Pengertian Sindrom Turner Beserta Contohnya

Pengertian Sindrom Turner Beserta Contohnya

SINDROM TURNER – Tiap orang yang terlahir dengan 23 pasang kromosom, yaitu dimana sati diantaranya adalah kromosom seks, kromosom seks inilah yang nantinya menentukan jenis kelamin seseorang apakah itu perempuan atau laki-laki.

Tiap ibu yang mempunyai anak selalu pasti akan menyumbangkan kromosom X miliknya kepada anaknya, sedangkan ayah bisa menyumbangkan kromosom X ataupun Y miliknya kepada anaknya.

Pengertian Sindrom Turner

Pengertian Sindrom Turner Beserta Contohnya
https://hellosehat.com

Sindrom Turner merupakan penyakit keturunan yang terjadi karena adanya kelainan kromosom seks wanita yang di sumbangkan kepada anaknya, penyakit ini terjadi saat kromosom X hilang sebagiannya atau hilang secara keseluruhan.

Penyakit Sindrom Turner bisa bermacam-macam gejalanya dan sangat bervariasi antara satu orang dengan yang lainnya, oleh karena itu penyakit ini merupakan salah satu penyakit langka karena sangat jarang terjadi.

Jika seorang anak terlahir mempunyai gabungan kromosom X dari ibunya dan kromosom Y dari ayahnya, maka calon anak yang akan lahir akan berjenis kelamin laki-laki.

Sementara jika seorang anak terlahir dengan memiliki gabungan kromosom X dari ibunya, dan kromosom X dari ayahnya atau bisa di katakan X ganda (XX) maka calon anak yang akan lahir adalah seorang anak perempuan.

Sementara wanita yang memiliki kelainan (sindrom Turner) pada kromosomnya, ia hanya memiliki satu kromosom X yang normal, sementara kromosom X pasangan satunya bisa jadi terdapat kerusakan atau bahkan hilang sama sekali.

Penyakit Sindrom Turner dapat menjadi penyebab terjadinya berbagai macam gangguan medis maupun gangguan pada perkembangan fisik, contohnya memiliki postur tubuh yang pendek, terjadinya kegagalan masa puber ketika tiba masanya, mandul, kelainan pada jantung, susah beradaptasi secara sosial, dan banyak lagi.

Seorang Dokter bernama Henry Turner (1938), merupakan dokter yang pertama kali melaporkan adanya penyakit ini, karena itulah nama penyakit ini diambil dari namanya yang telah menemukan penyakit ini.

Sindrom Turner terbagi menjadi dua jenis:

  1. Penyakit Sindrom Turner Klasik: Kondisi ini yaitu dimana salah satu dari dua kromosom yang ada terjadi kerusakan atau hilang sepenuhnya.
  2. Penyakit Sindrom Turner Mosaik: Kondisi ini yaitu saat satu kromosom X lengkap pada sebagian besar sel yang ada, namun pada sel yang lainnya terjadi kelainan atau hilang, juga pada beberapa selnya terdapat dua atau sepasang kromosom X yang lengkap, namun hal ini sangat langka terjadi.

Gejala yang terjadi pada penderita sindrom turner umumnya berbeda-beda satu dengan lainnya, ciri-ciri yang paling umum yang menjadi perbedaannya dari kondisi-kondisi yang ada yaitu diantaranya Tinggi badan yang terlalu tinggi atau pendek, perkembangan ovarium yang lambat yang bisa mengakibatkan kemandulan.

Hal lainnya yang bisa terjadi seperti adanya gangguan jantung, kelenjar tiroid, gangguan ginjal, sindrom turner juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada telinga dan kelainan pada tulang.

Gejala-Gejala Sindrom Turner]

Pengertian Sindrom Turner Beserta Contohnya
https://i.ytimg.com

Wanita sindrom turner akan mendapatkan gejala-gejala yang bermacam-macam tergantung pada usia yang mereka miliki, berikut beberapa gejala yang disebabkan oleh sindrom turner.

Gejala Sindrom Turner Sebelum Lahir

Tanda-tanda seorang bayi yang memiliki penyakit sindrom turner bisa di lihat dari hasil ultrasound berikut:

  1. terjadi pembengkakan pada bagian tangan dan kaki, hal ini diakibatkan karena terjadinya penimbunan cairan yang terdapat disekitarnya, namun gejala ini akan segera menghilang setelah ia lahir.
  2. Terdapat kelainan pada jantungnya.
  3. Leher tampak tebal atau terjadi pembengkakan.
  4. Tubuhnya berukuran lebih kecil dari ukuran bayi pada umumnya.
  5. Terdapat kelainan pada ginjalnya.

Gejala Sindrom Turner Pada Saat Remaja dan Dewasa

1. Postur Tubuh Pendek

Bayi sindrom turner akan tumbuh normal seperti bayi pada umumnya hanya sampai usia 3 tahun, dan setelah itu akan terjadi perlambatan pada pertumbuhan tubuhnya, semakin lambat dan akhirnya berhenti dalam kurun waktu yang lebih singkat.

2. Ovarium Tidak Berkembang dan tidak Berfungsi Baik

Ovarium merupakan dua pasang organ reproduksi pada wanita, fungsi dari ovarium yaitu menghasilkan sel telur dan menghasilkan hormon seks, pada masa puberitas seorang gadis akan mulai menghasil hormon seks yaitu progesteron dan esterogen.

Namun beda halnya dengan gadis sindrom turner, pada saat masa puberitas ovarium terjadi masalah sehingga tidak menghasilkan hormon seks, akibatnya proses menstruasi terhambat atau bahkan tidak terjadi sama sekali.

Pengobatan Sindrom Turner

Pengertian Sindrom Turner Beserta Contohnya
http://adevarul.ro

Selama ini belum ada obat maupun prosedur yang dapat menyembuhkan penyakit sindrom turner, pengobatan yang hanya bisa dilakukan hanya dapat berfungsi meedakan atau menenangkan gejala yang dialami oleh pasien, Seorang penderita sindrom turner harus selalu melakukan pemeriksaan secara rutin pada organ jantung, ginjal, dan pemeriksaan sistem reproduksinya sepanjang hidup mereka.

Hal ini berguna untuh mencegah jika suatu saat muncul penyakit atau gangguan kesehatan lainnya, sehingga dapat diatasi sejak dini, pemeriksaan secara rutin ini juga berfungsi untuk si penderita agar bisa hidup normal dan tetap sehat seperti normalnya.

Leave a Comment