiat medis dari semut Jepang yang asli malah sebenarnya dari China bukannya dari negara Jepang.

Di China, ada jenis-jenis semut tertentu yang sudah dikomsumsi oleh sebagian besar penduduk untuk dijadikan media penyembuhan. Semut jenis ini jika diistilahkan dalam bahasa Inggris berarti black ant King atau Raja Semut Hitam.

Karena sudah terkenal akan khasiatnya tersebut, beberapa produk yang ada kaitannya dengan semut hitam ini terjual laris di pasaran, terutama produk untuk masalah gangguan pada alat vital laki-laki.

Lalu, apa ada di Jepang fenomena masyarakat yang menganggap semut ini bisa menjadi media pengobatan? Ada, akan tetapi semut yang digunakan tersebut adalah produk dari China yang sudah dikemas dalam bentuk kemasan obat.

Sedangkan, Untuk di Indonesia baru baru ini saja mencuat wacana tentang adanya manfaat dan pembudidayaan semut Jepang. Yang bikin heran lagi, semut jepang yang ada di Indonesia tidak ada karakteristik dengan semut sedikit pun, malahan lebih mirip dengan ciri ciri kumbang.

Apa Itu Semut Jepang

apa itu semut jepang
budidayakita.com

menurut penjelasan tadi di atas, bikin kita lebih penasaran lagi dengan semut Jepang. Berikut ini akan kami berikan penjelasan dan identifikasi mengenai semut Jepang di Indonesia yang sudah banyak masyarakat mempercayainya sebagai obat yang berkhasiat.

1. Semut Jepang di Jepang

Di Jepang sendiri ada beberapa macam jenis semut yang mempunyai ciri ciri yang berbeda satu dengan yang lain. Seperti diantaranya yaitu Aphaenogaster Famelicia, Pachycondyla Chinensis, Hypoponera Sautery, Camponotus Japonicus, Lasius Japonicus, Crematogaster Teranishi, Crematogaster Matsumurai, Pristomyrmex Pungens,  Cryptopone Sautery, Leptothorax Congruus dan Tetramorium Tsushimae.

Akan tetapi, kita disini tidak akan mengulas semuanya secara detail semua jenis semut yang hidup di Jepang. Tentunya, masing masing dari jenis semut tersebut mempunyai kemampuan untuk beradaptasi di 4 jenis musim seperti halnya Jepang sendiri termasuk negara yang memiliki 4 musim, yaitu musim semi, musim kemarau, musim hujan dan musim dingin.

Apabila kita cari tahu lebih mendalam, semut yang ada di Jepang masing masing mempunyai habitat dan cara hidup sendiri-sendiri.

Dari beberapa jenis semut tersebut, dapat kita simpulkan bahwasanya ciri ciri dan cara hidup semut-semut Jepang terdapat kesamaaan dengan jenis-jenis semut yang hidup di Indonesia. Beberapa dari mereka habitatnya ada di pohon-pohon dan yang lainnya lagi habitatnya di pasir atau tanah.

Sedangkan, jenis semut Jepang yang ada kesamaan dengan semut China (Black ant king) semut jenis crematogaster. Meskipun ada kesamaan, namun sampai sejauh ini  masih belum ada penelitian yang membuktikan adanya khasiat bagi kesehatan manusia semut dari jenis Cremastogaster.

Beda di Jepang, beda pula di Indonesia. di Indonesia sampai saat sekarang sedang merebak wacana adanya semut Jepang.

Herannya lagi, semut Jepang ini tidak ada ciri-ciri termasuk jenis semut, melainkan bentuknya lebih cenderung masuk kategori kumbang. Mungkin lebih pas jika dinamakan dengan kumbang Jepang.

Berikut ini kesamaan umum antara semut Jepang dengan kumbang.

1. Sama-sama berukuran kecil, yaitu tidak lebih dari ujung korek.

2. Berbentuk sedikit lonjong.

3. Ada tiga anggota tubuh yang utama, yaitu badan, leher, dan kepala.

4. Mempunyai 3 pasang kaki, dan satu pasang antena

Memang sepintas, jika ditinjau dari segi morfologis, bentuk semut Jepang versi Indonesia ini malah hampir mirip dengan morfologi kumbang. Selain kumbang, spesies lain yang mendekati dengan jenis semut ini yaitu kutu beras.

Semut Jepang yang sudah dipercaya sebagai obat yang berkhasiat ini tinggalnya secara koloni. Semut-semut itu akan kawin pada waktu-waktu tertentu, dan ketika sudah memasuki dewasa, mereka secara naluri akan mencari pasangan untuk bereproduksi.

Adapun ciri-ciri semut Jepang dikatakan dewasa yaitu berwarna hitam, bentuknya seperti kumbang sempurna, dan sayapnya ada tekstur garis-garis. Walau punya sayap, semut ini malah tidak mampu untuk terbang.

Untuk semut Jepang yang baru menetas dari telurnya, bentuknya masih larva seperti mirip dengan ulat hongkong yang biasa dijual untuk makanan burung.

Setelah menjadi larva untuk beberapa bulan lamanya, maka selanjutnya berubah jadi pulpa, kemudian barulah menjadi semut Jepang yang warnanya putih.

Dari warna putih itu tidak langsung jadi hitam, akan tetapi berubah dahulu secara perlahan jadi warna keemasan, kemudian coklat gelap, baru ketika sudah dewasa warnanya berubah menjadi hitam sempurna.

Untuk tempat tinggal semut Jepang sendiri tidak bisa ditemukan disembarang tempat, hanya tempat-tempat tertentu saja, misalnya di wadah wadah plastik tertutup seperti toples.

Nantinya supaya dapat tumbuh dan berkembang biak, di dalam toples kita sediakan tisu atau kapas sebagai sarang mereka.

Untuk makanannya terbilang simpel. semut Jepang tidak mau memakan makanan apapun selain ragi tape.

Supaya kita mengetahui apakah semut-semut tertentu dikatakan semut Jepang atau tidak, caranya sangat mudah. Meskipun dari segi bentuknya sama, suatu jenis Semut dapat dikatakan semut Jepang jika habitatnya tidak di wadah wadah plastik tertutup, berarti itu bukanlah semut Jepang, melainkan hanya semut biasa dan tidak dapat dijadikan obat.

Sebenarnya, bisa saja semut ini tinggal di luar toples, contohnya di gudang penyimpanan pakan ternak, kandang ayam, tanah, atau di lingkungan yang kering dan jauh dari tempat yang lembab atau becek.

Selain itu semut ini bisa saja dikasih makanan selain ragi, akan tetapi bagi kita yang akan mengkomsumsinya tentunya merasa jijik manakala dikasih makan selain ragi tape yang memang bersih.

Maka dari itu, Semut Jepang yang khusus dipakai sebagai pengobatan cuma dirawat di wadah yang steril dan dikasih makan ragi.

Mungkin saja, dari bentuk larva sampai dewasa berbentuk kumbang hanya dikasih ragi tape saja, Lantas semut Jepang ini dipercaya bisa dijadikan obat.

Kandungan Semut Jepang

kandungan semut jepang

Apabila dipercaya sebagai obat yang berkhasiat, lantas apa sih kandungan yang ada pada tubuh semut ini? Sebagian literatur menjelaskan bahwasanya semut ini memiliki kandungan senyawa-senyawa tertentu yang bermanfaat untuk tubuh manusia, misalnya seperti kandungan asam amino, asam laktat, protein, asam hialuronat, serta enzim hmes.

Apa kandungan tersebut sudah divalidasi lewat penelitian? sampai sekarang dari berbagai referensi yang ada, ternyata ada juga referensi yang meragukan fakta dan kebenaran mengenai kandungan semut Jepang itu salah satunya yaitu web kepunyaan universitas ternama di Indonesia.

Herannya lagi, pihak-pihak yang merasa ragu akan kandungan semut Jepang tersebut memberikan saran supaya lebih berhati hati ketika mengkomsumsi semut Jepang.

Kenapa cukup mengherankan, lantaran pihak-pihak yang meragukan khasiat kandungan semut Jepang tersebut belum meneliti secara komprehensif, padahal sudah banyak pihak yang mengkomsumsi semut Jepang tersebut, dan malahan memberikan respon dan testimoni yang positif.

Mungkin saja mereka pihak-pihak yang sinis menganggap bahwa adanya semut Jepang ini bisa menurunkan kestabilan produk-produk obat yang lain, sehingga mereka yang sudah punya kredibilitas tinggi dan mempunyai keharusan untuk melakukan penelitian terhadap kandungan semut Jepang malahan tidak melakukannya.

Lebih parahnya lagi sebagian dari mereka tidak menerima kehadiran semut Jepang yang mana bisa dijadikan untuk pengobatan penyakit-penyakit berat dan susah untuk sembuh seperti contohnya diabetes.

Dari berbagai kejadian itu, boleh dibilang kalau kandungan-kandungan semut Jepang tidak seluruhnya diungkap kejelasan kebenarannya.

Walaupun demikian, apabila kita memperhatikan cerita cerita dari mereka yang sudah mengkomsumsi semut ini, mereka membenarkan  bahwa penyakit yang mereka idap secara pelan pelan lenyap sesudah beberapa waktu mengkomsumsi semut ini dengan teratur.

Khasiat Semut Jepang

khasiat semut jepang
budidayakita.com

Menurut sebagian sumber, semut ini bisa dijadikan sebagai obat untuk jenis jenis penyakit kronis tertentu seperti diabetes, stroke, hipertensi, kolesterol, vitalitas, demam, asam urat, dan masih dalam periode pemulihan.

Apa benar begitu? Saya pernah mengkomsumsi semut Jepang dan pernah pula kenal dengan orang-orang yang juga mengkomsumsi semut Jepang.

Waktu saya mengkomsumsi semut Jepang, saya memang tidak lagi merasakan sakit apapun dan puji tuhan saya memang sangat jarang diberikan sakit, sehingga Aku tidak mengetahui kalau ada perubahan di dalam tubuh saya sesudah kurang lebih dua bulan mengkomsumsi semut Jepang dengan teratur.

Lebih jelasnya, tidak ada efek-efek negatif yang saya rasakan seperti keracunan, pusing maupun sakit usus.

karena aktifitas begitu padat dan sering ada tugas bepergian ke luar kota, akhirnya komsumsi saya hentikan dahulu.

Mungkin hanya ada satu hal yang kurasakan ketika mengkomsumsi semut Jepang, yaitu berkurangnya jam tidur saya.

Karena banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan, Ketika telah tengah malam atau lewat, biasanya saya baru bergegas untuk tidur. Sebelum mengkomsumsi semut Jepang, normalnya saya susah untuk bangun dan tidak bisa bangun tidur jika durasi tidurnya kurang dari 6 sampai 8 jam.

Akan tetapi, yang biasanya saya tidur perlu sampai 6 hingga 8 jam supaya bisa bangun, setelah mengkomsumsi semut Jepang, saya hanya perlu tidur dengan durasi 4 sampai 5 jam saja lalu bangun dan tidak merasa ngantuk atau malas malas untuk bangun. Apakah ini kebetulan karena mengkomsumsi semut Jepang, saya tidak tahu.

Semut Jepang untuk Obat Diabetes

Menurut testimoni dari mereka yang sudah mengkomsumsi semut Jepang, ada yang mengatakan kalau diantara mereka ada yang mengidap gejala gula darah atau diabetes

Namun karena semut hitam ini, seperti yang mereka yakini, dari waktu ke waktu mereka ada yang pulih dari gejala diabetes. Lalu sebenarnya semut ini mengandung apa?

Tidak ada yang pasti, akan tetapi, saya coba untuk memberikan pemikiran dan wawasan saya setelah terlanjur membahas informasi ini.

Yang pertama, Semenjak masih dalam bentuk larva hingga beranjak usia dewasa semut hitam ini tidak makan apapun, selain ragi tape .

Adapun ragi tape ini pada umumnya berfungsi sebagai bahan pembuatan tape dalam proses fermentasi yaitu proses merubah glukosa atau karbohidrat jadi alcohol (hasil proses fermentasi, dari yang asalnya dari gula menjadi tidak ada lagi kandungan gulanya).

Bahan-bahan untuk pembuatan ragi tape ini yaitu cabe, tepung, bawang putih dan sebagainya yang pokoknya ialah menciptakan sejenis bakteri yang mampu mengerjakan proses fermentasi, merubah kandungan glukosa dalam bahan bahan penghasil karbohidrat)  misalnya beras, ketan dan singkong jadi senyawa alkohol.

Apa ragi tersebut yang terdapat bakteri di dalamnya akan masuk apabila masuk dalam tubuh kita? Banyak ataupun sedikit kita bakteri yang masuk disaat menelan tape, terutama tape yang sedikit matang.

Air atau tuak fermentasi ini dapat dikomsumsi walau masing belum jadi alkohol murni yang maksudnya terlebih dalu harus disuling dan selama bahan untuk membuat air fermentasi adalah bahan yang pada umumnya dipakai, maka tidak terdapat dampak negatif kecuali mabuk, hilangnya kesadaran durasi sementara, sampai serangan pada jantung bilamana dalam jumlah melebihi ambang batas.

Kemudian apa kaitannya semut hitam dengan ragi? Semut hitam ini mengkomsumsi ragi dan pastinya pada tubuhnya tersebut mengandung enzyme yaitu suatu zat yang terbuat dari makanan semut-semut itu.

Contohnya apabila kita terlalu banyak minum alkohol, maka dapat diyakinkan darah kita terkandung alkohol sampai 40% atau lebih (untuk kalangan fanatik alkohol).

Cara Mengkomsumsi Semut Jepang

cara mengkomsumsi semut jepang
carabudidayakita.com

Sebenarnya cara mengkomsumsi semut ini terbilang praktis, kita dapat menelannya secara mentah-mentah dengan kondisi semut hidup atau dapat pula terlebih dulu dimatikan.

Akan tetapi disarankan cairan pada tubuh semut  tersebut supaya tidak sia-sia terbuang, maka diusahakan perut semut jepang tersebut jangan sampai kepencet atau pecah.

Komsumsi semut jepang dapat dilakukan dalam satu hari tiga kali untuk masing masing komsumsi berjumlah 3 atau 5 ekor semut.

Akan tetapi sesudah satu hari selesai 3 kali komsumsi, di esok harinya kita berhenti sejenak dan diterusnya besok lusanya. sehingga jika kita komsumsi hari senin, maka hari selasa libur, rabu komsumsi lagi, kamis libur sampai selanjutnya.

Harga Semut Jepang

harga semut jepang

Kira kira untuk satu ekor semut Jepang dibanderol 500 sampai 1000 rupiah saja, serta penjualan semut ini per paketnya yang dapat kita beli lewat online.

Cara Merawat Semut Jepang

cara merawat semut jepang
carabudidayakita.com

Cara perawatan semut Jepang tergolong gampang, yang perlu anda pastikan yaitu sediakan toples atau tempat apapun yang ada tutupnya namun terdapat ventilasinya. Pada toples tersebut kita kasih kapas atau beberapa tisu sebagai tempat semut untuk bertelur atau bersembunyi.

Jika anda menghendaki semut ini sebagai obat, jangan pernah memberi jenis makanan apapun kecuali ragi tape.

Biasanya setelah melewati satu bulan perawatan, semut sudah ada telurnya. Pada dua bulan berikutnya. anda akan menemukan banyak larva yang terdapat di kapas dengan semut dewasa yang lainnya.

Supaya kebersihan dan tetap steril, selalu ganti tisu atau kapas jika dirasa kotor dan hitam. Supaya tidak memakan kotorannya sendiri, maka diusahakan selalu memberi ragi tape dengan tepat waktu.

Demikianlah informasi tentang Semut hitam atau Jepang ini. Semoga bermanfaat dan terima kasih.