Waspada! Penyakit Syok Kardiogenik Mengintai Jantung Anda!

Syok kardiogenik adalah keadaan dimana jantung secara tiba-tiba merasakan gangguan yang terasa sangat berat.

Gangguan tersebut mengakibatkan jantung tidak mampu memenuhi pasokan darah, sesuai dengan jumlah yang di butuhkan oleh tubuh.

Keadaan ini biasanya terjadi akibat komplikasi dan serangan jantung dan membutuhkan pertolongan yang sangat cepat.

Berkurangnya suplai darah yang membawa oksigen kedalam jantung akan menyebabkan kerusakan pada ventrikel kiri, yang merupakan pompa utama jantung.

Kerusakan pada ventrikel kiri tersebut menjadikan otot-otot jantung berubah melemah yang akhirnya menyebabkan munculnya Syok Kardiogenik.

Selain akibat pelemahan otot jantung, Syok Kardiogenik juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit jantung lain seperti:

  • Gangguan pada frekwensi detak jantung baik meningkat atau menurun.
  • Tekanan pada rongga jantung akibat adanya penumpukan cairan di sekitar rongga jantung.
  • Gangguan pada katup jantung.

Gejala-Gejala yang Mengindikasikan Munculnya Syok Kardiogenik

Syok Kardiogenik 1
cordycepspluscapsul.com

Gejala yang muncul pada Syok Kardiogenik sangat mirip dengan gejala yang dialami seseorang yang mengidap gagal jantung, namun dengan kondisi yang lebih serius.

Berikut beberapa gejala-gejala yang perlu kita waspadai:

  • Nafas berubah menjadi tersengal-sengal.
  • Frekwensi detak jantung berubah menjadi semakin meningkat secara drastis.
  • Denyut nadi berubah melemah.
  • Tangan dan kaki berubah dingin.
  • Mengeluarkan keringat.
  • Wajah menjadi pucat.
  • Kehilangan kontrol atau linglung.
  • Frekwensi buang air kecil semakin berkurang atau bahkan sama sekali tidak membuang air kecil.

Jika anda atau orang terdekat anda mengalami hal-hal diatas, segeralah lakukan penanganan dini dengan membawa kerumah sakit.

Khususnya lagi apabila penderita telah berusia lanjut, memiliki riwayat serangan jantung, gagal jantung, hipertensi, diabetes atau pernah mengalami penyumbatan pada arteri jantung lebih dari sekali.

Bagaimana Cara Melakukan Diagnosa Syok Kardiogenik ?

 Diagnosa Syok Kardiogenetik
konsultasisehat.com

Syok Kardiogenetik yang terjadi umumnya diketahui saat penderita ditangani secara darurat. Untuk memastikan jenis penyakit yang timbul, dokter akan melakukan serangkaian tes pemeriksaan.

Rangkaian pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab munculnya Syok Kardiogenik yang menyerang penderita.

Berikut beberapa rangkaian tes yang akan dilakukan oleh dokter:

1. Pemeriksaan Tensi Darah

Umumnya penderita syok kardiogenik memiliki tingkat tekanan darah yang rendah, yaitu berkisar dibawah 90 mmHg.

2. Elektrokardiogram(EKG)

Pemerikasaan EKG dilakukan untuk melihat tingkat frekwensi listrik di jantung.

3. Ekokardiogram

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau bentuk, ketebalan, serta gerak denyut jantung dengan menggunakan gelombang suara.

4. Rontgen Dada

Rontgen dada dilakukan untuk melihat struktur fisik serta ukuran jantung. Selain itu rontgen juga dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan cairan didalam paru-paru.

5. Tes Darah

Tes darah bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kerusakan yang dialami oleh jantung, mengetahui tingkat kadar oksigen dalam darah, serta mendeteksi infeksi apabila ada.

6. Angiografi Koroner atau Kateterisasi Jantung

Angiografi koroner atau kateterisasi jantung bertujuan untuk mendeteksi keberadaan serta tingkat keparahan penyempitan pembulu darah serta untuk mengetahui tingkat tekanan darah di dalam bilik jantung.

Bagaimana Penanganan Syok Kardiogenik?

Penanganan Syok KardiogenikPenyakit Syok Kardiogenik digolongkan dalam kondisi medis darurat. Oleh karena itu, bentuk penanganannya akan segera dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Pasien yang mengalami Syok Kardiogenik umumnya sangat membutuhkan pasokan oksigen untuk membatu pernafasan serta mengurangi tingkat kerusakan pada jantung serta organ-organ tubuh lainnya.

Oleh karena itu pemasangan ventilator juga terkadang sangat dibutuhkan oleh pasien. Selain itu, juga diperlukan obat-obatan serta cairan yang diperlukan oleh tubuh yang dapat di salurkan melalui infus.

Jenis obat-obatan yang dibutuhkan dalam penanganan Syok Kardiogenik adalah obat yang bertujuan untuk meningkatkan tekanan darah serta menormalkan fungsi jantung.

Beberapa jenis obat yang mungkin digunakan adalah aspirin, trombolitik, dan juga heprin yang bertujuan untuk mengatasi gumpalan darah serta melancarkan kembali aliran darah.

Selanjutnya dibutuhkan jenis obat yang berfungsi menguatkan dan mendukung fungsi jantung.

Adapun penanganan lanjutan yang mungkin diberikan kepada pasien adalah pemasangan cincin yang diberikan saat menjalani angiografi koroner, atau pemasangan pompa balon didalam pembuluh darah.

Kedua penanganan lanjutan tersebut bertujuan untuk melancarkan kembali aliran darah ke jantung dengan cara membuka pembuluh darah yang tersumbat.

Apabila tindakan lanjutan diatas masih dianggap kurang, maka akan diberikan tindakan selanjutnya yaitu tindakan operasi. Jenis tindakan operasi yang dapat diberikan pada pasien diantaranya adalah:

Operasi Bypass Arteri Jantung

Operasi ini dilakukan dengan tujuan untuk membuka rute aliran darah baru yang akan mengalirkan darah ke jantung. Caranya dengan mengambil aliran pembuluh darah dari organ lain sehingga memberikan alteranatif aliran darah baru ke jantung.

Operasi Perbaikan Cedera Pada Jantung

Operasi ini bertujuan untuk memperbaiki organ-organ jantung yang rusak, seperti perbaikan pada katup jantung yang rusak atau dinding bilik jantung yang robek.

Pemasangan Pompa Jantung

Operasi pemasangan pompa jantung umumnya di lakukan kepada pasien yang menderita gagal jantung stadium akhir, yang tidak memungkinkan lagi melakukan transplantasi jantung.

Atau juga dapat digunakan sebagai pengganti jantung sementara sampai menunggu jantung baru dari pendonor jantung.

Operasi Transplantasi Jantung

Operasi transplantasi jantung adalah langkah atau pilihan terakhir apabila tidak ada penanganan lain yang memungkinkan bagi pasien.

Cara Mencegah Syok Jantung

mecegah serangan jantung
KesehatanJantung.net

Pencegahan serangan jantung adalah hal yang paling utama dilakukan untuk menghindari Syok Kardiogenik. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya serangan jantung:

Penerapan Pola Hidup Sehat

Penerapan pola hidup sehat adalah cara yang paling utama yang harus dilakukan untuk mencegah munculnya serangan jantung.

Pola hidup sehat seperti menjaga pola makan yang sehat dan seimbang, berolahraga secara teratur, serta menjaga berat badan tetap dalam kondisi normal.

Menghindari Rokok

Rokok merupakan salah satu penyebab munculnya serangan jantung. Selain meningkatkan resiko serangan jantung, rokok juga dapat menyebabkan munculnya penyakit-penyakit lain.

Mengobati Penyakit Lain yang Berpotensi Memicu Serangan Jantung

Terdapat beberapa penyakit yang dapat memicu munculnya serangan jantung diantaranya adalah hipertensi dan kolesterol tinggi.

Leave a Comment