Mengenal Penyakit Skoliosis dan Cara Penanganannya

Skoliosis adalah kondisi tulang belakang melengkung ke samping secara tidak wajar. Penyakit ini biasanya sering terjadi pada anak-anak sebelum masa pubertas. Namun bisa juga menimpa usia dewasa.

Biasanya kasus skoliosis yang menyerang anak-anak bersifat ringan dan tidak perlu perawatan khusus, tetapi disarankan untuk melakukan x-ray secara rutin untuk mengetahui perkembangannya dan harus diawasi secara seksama.

Biasanya pada penderita dewasa gejala yang dirasakan sulit bernafas dan nyeri jika tulang belakang yang melengkung bertambah parah. Sangat disarankan untuk deteksi dini untuk mencegah skoliosis bertambah parah.

Ciri–Ciri Terkena Skoliosis

Penyakit ini dapat dilihat dari perubahan penampilan dada, pinggul, atau bahu. Berikut ini adalah gejala-gejala yang muncul yang dapat dilihat dari penampilan fisik:

  • Salah satu pinggul tampak lebih menonjol.
  • Penderita mungkin condong ke satu sisi.
  • Salah satu bahu lebih tinggi.
  • Salah satu tulang belakang tampak lebih menonjol.
  • Nyeri punggung yang sering di alami usia dewasa.
nyeri punggung pada penderita skoliosis
icareindonesia.com

Penderitanya mengalami sakit yang sangat beragam. Ada penderita ketika mereka sedang berjalan atau berdiri mereka merasakan sakit yang menjalar dari tulang kebelakang ke kaki, pinggul dan tangan.

Ada juga mengalami kesakitan ketika sedang berdiri atau duduk. Ketika mereka merasakan sakit hal yang sering dilakukan yaitu berbaring dengan punggung lurus atau berbaring pada salah satu sisi tubuh untuk mengurangi sakit.

Beberapa penderita mengalami nyeri punggung secara konstan. Selain nyeri punggung, kesulitan bernapas juga dialami penderita akut.

Ada sebagian pria yang bisa mengalami disfungsi ereksi karena dipengaruhi sistem saraf jika ujung saraf tertekan oleh salah satu atau lebih tulang belakang yang melengkung.

Penyakit ini biasanya menimbulkan kaki kesemutan, tidak bisa menahan buang air besar ataupun buang air kecil. Biasanya gejala pada anak tidak disadari karena munculnya perlahan-lahan dan tidak menyebabkan rasa sakit.

Mengenali Penyebab Skoliosis

Umumnya penyakit ini tidak bisa dicegah karena sering kali kondisi ini tidak diketahui penyebabnya. Ada beberapa tipe yang dikelompokan menurut penyebabnya seperti di bawah ini:

  • Skoliosis idiopatik adalah penyakit yang menyerang tulang punggung bagian belakang yang mengakibatkan pergeseran sehingga membentuk tubuh menjadi tidak simetris. Skoliosis idiopatik umumnya tipe skoliosis yang sering terjadi. Kondisi ini mencakup 80%  dari semua kasus penyakit skoliosis.
  • Skoliosis degeneratif, kondisi ini diakibatkan oleh osteoporosis, trauma, terlalu kurus, kerusakan bagian tulang belakang, dan proses operasi tulang belakang. umumnya kondisi ini menyerang orang dewasa, karena beberapa bagian tulang belakang menjadi menyempit dan lemah.
  • Skoliosis kongenital adalah penyakit kelainan tulang belakang pada bayi yang terjadi ketika masih dalam kandungan. Terjadinya penggabungan pada masa terbentuknya calon bayi di dalam perut terjadi pembentukan tulang rusuk asimetris atau pembentukan tulang belakang yang abnormal.

Cara Mengatasi Skoliosis

Cara penanganan skoliosis
annisadesmayanti.blogspot.co.id

Penanganan yang dilakukan akan bagi penderita didasari kepada tingkat keparahan tulang belakang, usia, pola lengkungan, dan jenis kelamin. Beberapa penanganan yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

Melakukan Observasi X-ray

Jika skoliosis pada dewasa sudah  sampai pada tingkat kronis maka harus melakukan pemantauan perkembangan lengkukan dengan x-ray setiap 6 bulan sekali. Pada kasus anak-anak kebanyakan penyakit ini tidak parah dan tidak memerlukan penanganan karena seiring perkembangan, tulang akan melengkung kembali seperti normal.

Pemberian Obat

Penanganan menggunakan obat bertujuan untuk meredakan rasa nyeri yang di berikan kepada penderita skoliosis dewasa. Biasanya obat yang diberikan obat antiinflamasi non-steroid atau parasetamol.

Memakai Penyangga

Penderita anak-anak yang memiliki sudut lengkung lebih dari 20 derajat maka memerlukan penghentikan lengkukan tulang belakang dengan menggunakan penyangga.

Operasi Tulang Belakang

Jika penanganan lainnya tidak berhasil dan lengkungan tulang belakang sudah mencapai 50 derajat atau lebih. Maka harus dilakukan operasi tulang belakang. Operasi ini bertujuan untuk memperkuat tulang belakang dengan memasang sekrup dan tangkai baja. Operasi ini jarang dilakukan karena mempunyai resiko tinggi yaitu infeksi, kerusakan saraf dan mengalami pergeseran tangkai baja.

Masalah yang Sering Terjadi Pada Penderita Skoliosis

Penyakit ini jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan banyak masalah, Berikut ini adalah beberapa masalah yang mungkin sering terjadi diantaranya:

Masalah Nyeri  Punggung

Umumnya nyeri punggung jangka panjang dan artritis menyerang pada usia dewasa ketika sejak usia dini mengalami skoliosis.

Masalah Jantung dan Paru-paru

Mengalami kesulitan bernapas dan jantung akan sulit untuk memompa darah ke seluruh tubuh ketika tulang belakangnya melengkung lebih dari 70 derajat. Kondisi ini mengakibatkan tertekannya paru-paru dan jantung oleh rongga dada.